PON XX Papua
Tantang Aldoms dari DKI di Final, Ingatan Ilahi Yakin Emas
Petinju Riau, Ingatan Ilahi membuka peluang merebut medali emas setelah berhasil mengalahkan petinju Sulawesi Selatan, Yoshua Holy Masior dengan kemenangan angka 5-0 babak semifinal di GOR Cendrawasih Jayapura, Senin (11/10). Perolehan ini tentu mengantar Ingatan Ilahi ke final kelas terbang 52 kg pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Pada laga final, Ingatan Ilahi akan menantang petinju asal DKI Jakarta Aldoms Sugoro. Aldoms sebelumnya menang di semifinal lawan petinju Maluku.
Pelatih Tinju Riau Darman Hutauruk mengatakan, Ingatan cukup mendapatkan perlawanan dari Joshua, namun Ingatan lebih punya pengalaman.
"Yoshua petinju yang bagus, masih muda dan punya potensi. Alhamdulillah kita bisa menang," sebutnya.
Aldoms yang akan menjadi lawan Ingatan Ilahi di Final merupakan petinju berpengalaman dan merayakan atlet SEA Games.
"Ini bukan lawan yang biasa, Aldoms atlet SEA Games dan sangat bagus, namun saya akan tetap berusaha berikan yang terbaik, untuk membawa emas pulang ke Riau," kata Ingatan.
Jika dilihat dari rekor pertemuan sebumnya, Ingatan Ilahi bertemu Aldoms pada Juni 2021 lalu pada Seleksi nasional (Seleknas) Ingatan Ilahi berhasil meraih kemenangan.
"Itu kan kemarin, sekarang tentu beda lagi, saya sudah baca dia dan dia juga sudah tahu karakter saya," sebutnya.
Tinju Riau memang hanya menyisakan satu petinju yakni Ingatan Ilahi untuk meraih emas dari enam petinju yang tampil di PON XX Papua.
Sejauh ini petinju Riau sudah menyumbang medali perunggu melalui Robi Rianto Pasaribu dikelas 49 kg setelah pada babak semifinal yang dilangsungkan Minggu (10/10) di GOR Cendrawasih Jayapura.
Robi Rianto kalah dari petinju Bali, Cornelius yang melaju ke final. Sementara empat petinju lain sudah berguguran yakni Cindy Cenora dikelas 51 kg putri kalah dari Yudit Elisabet dari Nusa Tenggara Timur.
Selanjutnya petinju putri lainnya, Herlina di kelas 60 kg kalah dari Uswatun Hasanah dari Nusa Tenggara Barat. Roberto Ernando yang bertanding dikelas 56 kg, harus mengakui keunggulan petinju Bali, Yulius Bria.
Kemudian Topas Rianda Siregar yang bertanding dikelas 64 kg, kalah dari petinju Sulawesi Utara, Faran Papendang.*
Berita Lainnya +INDEKS
Pekanbaru Lestari Run Digelar Besok, Olahraga Sambil Pungut Sampah Meriahkan HUT ke-242
PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pe.
Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
Pekanbaru - Capella Honda Racing Team tampil dominan pada ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regi.
AHDC Regional Riau Sukses Digelar, Pecinta Otomotif Sampaikan Terimakasih
Pekanbaru - Ajang balap motor bergengsi Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 2026 yang dige.
AHM Terus Jaring Bibit Pebalap Lokal Lewat AHDC, Buka Peluang Masuk Tim Binaan Astra Honda
BANGKINANG - Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menjaring bibit-bibit pebal.
Tiga Kelas Tuntas Sebelum Istirahat, AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Sengit di Bangkinang
BANGKINANG - Persaingan sengit mewarnai race utama Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 202.
Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
BANGKINANG - Kelas All Matic menjadi balapan pembuka pada race utama ajang balap bergengsi Astra .







