Ini Tips Siapkan Duit 'Salam Tempel' Lebaran, Hutang Tidak Disarankan
JAKARTA - Tinggal separuh jalan lagi, ibadah puasa Ramadan akan selesai dan hari raya Idulfitri datang. Tapi, ini berarti tinggal dua pekan lagi waktu untuk menyiapkan dana untuk berbagai pengeluaran lebaran, salah satunya 'salam tempel' bagi sanak saudara.
Pengeluaran ini boleh dibilang penting tidak penting. Sebab, mungkin tidak wajib seperti pembayaran zakat dan tidak mendesak seperti pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi asisten rumah tangga hingga supir.
Namun, tetap menjadi pengeluaran yang biasanya dilakukan masyarakat, entah karena faktor kebiasaan atau pun gengsi.
Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning Agustina Fitria mengatakan, pengeluaran untuk 'salam tempel' sebenarnya sah-sah saja, asal dilakukan dengan nominal yang wajar. Selain itu, harus disesuaikan dengan keseluruhan pengelolaan keuangan.
"Jangan gengsi demi status sosial, tetap perhatikan ketahanan keuangan keluarga dulu," kata Agustina dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (1/5/2021).
Berikut tips menyiapkan dana 'salam tempel
1. Buat Prioritas
Menurut Agustina, pengeluaran 'salam tempel' masuk dalam pos THR. Tapi, hal ini bukan berarti begitu dapat THR, langsung dialokasikan untuk 'salam tempel'.
"Buat prioritas dulu, THR mau dipakai untuk apa saja, misalnya makanan, pakaian, sesuai kebutuhan tiap rumah tangga. Begitu juga kewajiban seperti membayar THR pekerja rumah atau petugas kebersihan dan keamanan," katanya.
2. Hitung Nominal
Bila seluruh prioritas sudah terpenuhi dan masih ada sisa dana untuk 'salam tempel', barulah susun kebutuhan nominalnya. Kendati tak ada aturan khusus, Agustina memberi masukan agar penentuan nominal rasional.
"Karena ini sifatnya sukarela, jadi tiap orang berhak menentukan mau memberikan dalam jumlah berapa," ujarnya.
3. Sumber Lain
Jika dana THR tidak cukup, namun tetap merasa perlu memberi 'salam tempel', maka carilah sumber lain.
"Sebelum pandemi, umumnya orang mengeluh kantong jebol saat hari raya. Nah berarti THR-nya tidak cukup, maka perlu disiapkan dari setahun sebelumnya, misalnya disisihkan dari gaji bulanan, bonus jika ada, atau penghasilan sampingan yang tidak rutin," jelasnya.
Tapi, berhubung masih dalam situasi pandemi covid-19, maka Agustina menyarankan kebutuhan THR sekalipun bisa dipenuhi dari sumber lain, agar tetap ditimbang matang-matang. Khususnya, bila dana darurat sempat tergerus akibat dampak pandemi.
"Kalau dana darurat sudah terkikis selama awal pandemi tahun lalu dan sekarang pemasukan sudah ada perbaikan, maka sebaiknya THR juga disisihkan untuk mengisi kembali pundi dana darurat yang menipis itu dulu," tuturnya.
Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad menambahkan penggunaan sumber lain untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran 'salam tempel' sebenarnya boleh dilakukan. Misalnya, dengan merogoh tabungan dan investasi.
Syaratnya, memang sudah ada pos tabungan dan investasi yang sengaja disiapkan untuk kebutuhan 'salam tempel' ini. "Jadi kalau memang sudah jauh-jauh hari nabung, disisihkan untuk ini, ya tidak apa, sehingga tidak mengganggu pos tabungan atau investasi lain," kata Teja, sapaan akrabnya.
Hanya satu hal yang paling tidak disarankan, yaitu menggunakan utang untuk sekadar memberi 'salam tempel'.
Berita Lainnya +INDEKS
Korlantas Polri Apresiasi Pembinaan Polisi Cilik di Riau
PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) Ti.
MUED 2026 Perkuat Kolaborasi Universitas Riau dengan Mitra Strategis
PEKANBARU - Universitas Riau (UNRI) menggelar Mitra Unri Exhibition Day (MUED) 2026 bertema "Conn.
Mahasiswa Teknik Sipil UNRI Sosialisasi Keselamatan Lalu-lintas Siswa SMPIT Al-Fatih
PEKANBARU - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riau melaksanakan ke.
Kuliah Gratis! Beasiswa SDM Sawit 2026 Kembali Dibuka, Catat Linknya
PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau meminta seluruh kepala SMA/SMK negeri dan swasta di Pr.
Peringati Hari Kartini, Capella Honda Tanamkan Budaya Cari Aman Pelajar SMA dan Komunitas
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar Seminar Safety Riding Kartini 2026:.
Disdik Riau Komit Tunda Bayar Sektor Pendidikan Selesai Tahun Ini
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan persoalan tunda bayar di sektor pendidikan dapat.






.jpg)

