• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

5 Makanan Favorit Anak yang Ternyata Merusak Jantung

Redaksi

Rabu, 24 September 2025 | 10:17:41 WIB
Cetak
5 Makanan Favorit Anak yang Ternyata Merusak Jantung
Ilustrasi.(int)

Jantung memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh manusia. Salah satu cara menjaga kesehatannya adalah dengan menghindari hal-hal yang bisa membuat organ tersebut menjadi rusak dan terganggu fungsinya.

Ahli jantung Dr. Sanjay Bhojraj mengatakan penyakit jantung juga bisa disebabkan karena makanan tidak sehat yang diberikan kepada anak-anak.

Adapun faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung adalah makanan tinggi garam, tinggi lemak, dan makanan olahan. Makanan ini berkontribusi pada penumpukan plak di arteri yang membatasi aliran darah ke seluruh tubuh.

Berikut adalah lima makanan berbahaya yang dapat merusak kesehatan jantung anak Anda, dilansir CNBC Make It.

1. Popcorn microwave
Popcorn yang dipanaskan dalam microwave yang ada di toko mengandung bahan kimia.

Kantong-kantong pada microwave sering dilapisi dengan zat perfluoroalkil dan polifluoroalkil (PFAS), atau "bahan kimia abadi" beracun yang telah dikaitkan dengan masalah kesehatan, termasuk penekanan sistem kekebalan tubuh dan cacat lahir. Ditambah lagi, perasa mentega dapat mengandung senyawa yang dapat berbahaya bagi paru-paru.

Sebagai gantinya, buatlah popcorn yang dibuat menggunakan air-popped atau udara panas tanpa minyak.

2. Yogurt beraroma
Yogurt beraroma, terutama yang dipasarkan untuk anak-anak, sering kali tampak sehat berkat klaim proteinnya yang tinggi. Namun, perhatikan labelnya dengan saksama ternyata yogurt tersebut sering kali penuh dengan gula tambahan dan pewarna buatan.

Lebih buruk lagi, ukuran sajiannya mungkin terlalu kecil untuk beberapa anak sehingga mereka akhirnya makan dua atau tiga, sehingga kadar gulanya bertambah banyak.

Sebagai gantinya, sajikan yogurt tawar dengan madu lokal dan buah beri segar. Rasanya sama lezatnya dan jauh lebih sehat.

3. Sosis dan nugget
Jenis daging yang paling buruk bagi jantung adalah daging olahan atau daging cepat saji seperti hot dog, sosis, dan daging olahan lainnya. Hal ini karena daging olahan mengandung garam tinggi dan lemak jenuh yang tidak baik untuk jantung.

"Sebagai seorang ahli jantung, saya khawatir dengan apa yang dapat dilakukan senyawa ini pada tingkat sel. Senyawa ini mengganggu senyawa penting seperti oksida nitrat, yang mengatur tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah. Kekhawatiran lainnya adalah senyawa ini dapat merusak proses kompleks yang disebut "fungsi endotel", sehingga meningkatkan kemungkinan penumpukan kolesterol di arteri kita.

4. Sereal dan minuman manis
Menurut pakar metabolisme Dr. Robert Lustig, sarapan harian rata-rata anak-anak mengandung lebih banyak gula daripada yang dapat diproses oleh tubuh kecil mereka dalam tiga hari.

Kelebihan gula bisa mengganggu fungsi otak dan menurunkan fungsi kognitif. Bagaimana kita bisa mengharapkan anak belajar optimal jika tubuh mereka tidak bisa fokus?

Sebagai gantinya ubahlah pola makan saat sarapan yakni memgonsumsi buah, telur dengan sayuran, atau smoothie cepat saji dengan lemak sehat dan banyak serat.

5. Makanan yang digoreng
Salah satu dari banyak masalah pada makanan yang digoreng adalah bahwa makanan tersebut digoreng dengan minyak industri yang digunakan kembali pada suhu tinggi.

Tidak hanya itu, makanan yang digoreng akan menyerap lemak dari minyak, sehingga kalorinya akan menjadi lebih tinggi. Makin tinggi asupan kalori harian seseorang, makin tinggi pula risiko ia mengalami kelebihan berat badan merusak jantung.

Sebagai gantinya, gunakanlah air fryer untuk membuat sayuran panggang, kentang goreng, dan keripik sayuran.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:22:31 WIB

PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.

Lifestyle

L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:31:00 WIB

PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.

Lifestyle

Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:33:53 WIB

PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.

Lifestyle

Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:09:06 WIB

PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.

Lifestyle

Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:10:05 WIB

Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.

Lifestyle

Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk

Senin, 21 September 2026 - 10:57:37 WIB

PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Walikota Agung Siapkan Crossing Drainase di Jalan Sudirman, Atasi Luapan Air Depan RS Awal Bros
30 Oktober 2026
Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
30 Oktober 2026
Akses Danau Buatan Rumbai Jadi Perhatian, Pemko Siapkan Pengaspalan Jalan Lingkar
30 Oktober 2026
Walikota Serahkan Ijazah yang Sempat Tertahan, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi
30 Oktober 2026
Bina Muda Pekanbaru Bawa Pulang Dua Gelar Juara Umum dari Medan
30 Oktober 2026
Hampir 20 Ribu Siswa Pekanbaru Terima Seragam Gratis, Ringankan Beban Orangtua
29 Oktober 2026
Pendapatan AI Cloud Tembus US$50 Juta, Indosat Prediksi Dua Kali Lipat Hingga Tutup Tahun
29 Oktober 2026
Walikota Agung Pastikan Kualitas dan Deadline Proyek Simpang Arifin Achmad-Sudirman
29 Oktober 2026
Internet MyRepublic Berulang Kali Putus, Warga Sungaisibam Kecewa
29 Oktober 2026
Indosat Raup Laba Rp4,9 Triliun, Pendapatan Tumbuh 11 Persen
29 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
  • 2 Pasokan Gas Terganggu, Pekanbaru Berpotensi Alami Pemadaman Listrik Bergilir hingga 3 November
  • 3 Forum LSM Riau Bersatu Desak OJK Periksa BRI Pekanbaru, Dugaan Instruksi Penagihan Hari Libur
  • 4 Dishub Pekanbaru Manfaatkan CCTV untuk Tegur Pelanggar Lalu Lintas
  • 5 Terindikasi Abaikan Aturan OJK, BRI Pekanbaru Instruksikan Penagihan Hari Libur
  • 6 OJK Riau: Perlindungan Nasabah Tak Berarti Membebaskan Debitur dari Kewajiban
  • 7 FIFGROUP Edukasi 85 Siswa SMKN 4 Pekanbaru, Bekali Generasi Muda Kelola Keuangan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved