Capella Honda Beri Tips Mudik Roda Dua, Selalu Cari Aman di Jalan
Fenomena mudik menggunakan sepeda motor seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Lebaran di Indonesia. Alasan ekonomi dan fleksibilitas untuk mobilitas di kampung halaman sering kali mengalahkan pertimbangan keamanan.
Padahal, secara statistik, keterlibatan sepeda motor dalam kecelakaan lalu lintas selama periode mudik masih mendominasi setiap tahunnya, untuk itu, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau memberikan tips dan trik #Cari_aman berkendara melalui instruktur Safety Riding PT CDN, Rama Dhandyano saat ditemui di Safety Riding and Training Center PT CDN berlokasi di Garuda Sakti, Pekanbaru, Riau.
Berikut tips dan trik untuk memastikan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama.
1. Sepeda Motor dalam kondisi Prima
Sepeda motor Bronsis akan dipaksa bekerja ekstra keras selama belasan jam. Pastikan kondisi "tempur" kendaraan berada di level maksimal:
• Ban: Cek ketebalan alur (TWI) dan tekanan angin. Jangan gunakan ban yang sudah gundul.
• Rem: Pastikan kampas rem depan dan belakang masih tebal.
• Lampu-Lampu: Pastikan lampu utama, sein, dan lampu rem berfungsi 100%.
• Ganti oli sebelum berangkat dan cek kondisi rantai atau v-belt.
2. Rencanakan Perjalanan, Riding Gear & tools lengkap
Rencanakan perjalanan sedini mungkin, mulai dari jalur / rute yang akan dilewati, lalu waktu yang tepat saat start berangkat. Gunakan helm, jaket, sarung tangan, celana dan sepatu riding. Kemudian bawa tool kit untuk mengantisipasi kendala2 ringan dan jangan lupa siapkan rain coat apabila cuaca sedang kurang bersahabat ketika dalam perjalanan.
3. Strategi Perjalanan & Istirahat
Musuh terbesar pemudik bukanlah jarak, melainkan kelelahan (fatigue) Jaga kondisi tubuh agar tetap fit sebelum dan saat melakukan perjalanan.
• Beristirahatlah setiap 2 jam sekali selama minimal 15–20 menit. Jangan menunggu lelah baru berhenti.
• Hindari Microsleep: Gejala tidur sesaat selama beberapa detik yang sering menjadi penyebab kecelakaan fatal. Jika mata mulai berat, segera cari SPBU atau rest area untuk tidur sejenak.
• Pahami Jalur: Pantau aplikasi navigasi untuk mengetahui titik kemacetan atau jalur alternatif yang lebih aman.
4. Manajemen Muatan: Jangan Jadi "Gudang Berjalan"
Bawalah surat-surat berkendara, identitas diri dan uang secukupnya, bukan membawa barang bawaan berlebih. Barang yang terlalu tinggi atau lebar mengganggu keseimbangan dan aerodinamika. Hindari membawa penumpang lebih dari satu orang. Pastikan kaki pengendara tetap memiliki ruang gerak yang bebas untuk mengerem dan berpindah gigi.
Mudik adalah perjalanan menuju kebahagiaan. Pastikan bisa berkumpul dengan keluarga yang tersayang dan kembali dalam keadaan selamat.
"Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Ingat. #Cari_Aman saat berkendara," kata Rama.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








