• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

9 Makanan Terlihat 'Sehat' yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Redaksi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 06:58:13 WIB
Cetak
9 Makanan Terlihat 'Sehat' yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Tak semua makanan yang terlihat sehat benar-benar baik bagi tubuh, terutama bagi mereka yang hidup dengan diabetes atau pradiabetes. Banyak produk yang diklaim "rendah lemak", "multigrain", atau "alami", justru bisa menjadi jebakan karena berisiko memicu lonjakan gula darah.

Penderita diabetes perlu lebih jeli membaca label makanan dan memahami kandungan yang tersembunyi. Sebab, banyak makanan yang tidak terasa manis tapi diam-diam bisa merusak kontrol gula darah dan memperburuk resistensi insulin. Melansir Times f India, berikut sembilan makanan yang sebaiknya dihindari:

1. Roti putih dan olahan berbasis tepung terigu (maida)

Roti tawar, roti manis, pizza, hingga burger bun umumnya dibuat dari tepung putih yang rendah serat. Jenis karbohidrat ini cepat dicerna dan langsung meningkatkan kadar gula darah. Gantilah dengan roti gandum utuh atau multigrain.

2. Yogurt berperisa

Yogurt dengan tambahan rasa buah atau sirup biasanya mengandung gula tambahan yang tinggi. Pilihlah yogurt tawar (plain) jenis Greek yogurt dan tambahkan buah segar sendiri untuk rasa alami.

3. Jus buah dan smoothie

Meski terkesan sehat, jus mengandung fruktosa tinggi tanpa serat, sehingga mempercepat lonjakan gula darah. Smoothie yang menggunakan susu manis, madu, atau pisang berlebih juga bisa berdampak serupa. Konsumsi buah utuh lebih disarankan.

4. Sereal sarapan

Sereal instan, termasuk cornflakes, granola manis, dan sereal dengan tambahan buah kering seringkali mengandung gula tinggi. Pilihan yang lebih sehat adalah oatmeal polos, bubur gandum, atau menu tradisional seperti nasi tim atau bubur kacang hijau.

5. Gorengan dan keripik

Samosa, keripik, dan camilan goreng lainnya tinggi karbohidrat, digoreng dengan minyak kualitas rendah, dan mengandung garam tinggi. Pilihan yang lebih sehat adalah camilan panggang seperti kacang panggang atau makanan rumahan yang diolah tanpa minyak berlebih.

6. Makanan dan biskuit 'sugar-free'

Produk yang mengklaim bebas gula sering mengandung alkohol gula seperti sorbitol atau maltitol yang tetap bisa memengaruhi gula darah dan menyebabkan perut kembung. Pilih camilan alami seperti kurma, kacang-kacangan, atau dessert rendah indeks glikemik buatan sendiri.

7. Susu full-fat dan olahannya

Susu murni, keju, dan olahan susu tinggi lemak jenuh yang bisa memperparah resistensi insulin. Gunakan susu rendah lemak, paneer versi ringan, dan batasi makanan bersaus krim.

8. Nasi putih

Sebagai makanan pokok, nasi putih memiliki indeks glikemik tinggi yang bisa cepat menaikkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi tanpa lauk. Kombinasikan dengan sayur dan protein, atau gantikan dengan beras merah, quinoa, atau millet seperti bajra dan jowar.

9. Kue dan pastry

Donat, muffin, cake, dan pastry lainnya mengandung tepung putih, gula tinggi, dan lemak trans. Untuk alternatif, konsumsilah cokelat hitam dalam porsi kecil atau dessert berbahan dasar kacang almond dan buah.

Mengelola diabetes bukan soal menghilangkan kesenangan makan, tapi tentang memilih dengan bijak. Mengetahui makanan mana yang perlu dibatasi bisa membantu menjaga energi, fokus, dan mencegah komplikasi jangka panjang. Pilihannya bukan berhenti makan enak, tapi makan dengan lebih cermat.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:24:39 WIB

PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.

Lifestyle

Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 08:39:18 WIB

BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.

Lifestyle

5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Ahad, 25 Januari 2026 - 09:21:00 WIB

Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.

Lifestyle

7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

Senin, 19 Januari 2026 - 07:13:00 WIB

Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.

Lifestyle

5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:39:43 WIB

Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.

Lifestyle

7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27:58 WIB

Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026
Pekan Pertama Februari Ada Pasar Murah di Pekanbaru, Cek Jadwalnya
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved