Kanal

Potret Raihan dan Farah Sewaktu KKN

PEKANBARU - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini tak lepas dari setiap manusia yang bernyawa. Farradhilla Ayu Pramesti (F) asal Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menuntut ilmu di Kampus UIN Suska Riau, Pekanbaru harus dirawat intensif setelah di 4ni4ya rekan satu kampusnya Raihan Mufazzar (R) asal Bangkinang Kabupaten Kampar.

F dan R pernah satu kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) saat melakukan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa sebagai bagian kurikulum wajib.

Untuk melancarkan tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat saat KKN, R dan F lebih intensif komunikasi. Namun R beranggapan lain hingga menyimpan suka.

Singkat cerita undangan yang dikirim F di grup sewaktu KKN yang mengabarkan bahwa ia akan seminar proposal menjadi petaka.

F tak menyangka bahwa R akan datang untuk menyerang dirinya secara brutal dengan senjat4 taj4m (saj4m). Suasana seketika mencengkam tak satupun berani mendekat saat peristiwa berd4r4h berlangsung.

Kini kondisi F mulai membaik. Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau Alfi Syahrin memastikan kondisi mahasiswi korb4n pemb4c*kan di ruang seminar kampus kini dalam keadaan stabil.

Sementara R, harus berurusan dengan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

"Tersangka sudah di tahan di Polsek Binawidya," kata Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, Kamis (26/2/2026).

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER