• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Waktu Terbaik Berhubungan Seks agar Cepat Hamil

Redaksi

Jumat, 08 Juli 2022 06:06:39 WIB
Cetak
Waktu Terbaik Berhubungan Seks agar Cepat Hamil
Ilustrasi sex (int)

Tidak sedikit pasangan suami istri yang mencoba untuk program kehamilan. Hal ini dilakukan demi kehadiran si kecil di tengah-tengah keluarga. Namun, tahukah Mama bahwa waktu yang tepat untuk berhubungan intim ternyata turut menentukan kehamilan.

Menurut studi yang diterbitkan dari jurnal yang berjudul The timing of the “fertile window” in the menstrual cycle: day specific estimates from a prospective study menyatakan bahwa hubungan suami istri di waktu tertentu dapat memperbesar kemungkinan untuk hamil.

Baca Juga :
  • Lima Penyakit Kelamin yang Menular Disebabkan Oral Seks

Berikut Popmama.com telah merangkum dari berbagai sumber terkait kapan waktu terbaik berhubungan seks agar cepat hamil. Disimak demi menanti kehadiran si kecil ya.

Kapan Waktu Terbaik Berhubungan Seks agar Cepat Hami.

Dilansir dari parents.com, waktu terbaik untuk berhubungan intim dengan pasangan adalah saat Mama sedang ada di masa subur dan masa ovulasi. Masa subur dan ovulasi itu sendiri terjadi saat pertengahan siklus menstruasi.

Ovulasi biasanya terjadi di titik tengah siklus tersebut. Untuk lebih jelasnya, misal Mama memiliki siklus menstruasi berjumlah 28 hari. Titik tengah dari 28 hari adalah hari ke-14. Berarti perkiraan ovulasi Mama kemungkinan besar terjadi saat hari ke-14 setelah menstruasi.

Masa subur terjadi sekitar 4-5 hari menjelang ovulasi hingga saat ovulasi itu berlangsung. Namun, di antara semua itu waktu yang paling tepat bagi Mama dan pasangan untuk melakukan hubungan intim adalah dua hari menjelang ovulasi sampai proses ovulasi itu terjadi. Masa ini sering dianggap sebagai masa tersubur bagi perempuan.
 
Cara Mengetahui Masa Subur dan Ovulasi

Selain menggunakan perhitungan di atas, cara mengetahui masa subur dan ovulasi juga bisa dilakukan dengan beberapa cara lainnya. Menghitung masa subur dan ovulasi memang bisa dilakukan, akan tetapi cara ini tidak 100 persen akurat.

Hal ini dikarenakan ada perempuan yang siklus ovulasinya tidak teratur, sehingga kurang bisa dipastikan kapan persisnya masa itu terjadi. Untuk itu, Mama bisa mencoba cara lainnya, seperti:

1. Melihat ada perubahan pada warna lendir serviks

warna lendir serviks (keputihan) saat ovulasi biasanya berubah menjadi lebih bening dan kental. Gambarannya mirip seperti putih telur, namun lendir ini biasanya cenderung lebih kenyal dan elastis. 

2. Meningkatnya suhu basal tubuh

Ciri lainnya saat menjelang ovulasi adalah meningkatnya suhu basal tubuh. Namun, mengukur suhu basal tubuh pun tidak bisa asal dilakukan.

Dilansir dari verywellfamily.com, untuk mengetahui suhu basal tubuh mengalami peningkatan atau tidak, Mama perlu melakukan pengamatan secara konstan. Pengukuran suhu basal tubuh diperlukan dengan cara mengecek suhu tubuh di pagi hari sebelum Mama bangun.

Suhu basal tubuh dapat diukur saat Mama sedang beristirahat total. Jika dalam beberapa hari suhu basal tubuh Mama tinggi, itu bisa berarti Mama sedang berada dalam masa ovulasi.

3.Gairah seks meningkat

Gairah seks cenderung meningkat tepat sebelum ovulasi, sehingga tanda ini diketahui bisa membantu mendeteksi masa subur mama. Disadari atau tidak, dalam kondisi ini, Mama akan lebih bergairah untuk melakukan hubungan intim daripada biasanya.

4. Melakukan tes saliva

Melalui deteksi saliva atau air liur, Mama bisa mengetahui kondisi hormon yang jadi tanda masuknya masa subur dan ovulasi. Tes ini bisa dilakukan di rumah menggunakan mikroskop dengan menaruh air liur di lensa objek.

Setelah didiamkan selama 30-60 menit, nantinya akan terlihat pola kristal seperti tulang daun. Hasil ini menunjukkan tubuh Mama sedang mengalami lonjakan hormon estrogen.

5. Menggunakan alat tes ovulasi

Alat tes ovulasi bekerja sama seperti alat tes kehamilan. Cara menggunakan alat ini sama seperti testpack. Alat ini dicelupkan pada wadah berisi urine yang sudah ditampung sebelumnya. Mama akan mendapatkan hasil tesnya bila ada perubahan warna atau pembacaan digital pada alat tes ini.

Frekuensi Berhubungan Seks agar Cepat Hamil

Dalam merencanakan kehamilan, frekuensi melakukan hubungan suami istri juga penting. Namun, bukan berarti hubungan seks yang rutin dilakukan lebih dari satu kali sehari atau setiap hari dapat meningkatkan peluang kehamilan yang tinggi.

Terlalu sering melakukan hubungan intim juga dapat mengakibatkan kebosanan pada pasangan dan jarang melakukannya juga dapat membuat kemampuan gerak sperma (motilitas) akan berkurang. Jadi, lebih baik frekuensinya tidak terlalu sering atau pun sebaliknya.

Menurut asisten profesor dari Obstetrics dan Gynecology Ohio State University Medical Center, Melissa M. Goist, waktu yang baik untuk melakukan hubungan intim ini ialah di saat pagi hari setelah pasangan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Itulah informasi seputar kapan waktu terbaik berhubungan seks agar cepat hamil. Bila sudah lebih dari setahun mencoba untuk mendapatkan momongan, namun hasilnya belum positif, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Sumber : popmama.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:24:39 WIB

PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.

Lifestyle

Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 08:39:18 WIB

BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.

Lifestyle

5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Ahad, 25 Januari 2026 - 09:21:00 WIB

Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.

Lifestyle

7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

Senin, 19 Januari 2026 - 07:13:00 WIB

Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.

Lifestyle

5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:39:43 WIB

Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.

Lifestyle

7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27:58 WIB

Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Besok, Pemerintah Riau Jual Sembako Murah di Kampar
04 Februari 2026
321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved