• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Ekonomi

Transaksi Tunai di Riau Masih Tinggi, BI Perkuat Digitalisasi Pembayaran

Redaksi

Kamis, 05 November 2026 | 08:54:43 WIB
Cetak
Transaksi Tunai di Riau Masih Tinggi, BI Perkuat Digitalisasi Pembayaran
Dr Panji Achmad.(ist)

PEKANBARU - Transaksi tunai masih menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat Riau, meski penggunaan pembayaran digital terus berkembang.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad mengatakan kebutuhan uang tunai di Riau masih tinggi. Pada 2025, arus uang keluar dan masuk menunjukkan kebutuhan transaksi tunai yang besar.

“Memang kebutuhan transaksi tunai masih sangat kuat di Riau. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat masih berjalan,” kata Panji dalam kajian Bedelau 2026 di Pekanbaru, Rabu (5/10).

Di sisi lain, penggunaan pembayaran digital terus meningkat. Jumlah pengguna layanan pembayaran digital di Riau disebut telah mendekati dua juta orang.

Namun, nilai transaksi digital belum sepenuhnya mampu menggantikan transaksi tunai, terutama untuk kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

BI Riau terus mendorong perluasan digitalisasi pembayaran melalui kerjasama dengan perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan.

Panji mengatakan peningkatan penggunaan transaksi digital perlu dibarengi edukasi agar masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan layanan tersebut.

“Digitalisasi di Riau berkembang sangat baik. Namun, kita masih perlu mendorong agar transaksi non-tunai semakin menjangkau kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Selain pembayaran digital, transaksi melalui sistem transfer dan layanan pembayaran lainnya juga terus diperkuat.

Ia berharap perubahan perilaku masyarakat berlangsung bertahap, dengan tetap memastikan uang tunai tersedia bagi wilayah dan kelompok masyarakat yang membutuhkannya.

Penguatan ekosistem pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Riau.(nov)


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Ekonomi

75.740 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Tua dan Rusak, Peremajaan Mendesak

Rabu, 04 November 2026 - 14:47:10 WIB

PEKANBARU - Produktivitas perkebunan kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghadapi perso.

Ekonomi

Inflasi Riau Terkendali, Cabai Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Rabu, 04 November 2026 - 11:14:45 WIB

PEKANBARU - Inflasi Provinsi Riau tercatat 0,23 persen secara bulanan pada Oktober 2026. Secara t.

Ekonomi

62.864 Rumah Tangga Bergantung pada Kelapa, Hilirisasi Dinilai Jadi Kunci Ekonomi Pesisir Inhil

Rabu, 04 November 2026 - 10:47:43 WIB

PEKANBARU - Pengembangan industri hilir kelapa dinilai berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat p.

Ekonomi

Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pertanian dan Industri Pengolahan Jadi Penopang

Rabu, 04 November 2026 - 09:57:34 WIB

PEKANBARU - Perekonomian Provinsi Riau tumbuh 4,75 persen pada triwulan II 2026. Meski melambat d.

Ekonomi

Kepatuhan SPT Tahunan di Riau Capai 88,66 Persen, Industri Pengolahan Dongkrak Pajak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:48:48 WIB

PEKANBARU - Tingkat kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh).

Ekonomi

DJP Riau Harus Kejar Rp7,12 Triliun dalam Tiga Bulan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:00 WIB

PEKANBARU - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau menghadapi tekanan besar u.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Transaksi Tunai di Riau Masih Tinggi, BI Perkuat Digitalisasi Pembayaran
05 November 2026
13 Sekolah Lolos Grand Final Lomba Pajak Riau 2026
05 November 2026
SBY Soroti Politik yang Kian Liar, Minta Prabowo Hidupkan Politik Berkeadaban
05 November 2026
75.740 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Tua dan Rusak, Peremajaan Mendesak
04 November 2026
Walikota Agung Tinjau Perbaikan Jalan Kubang, Minta Pengerjaan Rapi dan Berkualitas
04 November 2026
Inflasi Riau Terkendali, Cabai Masih Jadi Pekerjaan Rumah
04 November 2026
62.864 Rumah Tangga Bergantung pada Kelapa, Hilirisasi Dinilai Jadi Kunci Ekonomi Pesisir Inhil
04 November 2026
Walikota Dorong Anak Muda Pekanbaru Salurkan Energi ke Prestasi, Bukan Aksi Negatif
04 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pertanian dan Industri Pengolahan Jadi Penopang
04 November 2026
Pengguna Kendaraan Listrik di Riau dan Kepri Kini Didukung 93 SPKLU
03 November 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
  • 2 Pasokan Gas Terganggu, Pekanbaru Berpotensi Alami Pemadaman Listrik Bergilir hingga 3 November
  • 3 Forum LSM Riau Bersatu Desak OJK Periksa BRI Pekanbaru, Dugaan Instruksi Penagihan Hari Libur
  • 4 Dishub Pekanbaru Manfaatkan CCTV untuk Tegur Pelanggar Lalu Lintas
  • 5 Terindikasi Abaikan Aturan OJK, BRI Pekanbaru Instruksikan Penagihan Hari Libur
  • 6 IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175 GB dan Cicilan Mulai Rp499 Ribu
  • 7 Riau Raih Enam Penghargaan Adinata Syariah, BI Perkuat Industri Halal

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved