• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home

9 Gejala Orang Kecanduan Video Game dan Cara Mengatasi

Redaksi

Kamis, 13 November 2025 | 08:14:32 WIB
Cetak
9 Gejala Orang Kecanduan Video Game dan Cara Mengatasi

Kecanduan video game bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Hal ini tentunya berdampak negatif bagi kehidupan sehari-hari dan kesehatan otak.

Banyak peneliti menganggap kecanduan video game sebagai kecanduan perilaku yang mirip dengan gangguan judi, di mana hasrat untuk menang menjadi salah satu alasan utama untuk bermain tanpa henti.

Meski begitu, sebagian ahli lainnya berpendapat bahwa perbandingan kecanduan video games dengan judi ini kurang tepat karena mungkin tidak ada kerugian finansial atau materi yang terkait dengan bermain video game. Selain itu, memenangkan video game membutuhkan keterampilan kognitif dan refleks yang tajam, sementara menang dalam judi sebagian besar merupakan masalah keberuntungan.

Gejala dan Penyebab
Tanda dan gejala kecanduan video games meliputi:

- Kinerja buruk di sekolah, pekerjaan, atau tanggung jawab rumah tangga akibat bermain game video secara berlebihan

- Gejala putus asa, seperti kesedihan, kecemasan, atau mudah tersinggung, ketika game diambil atau bermain game tidak memungkinkan

- Kebutuhan untuk menghabiskan lebih banyak waktu bermain video game agar mendapatkan tingkat kenikmatan yang sama

- Menghentikan aktivitas dan/atau hubungan sosial yang sebelumnya dinikmati karena bermain game

- Tidak mampu mengurangi waktu bermain dan gagal berhenti bermain game meskipun ada konsekuensi negatif yang ditimbulkannya

- Berbohong kepada anggota keluarga atau orang lain tentang jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain video game

- Menurunnya kebersihan atau perawatan diri karena bermain game video secara berlebihan

- Menggunakan video game sebagai cara untuk melarikan diri dari situasi stres di tempat kerja atau sekolah atau untuk menghindari konflik di rumah

- Menggunakan video game untuk meredakan suasana hati negatif, seperti rasa bersalah atau putus asa

Penyebab kecanduan video game
Para peneliti masih berusaha menentukan penyebab pasti kecanduan video game dan sifat adiktif dari internet dan video game.

Sejauh ini, para peneliti berpendapat bahwa proses bermain dan memenangkan video game dapat memicu pelepasan dopamin. Dopamin adalah zat kimia otak (neurotransmitter) yang berperan penting dalam beberapa fungsi tubuh, termasuk penghargaan dan motivasi yang menyenangkan.

Dopamin adalah neurotransmitter yang sama yang terlibat dalam gangguan penggunaan lainnya, termasuk gangguan perjudian dan gangguan penggunaan zat.

Penelitian neurologis terbaru menunjukkan kesamaan pada otak orang dengan kecanduan video game dan gangguan penggunaan zat.

Cara mengatasi kecanduan video games
Pilihan perawatan utama untuk kecanduan video game adalah psikoterapi.

Psikoterapi adalah istilah untuk berbagai teknik perawatan yang bertujuan membantu Anda mengidentifikasi dan mengubah emosi, pikiran, dan perilaku yang mengganggu.

Jenis-jenis psikoterapi spesifik yang dapat bermanfaat bagi seseorang dengan kecanduan video game meliputi:

- Terapi perilaku kognitif: Ini adalah jenis terapi terstruktur dan berorientasi pada tujuan. Seorang terapis atau psikolog membantu Anda mengamati pikiran dan emosi Anda secara saksama.

Anda akan memahami bagaimana pikiran Anda memengaruhi tindakan Anda. Melalui CBT untuk kecanduan video game, Anda dapat melepaskan diri dari pikiran dan perilaku negatif dan obsesif serta belajar mengadopsi pola pikir dan kebiasaan yang lebih sehat.

- Terapi kelompok: Ini adalah jenis psikoterapi di mana sekelompok orang bertemu untuk menjelaskan dan mendiskusikan masalah mereka bersama di bawah pengawasan seorang terapis atau psikolog.

Terapi kelompok merupakan sumber motivasi dan dukungan moral yang berharga bagi orang-orang yang kecanduan video game, terutama jika mereka kehilangan kontak dengan teman atau rekan sebaya akibat kecanduan video game tersebut.

- Konseling keluarga atau pernikahan: Jenis terapi ini dapat membantu mengedukasi orang-orang terkasih tentang gangguan tersebut dan menciptakan lingkungan rumah yang lebih stabil.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Komisi Informasi Riau Visit ke PPID Kampar

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:30:00 WIB

Kampar - Tim Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau melaksanakan visitasi ke Pejabat Pengelola Infor.

CDN Riau dan Jasaraharja Gelar Seminar Keselamatan Berkendara

Selasa, 30 September 2025 - 18:18:48 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau selaku Main Dealer Honda wilayah Riau bekerja.

Kantor Pajak Riau Kumpulkan Rp8,79 Triliun

Rabu, 24 September 2025 - 14:12:54 WIB

PEKANBARU - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau berhasil mengumpulkan pe.

Perkuat Pendidikan Karakter, DPR RI Karmila Sari dan Mendikdasmen RI Beri Motivasi di Riau

Sabtu, 20 September 2025 - 17:21:31 WIB

PEKANBARU - Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk memajukan pendidikan.

Daftar 85 SMA/SMK Swasta di Riau yang Terima BOSDA Afirmasi

Sabtu, 05 Juli 2025 - 10:59:25 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menunjukkan komitmennya dalam memastikan semua anak mendapat.

Pupuk Indonesia Peringkat 69 Fortune Southeast Asia 500

Selasa, 24 Juni 2025 - 19:00:48 WIB

PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 (FSEA500) 2025.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Peserta Didik Belajar dari Rumah, MBG Tetap Jalan Ditengah Kabut Asap Pekanbaru
24 Agustus 2026
Pebalap Jatuh Beruntun di Kejuaraan Piala Walikota Pekanbaru
24 Agustus 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 182,3 Mikrogram per Meter Kubik
24 Agustus 2026
Piala Walikota Pekanbaru Ditutup, Agung Nugroho: Tekan Balap Liar
24 Agustus 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Buruk, Disdik Terapkan Belajar Jarak Jauh
24 Agustus 2026
HMC 2026 Gaet 143 Peserta, Modifikasi Honda Unjuk Gigi di Pekanbaru
23 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Rp3,6 Miliar Atasi Genangan di Marpoyan Damai
23 Agustus 2026
Paskibraka Pekanbaru Diberangkatkan ke Jogja, Walikota Apresiasi Perjuangan dan Dedikasi
23 Agustus 2026
Drainase Rusak 2,5 Tahun, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
23 Agustus 2026
Pekanbaru-Kampar Perkuat Kolaborasi, Bahas Infrastruktur hingga Ekonomi
23 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Walikota Pekanbaru Sisir Kerusakan Jalan, Perbaikan Diminta Tak Sekadar Tambal Sulam
  • 2 Pemeriksaan ASN Pemko Pekanbaru Bergulir, Diduga Terkait Penjualan Rumah Nenek Jasmiati
  • 3 Disdukcapil Pekanbaru Bantah Pengurusan Akta Kematian Berbayar, Tegaskan Layanan Gratis dan Siap Tindak Oknum
  • 4 Pedagang Mengeluh Revitalisasi Mangkrak, Pemko Ancam Putus Kontrak Pengelola Pasar Bawah
  • 5 Sungai Sail Disulap Jadi Destinasi Wisata, Walikota: Akan Jadi Ikon Baru Pekanbaru
  • 6 Walikota Hadiri Silaturahmi Kepala Daerah Kader Partai Demokrat, SBY Tekankan Kepentingan Rakyat
  • 7 Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun di Semester I, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved