Tidak Mustahil, Dokter Jelaskan Fakta Fenomena 'Mati Gancet'
Jakarta - Baru-baru ini, video viral pasangan gancet bikin ngeri warga Twitter. Dalam potongan video tersebut, seorang laki-laki dan perempuan heboh didatangi warga lantaran meminta tolong 'dilepaskan' saat gancet. Sering dikait-kaitkan dengan azab berzina, sebenarnya gancet betulan ada atau mistis? Benarkah ada mati gancet?
"Fenomena gancet sebetulnya kejadiannya sangat jarang. Sangat jarang, angka persisnya saya sendiri belum menemukan secara ilmiah," kata spesialis obstetri ginekologi dan praktisi medis vaginismus, dr Robbi Asri Wicaksono SpOG dilansir dari detikcom, Senin (13/9/2021).
Ia menjelaskan, kemungkinan penyebab gancet paling umum adalah vaginismus atau penyakit kekakuan otot dinding vagina yang tak bisa dikenali sehingga menyebabkan gagal penetrasi. Namun ditegaskan meski kasusnya benar-benar ada, gancet sebenarnya amat jarang terjadi. Bahkan pada kebanyakan kasus vaginismus, penetrasi sama sekali tak bisa dilakukan.
Bisakah gancet menyebabkan kematian?
dr Robbi menyayangkan, sebagian besar masyarakat cenderung mengejek pasangan gancet. Padahal, pasangan gancet memerlukan pertolongan cepat. Jika tidak, ada kemungkinan kematian akibat kehabisan nafas saat tubuh saling bertumpuk.
"Bila anda menemukan kasus seperti itu segera bawa mereka ke UGD rumah sakit dengan fasilitas kamar operasi. Kamar operasi ini bukan untuk pasien dilakukan operasi, sama sekali bukan. Tapi dua pasien itu harus dilakukan pembiusan total," bebernya.
"Bahkan di berita tahun 70-an, dua orang (gancet) ini sampai meninggal dunia. Karena apa? Secara medis dua orang bertumpuk seperti itu akan terjadi gangguan pada rongga dada, pada pernapasan. Pada akhirnya orang-orang ini meninggal karena tidak bisa bernapas satu sama lain," pungkas dr Robbi.
Terakhir ia menegaskan, masyarakat perlu paham bahwa fenomena gancet sama sekali tak ada hubungan dengan azab perzinaan. Ia berharap dengan begitu, masyarakat semakin paham tindakan mana yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan pasangan gancet.
Berita Lainnya +INDEKS
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .
AHM Best Student 2026 Regional Riau Sukses Digelar
PEKANBARU - Ajang Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2026 tingkat Regional Riau sukses digela.
346 Guru PJOK Lulus NPET 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Sekolah
Tantangan gaya hidup anak dan remaja Indonesia semakin kompleks. Pola makan yang belum seimbang, .
Capella Honda Riau Bawa Pulang Tiga Gelar Nasional AHSRIC 2026
PEKANBARU - Komitmen PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau dalam membangun budaya keselamatan b.
Capella Honda Aceh Ikut Angkat Prestasi Nasional
PEKANBARU - Prestasi Capella Honda di panggung nasional tak hanya datang dari Riau. Regional Aceh.
Sambut HUT RI, Capella Honda Riau Gelar Lomba Hias Gapura Berhadiah Puluhan Juta
PEKANBARU - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Capella Honda Riau menggel.








