Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Ini Jenis yang Dipakai
Jurnalpekan.com - Pemerintah akan menjadikan vaksin booster syarat mudik. Masyarakat yang telah menerima vaksin dosis ketiga diizinkan pulang kampung halaman tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid negatif.
Program vaksin booster di Indonesia menggunakan metode heterologous, yakni jenis vaksin dosis ketiga berbeda dari vaksin primer atau dua dosis awal.
Adapun jenis vaksin yang digunakan antara lain, untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan vaksin AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml), atau vaksin Pfizer separuh dosis (0,15 ml).
Untuk sasaran dengan dosis primer AstraZeneca maka diberikan vaksin Moderna separuh dosis (0,25 ml), atau vaksin Pfizer separuh dosis (0,15 ml).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, alasan pemilihan metode heterologous. Ia mengatakan, berdasarkan sejumlah penelitian, metode heterologous dapat menghasilkan jenis antibodi yang lebih kaya dibandingkan dengan skema homologous, atau vaksin primer sama dengan booster.
Vaksinasi booster diselenggarakan oleh Pemerintah dengan sasaran masyarakat usia 18 tahun ke atas dengan prioritas kelompok Lansia dan penderita imunokompromais.
Untuk menerima vaksin booster, seseorang harus sudah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Tingkatkan Silaturahmi, Capella Honda Buka Puasa Bersama Konsumen
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar buka puasa bersama konsumen setia, .
Potret Raihan dan Farah Sewaktu KKN
PEKANBARU - Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih peribahasa ini tak lepas dari setiap.
Berlebihan Tidur Saat Puasa Bikin Buncit, Ini 4 Cara Atur Polanya
Banyak orang yang mengisi waktu puasa dengan tidur. Kerap kali, itu dilakukan untuk menghindari r.
CDN Beri Tips Berkendara saat Ramadan
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, gencar sosialisasi keselamatan berkendara. K.
Rigina dan Nagita Asal Pekanbaru Harumkan Indonesia Ajang Musik Internasional di Singapura
PEKANBARU - Pertengahan Februari 2026, nama Indonesia, khususnya Provinsi Riau kembali menggema d.
Menguatnya Swasensor Melahirkan “Tabu Baru” dalam Kerja Pers
Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mencatat tren menguatnya praktik swasensor dikalangan jurn.








