Tangani Risiko Penyakit Jantung Sedini Mungkin
PEKANBARU - Jantung merupakan organ yang menjadi sentral proses pemompaan darah, pemfilteran darah kotor menjadi darah bersih, dan mengalirkan darah bersih kaya oksigen ke seluruh tubuh. Siklus peredaran darah bersih kaya oksigen yang dibutuhkan seluruh organ berasal dari jantung, jadi bisa dibayangkan jika jantung berhenti bekerja atau tidak dapat berfungsi dengan baik.
"Jika dulu penyakit jantung seringkali menyerang seseorang yang berusia 50 tahun ke atas, saat ini banyak anak muda terkena penyakit mematikan ini. 39 persen berusia kurang dari 44 tahun dan 22 persen diantaranya berusia antara 15-35 tahun. Adanya ciri tekanan darah tinggi, nyeri dada, sesak nafas, irama jantung tidak menentu, badan yang sering lemas merupakan ciri-ciri penyakit jantung yang harus kita perhatikan bersama," kata Branch Manager Prodia Pekanbaru Indra Mulya, Selasa (19/9/2022).
Penyakit jantung atau kardiovaskular ini tergolong ke dalam silent disease atau silent killer. Di mana kadang penderita kardiovaskular tidak menyadari keberadaan penyakit tersebut di dalam dirinya, tetapi tiba-tiba saja tumbang karena sesak pada bagian dada. Beberapa kasus juga terjadi di mana tiba-tiba seseorang tanpa sebab merasa nyeri di dada kemudian meninggal tanpa penanganan. Diagnosis yang umum dinyatakan, serangan jantung.
"Jangan tunggu sampai dia datang diam-diam. Kini saatnya bagi kita untuk mulai menjaga kesehatan jantung. Mulailah dengan beberapa hal yang mudah seperti berolahraga agar jantung tetap bergerak, batasi konsumsi daging merah, gula dan lemak tak sehat, kurangi asupan garam bagi Anda yang merokok, mulailah berhenti merokok, jaga berat badan Anda, jangan sampai obesitas, hindari stress," jelasnya.
Untuk memastikan apakah Anda memiliki risiko penyakit jantung, ketahui lebih dalam dengan konsultasi bersama dokter dan lakukan pemeriksaan laboratorium.
Oleh karena itu sekaligus dalam rangka memeringati World Heart Day Prodia berpartisipasi menyediakan pemeriksaan khusus dengan tarif khusus bagi kesehatan jantung.
Anda dapat memanfaatkan Program Buy I get 1 untuk pemeriksaan genomics VASCULArisk, NEUROgenomics, TENSrisk, CardioPGx dan berlaku add on. Selain itu Anda juga dapat memanfaatkan keringanan biaya 20% untuk paket pemeriksaan Prohealthy Heart 1 untuk skrining risiko PJK atau stroke serta mengenai status vit D, keringanan biaya 20% untuk Prodia PULS Cardiac Marker, dan Expanded Lipid Profile.
Tidak hanya itu, ada juga harga khusus Prohealthy Heart 2 untuk skrining faktor risiko PJK yang disebabkan oleh faktor tingginya profil lipid, kerusakan endothelial, hipertensi dan gangguan fungsi ginjal.
Jangan tunggu hingga bergejala, mari prediksi, cegah dan tangani risiko penyakit jantung dari sekarang, dan manfaatkan promo hingga 31 Oktober 2022.
Berita Lainnya +INDEKS
Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari
PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.
Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.
5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.
7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar
Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.
5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard
Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.
7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal
Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.







