• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Mengenal Atap Go Green dan Kelebihannya

Redaksi

Ahad, 01 Agustus 2021 10:21:52 WIB
Cetak
Mengenal Atap Go Green dan Kelebihannya
Atap go green

Atap go green salah satu jenis atap yang saat ini sedang digemari dan banyak diaplikasikan pada rumah tinggal. Pemilihan atap menjadi sangat penting supaya rumah bisa menjadi teduh dan nyaman.

Atap go green menjadi sangat disukai karena selain harganya yang bersaing, atap ini termasuk ke dalam salah satu atap yang ramah lingkungan. Simak lebih lanjut soal atap go green dilansir dari suara.com, Minggu (1/8/2021).

Baca Juga :
  • Berikut yang Bisa Dilakukan untuk Hilangkan Stres
  • Enam Makanan Sehat Redam Stres
  • Efek Samping Konsumsi Suplemen

Ramah Lingkungan dan Ramah di Kantong

Atap go green atap yang dibuat dari plastik baja dengan teknologi tinggi untuk menghasilkan atap dengan kualitas yang baik dengan kelenturan yang membuat atap ini jauh lebih mudah untuk diaplikasikan pada rumah tinggal. Berbeda dari atap plastik biasa, atap ini terbuat dari plastik ramah lingkungan.

Plastik yang digunakannya bisa untuk didaur ulang sehingga tidak akan mencemari tanah. Ciri-Ciri Atap Go Green. Setiap atap rumah memiliki karakteristiknya tersendiri, di bawah ini beberapa ciri-ciri dari atap go green yang perlu Anda ketahui.

Atap go green merupakan salah satu atap yang hadir untuk Anda yang mencari alternatif dari atap seng atau atap spandek.

Atap ini memiliki formula pembuatan yang serupa dengan atap baja ringan. Terbuat dari campuran bahan kimia yang ramah lingkungan dan bisa hancur dengan mudah apabila ingin didaur ulang.

Memiliki bentuk bergelombang yang menyerupai atap seng dan atap gelombang lainnya. Keunikan dari atap go green memiliki banyak pilihan warna, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan desain bangunan.

Setelah mengetahui ciri-cirinya, lalu bagaimana cara pemasangannya? Pemasangan atap go green tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena bisa merusak tatanan atap dan menjadikan atap Anda renggang yang mengakibatkan air hujan dapat mudah masuk ke dalam.

Di bawah ini panduan sederhana dalam memasang atap go green di rumah:

Jarak bidang tindih atau tumpukan minimal 15 cm.

Jarak tumpukan samping antar gelombang berkisar antara 2 gelombang atau 10 cm.

Apabila Anda menggunakan atap go green berukuran 180 cm, maka Anda memerlukan paku atap sebanyak 12 buah.

Sebelum memaku, tusuklah atap terlebih dahulu untuk melubangi atap supaya tidak retak.

Apabila Anda salah dalam melakukan pembolongan, gunakanlah sealant untuk menutup lubang yang sudah terlanjur dibuat untuk mencegah terjadinya kebocoran.

Ingin menggunakan paku payung untuk memasang atap? Jangan lupa untuk terlebih dahulu memasang karet seal untuk mencegah bocor.

Hindari untuk memotong atap go green yang terlalu lebar. Atap ini bisa pecah apabila pemotongan dilakukan secara sembarangan.

Kelebihan Atap Go Green

Atap go green menjadi sangat diminati karena atap ini bisa menjadi alternatif dari atap merk dan tipe lain. Sebelum memutuskan untuk memasang atap go green di rumah, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu beberapa kelebihannya berikut ini.

Atap ini bisa digunakan pada daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Komponen yang terdapat di dalamnya menjadikan atap jenis ini tahan karat dan tidak akan hancur apabila terkena air secara terus menerus.

Sesuai dengan namanya, atap ini sengaja dibuat untuk menjadi alternatif atap yang ramah lingkungan. Campuran plastik yang terdapat di dalamnya bisa hancur dengan mudah apabila ingin didaur ulang sehingga tidak akan mencemari tanah dan lingkungan.

Atap go green memiliki tingkat kelenturan yang sangat tinggi. Berbeda dari atap seng yang keras dan bisa menimbulkan suara berisik ketika hujan.

Atap ini juga termasuk ke dalam salah satu atap yang mudah untuk dipasangkan. Proses pemasangan juga tidak membutuhkan peralatan yang aneh.

Terdapat lapisan ultraviolet untuk melindungi seisi rumah dari serangan sinar UV yang berbahaya bagi tubuh.

Selain harganya yang sangat terjangkau, produsen juga menawarkan garansi yang jauh lebih lama dibandingkan dengan atap merk lainnya sehingga Anda bisa lebih merasa tenang untuk menggunakan atap ini.

Itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu atap go green, kelebihan dan kekurangannya serta rincian harga yang bisa menjadi referensi bagi Anda ketika hendak membeli. Selalu berhati-hati ketika hendak memasang atap, gunakanlah jasa konstruksi apabila Anda tidak bisa memasangnya sendiri.


Sumber : suara.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Tingkatkan Silaturahmi, Capella Honda Buka Puasa Bersama Konsumen

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:32:22 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar buka puasa bersama konsumen setia, .

Lifestyle

Potret Raihan dan Farah Sewaktu KKN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:15:01 WIB

PEKANBARU - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini tak lepas dari setiap.

Lifestyle

Berlebihan Tidur Saat Puasa Bikin Buncit, Ini 4 Cara Atur Polanya

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:35:54 WIB

Banyak orang yang mengisi waktu puasa dengan tidur. Kerap kali, itu dilakukan untuk menghindari r.

Lifestyle

CDN Beri Tips Berkendara saat Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:16:48 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, gencar sosialisasi keselamatan berkendara. K.

Lifestyle

Rigina dan Nagita Asal Pekanbaru Harumkan Indonesia Ajang Musik Internasional di Singapura

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:41:26 WIB

PEKANBARU - Pertengahan Februari 2026, nama Indonesia, khususnya Provinsi Riau kembali menggema d.

Lifestyle

Menguatnya Swasensor Melahirkan “Tabu Baru” dalam Kerja Pers

Ahad, 15 Februari 2026 - 13:14:11 WIB

Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mencatat tren menguatnya praktik swasensor dikalangan jurn.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
21 Maret 2026
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
21 Maret 2026
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
20 Maret 2026
CDN Riau Sukses Gelar Honda AT Family Day di Pekanbaru
20 Maret 2026
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
20 Maret 2026
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
17 Maret 2026
Kabar Gembira Petani Riau: Harga TBS Umur 9 Tahun Capai Nilai Tinggi Rp3.842
17 Maret 2026
Pemerintah Pekanbaru Ingatkan Pengelola Ritel Modern Jangan Jual Sembako Diatas HET
16 Maret 2026
Tumbuh Positif, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Gelar Hijabers Serenity Ride, Capella Honda Piknik bersama Puluhan Bikers Wanita
16 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Pemkab Siak Tetap Bayarkan TPP dan THR ASN, Nominal Disesuaikan
  • 2 Walikota Agung: Target Utama Pemasangan Wifi Gratis Seluruh Halte di Pekanbaru
  • 3 Ini Rincian Lengkap Besaran Zakat Fitrah di Pekanbaru Berdasarkan Jenis Beras
  • 4 Awasi Aktivitas Restoran saat Ramadan, Satpol PP Datangi Mal SKA dan Living Word
  • 5 Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini, Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun
  • 6 Pemko Pekanbaru Tak Kunjung Bayar Gaji Tenaga Alih Daya, Netizen: Sahur Pakai Indomie
  • 7 Disdik Klaim Pekanbaru Satu-satunya Daerah di Riau Berani Gaji PPPK PW Diatas UMR

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved