• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Ekonomi

OJK Soroti Ketergantungan Pindar, BNPL, dan Bulion pada Ekosistem Perbankan Digital

Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 | 17:59:55 WIB
Cetak
OJK Soroti Ketergantungan Pindar, BNPL, dan Bulion pada Ekosistem Perbankan Digital

PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bisnis pendanaan digital, buy now pay later (BNPL), dan layanan bulion tidak dapat dipandang sebagai sektor yang berdiri sendiri. 
Seluruh aktivitasnya bergantung pada infrastruktur perbankan, sistem pembayaran, serta lembaga penunjang digital.

Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK Indra mengatakan, aliran dana pada ekosistem pembiayaan digital bertumpu pada bank melalui escrow account, virtual account, rekening penampung, serta mekanisme settlement menggunakan BI-FAST, RTGS, dan SKNBI.

Di sisi lain, payment gateway dan penyedia jasa pembayaran (PJP) menjadi bagian penting dalam proses pencairan dana, penagihan, penggunaan dompet digital, QRIS, autodebit, hingga rekonsiliasi transaksi.

“Pindar, BNPL, dan bulion tidak berdiri sendiri. Seluruh aliran dana bertumpu pada perbankan dan payment gateway, sedangkan mitigasi risikonya ditopang lembaga penunjang digital,” kata Indra dalam 2nd Riau Economic Forum 2026 di Pekanbaru, Senin (31/8/2026).

Dalam ekosistem tersebut, OJK mencatat terdapat 94 platform pendanaan bersama (Pindar). Sementara BNPL berkembang melalui perusahaan pembiayaan dan skema embedded financing yang terintegrasi dengan transaksi perdagangan elektronik.

Untuk sektor bulion atau bank emas, Pegadaian menjalankan sejumlah layanan, antara lain deposito emas, perdagangan emas, pembiayaan melalui mekanisme gadai, serta penitipan emas.

Indra menegaskan, semakin terintegrasinya ekosistem tersebut membuat risiko tidak lagi berhenti pada satu lembaga. Gangguan pada bank yang menjadi tempat penampungan dana, payment gateway, maupun penyedia layanan komputasi awan dapat langsung menghambat pencairan hingga pembayaran.


 Editor : Novri

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Ekonomi

BI: Konsumsi, Kredit dan Transaksi Digital Jadi Motor Ekonomi Riau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:43:31 WIB

PEKANBARU - Penguatan konsumsi masyarakat, penyaluran kredit, dan transaksi digital dinilai menja.

Ekonomi

Bank Aladin Syariah Geser Strategi, Bangun Ekosistem Digital dan Perkuat Deteksi Fraud

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45:51 WIB

PEKANBARU - PT Bank Aladin Syariah Tbk mengubah pendekatan bisnisnya dari sekadar menjual produk .

Ekonomi

Digitalisasi Dongkrak Sektor PVML, Pindar dan BNPL Tumbuh Dua Digit

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:55:15 WIB

PEKANBARU - Digitalisasi mengubah wajah sektor Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, .

Ekonomi

Pajak Air Permukaan Dikejar, Pemprov Riau Pastikan Tak Mudah Dimanipulasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:55:59 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperketat penerimaan dari sektor pajak air permu.

Ekonomi

BI Riau Dorong Ekonomi Tumbuh Solid dan Digitalisasi Makin Cepat

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:13:00 WIB

PEKANBARU - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau kembali mendorong penguatan ekono.

Ekonomi

Sekdaprov Riau Dorong Perusahaan Bayar Pajak dan Prioritaskan Truk Berpelat Lokal

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:17:12 WIB

PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi mendorong perusahaan yang b.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Baru Sehari Sekolah Normal, Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat
01 September 2026
BI Ungkap Potensi Hilirisasi Sawit untuk Dongkrak Ekonomi Riau
31 Agustus 2026
Walikota Pekanbaru Dorong SKA Sport Show Jadi Ajang Perebutan Sabuk Emas
31 Agustus 2026
BI: Konsumsi, Kredit dan Transaksi Digital Jadi Motor Ekonomi Riau
31 Agustus 2026
OJK Soroti Ketergantungan Pindar, BNPL, dan Bulion pada Ekosistem Perbankan Digital
31 Agustus 2026
Bank Aladin Syariah Geser Strategi, Bangun Ekosistem Digital dan Perkuat Deteksi Fraud
31 Agustus 2026
Agung Nugroho Tinjau Sekolah, Siswa Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka
31 Agustus 2026
Digitalisasi Dongkrak Sektor PVML, Pindar dan BNPL Tumbuh Dua Digit
31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Membubung 3,5 Kilometer
31 Agustus 2026
Riau Disebut Konsisten Unggul dalam Ekonomi Sosial Syariah
31 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Pemko Pekanbaru Siapkan Rp3,6 Miliar Atasi Genangan di Marpoyan Damai
  • 2 Drainase Rusak 2,5 Tahun, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
  • 3 Walikota Pekanbaru Sisir Kerusakan Jalan, Perbaikan Diminta Tak Sekadar Tambal Sulam
  • 4 Pemeriksaan ASN Pemko Pekanbaru Bergulir, Diduga Terkait Penjualan Rumah Nenek Jasmiati
  • 5 Disdukcapil Pekanbaru Bantah Pengurusan Akta Kematian Berbayar, Tegaskan Layanan Gratis dan Siap Tindak Oknum
  • 6 Pedagang Mengeluh Revitalisasi Mangkrak, Pemko Ancam Putus Kontrak Pengelola Pasar Bawah
  • 7 BATIQA Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Pelatihan APAR Seluruh Karyawan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved