• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Bahan Makanan Ini Paling Buruk untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Redaksi

Rabu, 19 Januari 2022 07:33:27 WIB
Cetak
Bahan Makanan Ini Paling Buruk untuk Sistem Kekebalan Tubuh
Ilustrasi Diabetes.(int)

PEKANBARU - Gula rupanya menjadi salah satu bahan makanan terburuk untuk sistem kekebalan tubuh manusia, terutama selama masa pandemi Covid-19. Bahkan diketahui sebagian besar pasien Covid-19 yang menggunakan ventilator memiliki serangkaian penyakit bawaan, seperti penyakit gula atau diabetes, yang membuatnya lebih sulit untuk melawan virus pernapasan.

Dr Heather Moday, dokter ahli alergi dan imunologi asal Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa penelitian menunjukkan virus SARS-CoV-2 dapat memperburuk kontrol gula darah dalam jangka pendek.

Baca Juga :
  • Makanan Penurun Darah Tinggi Bisa Dicoba
  • Kombinasi Jus Jaga Kondisi Tubuh
  • Obat yang Disarankan Pengidap Covid-19 di Rumah dan RS

Hal ini berpotensi membuat penderita diabetes mencapai level gula darah yang sangat berbahaya. Ini terjadi saat gula mengikat diri ke reseptor yang ditemukan pada sel beta pankreas, yang memproduksi insulin.

"Sebagai ahli alergi dan imunologi, saya sering memberi tahu pasien saya bahwa menderita diabetes berarti Anda berada dalam kondisi peradangan kronis tingkat rendah, yang membebani sistem kekebalan tubuh bawaan dan membuatnya lebih lambat untuk menyerang patogen ketika mereka memasuki tubuh," kata Moday, dikutip dari CNBC International.

"Ketika bicara tentang sistem kekebalan tubuh kita, apa yang kita makan sangat penting. Dan tidak ada bahan yang lebih merugikan kesehatan dan sistem imun tubuh Anda selain gula, terutama di masa Covid," jelasnya.

Moday menjelaskan, masyarakat harus mengurangi mengkonsumsi gula dalam jumlah besar, apalagi jika pasien sudah didiagnosis menderita pradiabetes atau diabetes.

"Mengkonsumsi gula berlebihan artinya memulai lingkaran setan resistensi insulin dan obesitas yang mendorong sitokin inflamasi, merusak pembuluh darah, dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk memperbaiki area tersebut," paparnya.

Kondisi ini dapat menjadi gangguan besar bagi sistem kekebalan tubuh karena membuka jalan bagi bakteri dan virus berbahaya untuk menyelinap melalui pertahanan tubuh manusia.

Bahan gula sendiri ada pada banyak produk makanan, tidak hanya makanan manis seperti donat, permen, kue, atau kue kering. Makanan karbohidrat sederhana seperti roti, pasta, nasi, sereal, atau bahkan buah-buahan dan jus tertentu juga secara diam-diam dapat menaikkan gula darah.

"Orang sering lupa, atau tidak menyadari, bahwa gula ada dalam saus tomat, saus salad, dan latte, serta dalam jus, yogurt, sereal, dan batangan protein," imbuhnya.

Lalu bagaimana cara melindungi kesehatan gula darah? Berikut empat langkah menurut Moday.

1. Kurangi konsumsi gula
Mengurangi makanan seperti permen, soda, kue, dan latte rasa musiman. Makanan dan minuman ini tidak memberikan nilai gizi apa pun, dan malah mengandung banyak gula. Sebagai gantinya, orang bisa mengkonsumsi coklat hitam, beri, atau camilan rendah gula lainnya.

"Saya tidak mengatakan Anda harus membuang semua makanan manis selamanya. Makanan penutup sesekali baik-baik saja! Tetapi pada awalnya, penting untuk mencapai tempat di mana gula darah Anda stabil dan sehat," katanya.

2. Baca label makanan
Mulailah membiasakan untuk memeriksa jumlah gula tambahan di setiap item makanan di dapur, bahkan bahan makanan yang diiklankan sebagai "rendah gula" atau "sehat", sehingga orang-orang bisa mawas diri dengan apa yang dikonsumsinya.

3. Makan lebih banyak serat
Jika gula adalah racun, maka serat adalah penawarnya. Serat tidak hanya membuat pencernaan teratur, tetapi juga membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah tubuh, yang melindungi diri dari lonjakan gula. Beberapa makanan berserat tinggi seperti kacang hitam dan lentil, gandum potong baja, alpukat, soba, pir, raspberry, barley, dan biji rami.

"Kurangnya serat adalah alasan lain mengapa soda, jus buah, dan minuman kopi bergula sangat merugikan kesehatan Anda. Mereka mengandung satu ton gula dan tidak ada serat pelindung gula darah yang dimiliki makanan nabati segar," katanya.

4. Pilih nutrisi daripada kalori
Alih-alih mengkhawatirkan pengurangan kalori, fokuslah untuk menambahkan lebih banyak makanan padat nutrisi ke dalam diet, dengan banyak protein dan lemak sehat.

"Anda tidak perlu melakukan diet rendah karbohidrat, cukup pilih karbohidrat yang "tepat". Faktanya, makan karbohidrat dalam bentuk sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan utuh, dan kacang-kacangan dan biji-bijian, semua makanan kaya mineral dan vitamin, adalah cara yang bagus untuk mencegah rasa lapar itu," tutupnya.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk

Senin, 21 September 2026 - 10:57:37 WIB

PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .

Lifestyle

AHM Best Student 2026 Regional Riau Sukses Digelar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:39:00 WIB

PEKANBARU - Ajang Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2026 tingkat Regional Riau sukses digela.

Lifestyle

346 Guru PJOK Lulus NPET 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:03:52 WIB

Tantangan gaya hidup anak dan remaja Indonesia semakin kompleks. Pola makan yang belum seimbang, .

Lifestyle

Capella Honda Riau Bawa Pulang Tiga Gelar Nasional AHSRIC 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 13:08:39 WIB

PEKANBARU - Komitmen PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau dalam membangun budaya keselamatan b.

Lifestyle

Capella Honda Aceh Ikut Angkat Prestasi Nasional

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 12:53:00 WIB

PEKANBARU - Prestasi Capella Honda di panggung nasional tak hanya datang dari Riau. Regional Aceh.

Lifestyle

Sambut HUT RI, Capella Honda Riau Gelar Lomba Hias Gapura Berhadiah Puluhan Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:39:50 WIB

PEKANBARU - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Capella Honda Riau menggel.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved