Ahli Saraf Bocorkan Tiga Cara Otak Tetap Sehat
Anda mungkin sering mendengar pentingnya membaca. Ternyata keuntungan melakukan aktivitas tersebut dapat menjaga kesehatan otak manusia.
Bahkan membaca jadi salah satu tips yang diberikan Ahli Saraf dari Cleveland, Dr Howard Tucker. Dia mengaku bahwa sering membaca apapun, termasuk soal biografi dan cerita detektif.
Dalam artikel di CNBC Internasional, dia menceritakan sering ditanya soal cara menjaga otaknya tetap tajam dengan usianya tersebut. Menurutnya aktivitas sehari-hari bisa menjaga kesehatan otak, bukan hanya sekedar gen ataupun keberuntungan.
Selain membaca, ada dua tips lain yang dibagikan Tucker untuk menjaga kesehatan otaknya. Berikut rangkumannya, Sabtu (12/8/2023):
1. Pergi Bekerja
Dia beralasan belum pensiun walaupun berusia 101 tahun, karena ada hubungan antara pensiun dengan peningkatan penurunan kognitif.
Pekerjaannya mengharuskan dia tetap mengetahui kemajuan terbaru dalam neurologi. Pada akhirnya otaknya tetap sibuk hingga sekarang.
Selain bekerja, Tucker menjelaskan stimulasi mental bisa didapatkan melalui kegiatan seperti sukarelawan, hobi atau mempelajari keterampilan baru. Salah satu yang dicontohkannya adalah dia kembali kuliah di sekolah hukum pada usia 60 tahun. Ini dikerjakan di malam hari usia praktik medis.
2. Tetap Bersosialisasi
Selain bekerja, penelitian juga menekankan hubungan yang kuat bisa membantu ingatan dan fungsi kognitif manusia. Tucker mengakui tetap berusaha bersosialisasi hingga sekarang.
Pada usianya dia kehilangan banyak teman, anggota keluarga, dan koleganya. Namun pekerjaannya membantunya tetap bisa bersosialisasi dengan rekan kerja yang lebih muda.
Dia juga berusaha tetap bertemu dengan banyak orang. Misalnya bersama istrinya, Sara, dia juga selalu menyempatkan makan malam bersama komunitasnya. Mereka juga makan bersama putri dan putra dengan pasangannya masing-masing dua kali dalam seminggu, serta mencoba restoran baru dengan tema dan koleganya.
3. Membaca
Tucker tak selalu membaca soal neurologi. Namun juga kerap membaca biografi dan cerita detektif.
Dengan membaca buku yang bagus, baik fiksi atau non-fiksi, dapat melatih otak untuk memproses banyak informasi baru. Menurutnya ini jadi cara menjaga otak tetap terasah tajam.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








