Efek Samping Konsumsi Teh Berlebihan
Bagi orang Indonesia, teh sudah menjadi minuman sehari-hari. Saat dingin menyerang teh menjadi solusi untuk menghangatkan badan. Saat terik menyerang teh juga seringkali menjadi solusi pelepas dahaga.
Bahkan, teh juga menjadi minuman pilihan banyak orang usai menyantap makanan utama.
Namun, tahukah Anda konsumsi teh berlebihan bisa memicu masalah kesehatan.
Berikut berbagai efek samping konsumsi teh berlebihan dilansir dari kompas.com, Jumat (15/1/2021).
1. Menghambat penyerapan zat besi
Teh mengandung tanin alias senyawa polifenol yang memberi citarasa pahit.
Namun, senyawa tersebut juga bisa menghambat penyerapan zat besi jika dikonsumsi berlebihan.
Dalam riset yang diterbitkan Food Research International, tanin pada teh terbukti mengikat zat besi, hususnya zat besi non-heme, yang ditemukan dalam makanan nabati seperti bayam, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan.
Untuk mencegah hal itu terjadi, sebaiknya hindari konsumsi teh setelah makan.
2. Meningkatkan ketergantungan kafein
Kafein adalah stimulan yang bisa memicu kecanduan jika dikonsumsi berlebihan.
Ketika tidak mendapatkan asupan kafein, kita bisa mengalami gejala penarikan seperti sakit kepala, lekas marah, detak jantung meningkat, dan kelelahan.
3. Memicu heartburn
Kafein dalam teh dapat menyebabkan heartburn atau memperburuk gejala refluks asam yang sudah ada sebelumnya.
Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat mengendurkan sfingter yang memisahkan kerongkongan dari perut.
Hal ini bisa membuat asam lambung naik ke kerongkongan. Kafein juga dapat berkontribusi pada peningkatan produksi asam lambung.
4. Komplikasi kehamilan
Teh mengandung kafein. Jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko komplikasi, seperti keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Untuk mencegah hal tersebut, ibu hamil disarankan mengonsumsi kafein maksimal 200-300 miligram setiap harinya.
5. Mual
Senyawa tertentu dalam teh dapat menyebabkan mual, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah banyak atau saat perut kosong.
Selain itu, kandungan tanin pada teh juga dapat mengiritasi jaringan pencernaan, berpotensi menyebabkan gejala seperti mual atau sakit perut.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








