Empat Gelper di Pekanbaru Dikabarkan Tutup, DPMPTSP Bungkam Soal Izin
PEKANBARU - Empat gelanggang permainan (Gelper) di Kota Pekanbaru yang belakangan menjadi sorotan publik dan sempat viral, yakni Plaza 21, Bingo, Pokemon, dan King Zone, dikabarkan saat ini telah menghentikan operasionalnya.
Penutupan keempat lokasi tersebut mendapat perhatian masyarakat setelah sebelumnya ramai diperbincangkan terkait dugaan adanya aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian.
Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh gelanggang permainan di Kota Pekanbaru. Apabila keempat lokasi tersebut kembali beroperasi, aparat akan melakukan pengecekan secara menyeluruh.
Polisi menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila menemukan aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian maupun pelanggaran hukum lain.
Sementara itu, hingga kini status perizinan empat gelanggang permainan tersebut belum mendapat penjelasan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru Zaki Helmi saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat.
"Coba saya cek nanti," ujarnya.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Zaki belum memberikan penjelasan lanjutan terkait legalitas maupun status izin operasional Plaza 21, Bingo, Pokemon, dan King Zone. Konfirmasi yang disampaikan tidak lagi direspon.
Sikap tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pemerintah dalam menjelaskan legalitas usaha yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat.
DPMPTSP Pekanbaru dinilai perlu memberikan penjelasan resmi terkait status perizinan keempat gelanggang permainan tersebut.
Keterbukaan informasi diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi ditengah masyarakat, sekaligus memastikan seluruh aktivitas usaha di Kota Pekanbaru berjalan sesuai ketentuan.
Berita Lainnya +INDEKS
Diduga Microsleep, Honda Brio Hantam Tiang CCTV dan Pagar Taman Budaya di Pekanbaru
Pekanbaru - Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman tepat depan .
Pengunjung Soroti Lemahnya Pengawasan Fruitcity Pekanbaru, Orang Dewasa Naik Trampolin
PEKANBARU - Pengawasan wahana bermain anak atau playground, Fruitcity yang berada di Pekanbaru Xc.
Mati Lampu Hingga 8 Jam, Warga Pertanyakan Transparansi PLN: Hanya Minta Maaf Tanpa Penjelasan Detail
PEKANBARU - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Sabtu (11/7/2026),.
Diduga Polisi OTT di Dishub Siak, Kadishub Dikabarkan Dilepas
SIAK - Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Siak diduga melakukan operasi tangkap tang.
Dinilai Tak Transparan, Nasabah BNI di Pekanbaru Pertanyakan Kenaikan Angsuran dan Perhitungan Tunggakan
PEKANBARU - Seorang nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Negara Indonesia (BNI) di Pekanb.
DC Pinjol Teror Debitur dengan Kirim Sedot WC, OJK Diminta Tindak Tegas
Viral di media sosial dugaan teror oleh debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) kembali menj.








