Peringati Hari Jadi KONI Pekanbaru Gelar FGD Bersama Kabupaten/Kota
PEKANBARU - Memperingati hari jadi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke 82 tahun. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru, melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama KONI kabupaten/kota se Provinsi Riau dengan tema 'Mendongkrak Prestasi Riau 5 Besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 disebuah Hotel Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Dalam FGD diusulkan pengadaan peraturan daerah (Perda) tentang olahraga. Peraturan bertujuan untuk mengatur bagaimana kegiatan olahraga prestasi hingga standar pembiayaan olahraga.
Ketua KONI Pekanbaru Anis Murzil mengatakan, usulan Perda tentang olahraga itu merupakan aspirasi dan usulan dari KONI kabupaten/kota. Menurutnya, perda ini akan mengatur tentang pembinaan olahraga di berbagai instansi.
"Dalam perda ini mengatur olahraga prestasi, olahraga rekreasi, olahraga pendidikan. Kemudian bagaimana pembagian tugas, Dispora, dinas pendidikan, dinas kebudayaan, pariwisata, KONI," kata Anis, Kamis (15/10/2020).
Dikatakannya, dalam perda itu juga akan diatur bagaimana pembagian tugas masing-masing instansi, dan juga bagaimana standar pembiayaan yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan.
Terkait hal itu, pihaknya bersama KONI kabupaten/kota lainnya berharap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau segera mengusulkan perda itu ke Pemerintah Provinsi Riau dan DPRD.
"Nanti akan kita bahas bersama, masukan-masukan dari KONI kabupaten/kota sangat penting untuk menyusun perda itu," sebutnya.
Ketua KONI Riau Emrizal Pakis mengaku bahwa perda terkait olahraga ini sudah pernah dibahas di DPRD Provinsi Riau.
"Sebenarnya perda olahraga ini sudah pernah dibahas. Sudah pernah dibahas oleh anggota DPRD yang lama," kata Emrizal.
Hanya saja belum selesai dan terhenti. Ia berharap dengan anggota DPRD yang baru dapat dibahas lagi.
Menurutnya, perda olahraga itu sangat mendukung dalam membangun dan membina olahraga. Hal itu berkaitan dengan tugas dalam membina olahraga, apakah itu berkaitan dengan institusi pemerintah yaitu Dispora atau di luar institusi pemerintah yaitu KONI.
"Kemudian berkaitan dengan pembiayaan, kemudian sharing dengan dunia usaha terkait CSR-nya dalam memberikan dukungan terhadap dunia olahraga. Bagaimana kita melakukan pembinaan atlet-atlet berprestasi," ungkapnya.
"Intinya, itulah bahan yang akan menjadi isi dalam perda olahraga," tutupnya.*
Berita Lainnya +INDEKS
Pekanbaru Lestari Run Digelar Besok, Olahraga Sambil Pungut Sampah Meriahkan HUT ke-242
PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pe.
Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
Pekanbaru - Capella Honda Racing Team tampil dominan pada ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regi.
AHDC Regional Riau Sukses Digelar, Pecinta Otomotif Sampaikan Terimakasih
Pekanbaru - Ajang balap motor bergengsi Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 2026 yang dige.
AHM Terus Jaring Bibit Pebalap Lokal Lewat AHDC, Buka Peluang Masuk Tim Binaan Astra Honda
BANGKINANG - Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menjaring bibit-bibit pebal.
Tiga Kelas Tuntas Sebelum Istirahat, AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Sengit di Bangkinang
BANGKINANG - Persaingan sengit mewarnai race utama Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 202.
Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
BANGKINANG - Kelas All Matic menjadi balapan pembuka pada race utama ajang balap bergengsi Astra .








