• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Prodia Ajak Waspada Diabetes, Ada Diskon Chek Up 20 Persen

Redaksi

Selasa, 09 November 2021 12:46:56 WIB
Cetak
Prodia Ajak Waspada Diabetes, Ada Diskon Chek Up 20 Persen
Flyer Prodia

PEKANBARU - Seorang dengan diabetes melitus harus disiplin menjaga dan memantau kadar gula darahnya. Tanpa, pengobatan dan penyesuaian gaya hidup, diabetes melitus dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit serius lainnya, seperti stroke, serangan jantung, hingga penyakit mata. Hal ini dikatakan Branch Manager Prodia pekanbaru Indra Mulya, Selasa (9/11).

"Pengidap diabetes rentan mengalami serangan jantung, tetapi risikonya semakin tinggi pada orang yang mengidap penyakit diabetes tipe 2. Penyakit kardiovaskular disebut sebagai penyakit yang menempati urutan pertama penyebab kematian pada pengidap diabetes. Hubungan serangan jantung dan penyakit diabetes berawal dari tinggi kadar gula darah pengidapnya," kata Indra.

Baca Juga :
  • Makanan Penurun Darah Tinggi Bisa Dicoba
  • Kombinasi Jus Jaga Kondisi Tubuh
  • Obat yang Disarankan Pengidap Covid-19 di Rumah dan RS

Oleh karena itu sejalan dalam rangka memperingati hari diabetes sedunia, Prodia memberikan keringanan biaya 20% selama November 2021 untuk pemeriksaan:

Panel Pemantauan Prediabetes
Panel untuk memantau kondisi pasien prediabetes agar tidak menjadi diabetes.

Panel Pengelolaan Diabetes Melitus
Panel untuk memantau kondisi pasien diabetes terhadap risiko komplikasi ginjal, serta memantau dislipidemia yang umumnya menyertai diabetes tipe 2.

EYE genomics atau pemeriksaan genomik untuk mendiagnosis risiko terhadap 10 jenis penyakit terkait gangguan penglihatan, salah satunya komplikasi penglihatan karena diabetes berdasarkan profil genetik, seperti katarak, high myopia, Diabetic retinopathy dan lain-lain.

DIArisk atau pemeriksaan genomik untuk mendiagnosis risiko terhadap 8 jenis penyakit terkait diabetes berdasarkan profil genetik, seperti Diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, Gestasional diabetes, Diabetes neuropati, Diabetes nefropati, Obesitas, Gangguan metabolisme lipid dan Penyakit ginjal kronis.

Prodia juga memberikan penawaran spesial untuk pemesanan online melalui Prodia Mobile selama periode promo berlangsung.

Selain itu dapatkan juga free pemeriksaan Panel Pemantauan Prediabetes setiap melakukan pemeriksaan DIArisk dan Vitamin D 25-OH Total setiap melakukan pemeriksaan DIArisk add on dan EYEgenomics add on.

Ia menjelaskan, kadar gula yang tinggi dan dibiarkan tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung menyerang. Pasalnya, glukosa berlebih yang mengalir dalam darah bisa merusak pembuluh darah dan pada akhirnya memicu serangan jantung. Kerusakan yang disebabkan antara lain terjadinya penumpukan lemak akibat kolesterol atau plak disebut dengan aterosklerosis.

Selain kadar gula darah, serangan jantung pada pengidap diabetes juga bisa disebabkan oleh neuropati diabetik, yaitu kondisi yang bisa memicu kerusakan pada saraf yang mengatur kerja jantung, termasuk otot pada dada dan punggung yang biasanya menyertai serangan jantung.

Gula darah tinggi yang tidak terkontrol pada penderita diabetes juga dapat menyebabkan berbagai penyakit mata. Jika tidak diobati sejak dini, kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan gangguan penglihatan. Beberapa di antaranya bahkan dapat menyebabkan kerusakan mata permanen.

"Dalam jangka pendek, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan bentuk lensa mata. Hal ini dapat membuat penglihatan menjadi kabur. Namun, jika tidak diobati dalam jangka waktu lama, gula darah akan merusak pembuluh darah dan saraf di retina hingga menyebabkan kebutaan," jelasnya.

"Dapatkan juga free pemeriksaan Panel Pemantauan Prediabetes setiap melakukan pemeriksaan DIArisk dan Vitamin D 25-OH Total setiap melakukan pemeriksaan DIArisk add on dan EYEgenomics add on," tambahnya.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi kontak Prodia 1500830 atau kunjungi www.prodia.co.id.


Sumber : rls /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Tingkatkan Silaturahmi, Capella Honda Buka Puasa Bersama Konsumen

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:32:22 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar buka puasa bersama konsumen setia, .

Lifestyle

Potret Raihan dan Farah Sewaktu KKN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:15:01 WIB

PEKANBARU - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini tak lepas dari setiap.

Lifestyle

Berlebihan Tidur Saat Puasa Bikin Buncit, Ini 4 Cara Atur Polanya

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:35:54 WIB

Banyak orang yang mengisi waktu puasa dengan tidur. Kerap kali, itu dilakukan untuk menghindari r.

Lifestyle

CDN Beri Tips Berkendara saat Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:16:48 WIB

PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, gencar sosialisasi keselamatan berkendara. K.

Lifestyle

Rigina dan Nagita Asal Pekanbaru Harumkan Indonesia Ajang Musik Internasional di Singapura

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:41:26 WIB

PEKANBARU - Pertengahan Februari 2026, nama Indonesia, khususnya Provinsi Riau kembali menggema d.

Lifestyle

Menguatnya Swasensor Melahirkan “Tabu Baru” dalam Kerja Pers

Ahad, 15 Februari 2026 - 13:14:11 WIB

Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mencatat tren menguatnya praktik swasensor dikalangan jurn.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Waste Stasion Sudah Beroperasi di Pekanbaru, Warga Bisa Tukar Sampah Jadi Rupiah
22 Maret 2026
Harga Minyak Goreng dan Bawang di Pekanbaru Stabil
21 Maret 2026
Pawai Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di Pekanbaru Meriah
21 Maret 2026
Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat, Ada Hadiah Umroh
20 Maret 2026
CDN Riau Sukses Gelar Honda AT Family Day di Pekanbaru
20 Maret 2026
Daftar Kendaraan yang Dilarang Masuk Tol Pekanbaru - Dumai selama Arus Mudik 2026
20 Maret 2026
Disnaker Pekanbaru Sudah Terima Belasan Aduan THR
17 Maret 2026
Kabar Gembira Petani Riau: Harga TBS Umur 9 Tahun Capai Nilai Tinggi Rp3.842
17 Maret 2026
Pemerintah Pekanbaru Ingatkan Pengelola Ritel Modern Jangan Jual Sembako Diatas HET
16 Maret 2026
Tumbuh Positif, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Pemkab Siak Tetap Bayarkan TPP dan THR ASN, Nominal Disesuaikan
  • 2 Walikota Agung: Target Utama Pemasangan Wifi Gratis Seluruh Halte di Pekanbaru
  • 3 Ini Rincian Lengkap Besaran Zakat Fitrah di Pekanbaru Berdasarkan Jenis Beras
  • 4 Awasi Aktivitas Restoran saat Ramadan, Satpol PP Datangi Mal SKA dan Living Word
  • 5 Ramadan dan Idulfitri Tahun Ini, Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun
  • 6 Pemko Pekanbaru Tak Kunjung Bayar Gaji Tenaga Alih Daya, Netizen: Sahur Pakai Indomie
  • 7 Disdik Klaim Pekanbaru Satu-satunya Daerah di Riau Berani Gaji PPPK PW Diatas UMR

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved