PEKANBARU - Penguatan konsumsi masyarakat, penyaluran kredit, dan transaksi digital dinilai menjadi modal penting untuk menjaga dan mendorong aktivitas ekonomi di Riau.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau Panji Achmad mengatakan, tiga sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah, terutama perdagangan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Bagi daerah seperti Riau, penguatan konsumsi, kredit, dan transaksi digital menjadi modal penting untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal, termasuk perdagangan dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata Panji Achmad dalam Riau Economic Forum 2026 di Pekanbaru, Senin (31/8/2026).
Menurut dia, meningkatnya konsumsi akan memperkuat permintaan domestik. Pada saat yang sama, akses kredit yang lebih luas dapat menopang ekspansi usaha, sementara transaksi digital mempercepat perputaran ekonomi dan memperluas akses pelaku usaha terhadap pasar.
Karena itu, penguatan ketiga aspek tersebut tidak sekadar menjadi instrumen pembayaran, tetapi bagian dari strategi memperbesar aktivitas ekonomi daerah dan menjaga pertumbuhan tetap solid.
Dikatakannya, bagi Riau yang memiliki basis ekonomi kuat pada perdagangan dan aktivitas usaha masyarakat, penguatan konsumsi dan pembiayaan UMKM menjadi penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditopang sektor berskala besar, tetapi juga mengalir ke lapisan usaha yang lebih luas.