• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Siap-siap, Makin Banyak Profesi dan Kompetensi Baru Jadi Tren Masa Depan

Redaksi

Selasa, 12 April 2022 07:58:32 WIB
Cetak
Siap-siap, Makin Banyak Profesi dan Kompetensi Baru Jadi Tren Masa Depan
Group COO Venteny Indonesia, Damar Raditya

Jurnalpekan.com - Ekonomi digital di Indonesia terus berkembang, setidaknya tercatat 1,2 juta pekerja yang menopang industri ini di 2021. Perusahaan teknologi pencipta inovasi employee super-app, Venteny  (PT Venteny Fortuna International) meyakini permintaan pasar tenaga kerja di bidang ini akan semakin meningkat, dibarengi dengan kompetensi baru yang dianggap relevan dengan kebutuhan industri.

Menurut Group Chief Operating Officer Venteny Damar Raditya, karyawan perlu memperbarui kompetensi non-teknis atau soft skill yang bersinergi dengan budaya kerja dan perkembangan teknologi modern. Sebab, latar belakang pendidikan tidak lagi menjadi satu-satunya kriteria penilaian utama di mata perusahaan. Venteny membagikan setidaknya tiga kompetensi penting di masa depan, yaitu ketahanan diri dan kemampuan mengelola stress (resilience and stress tolerance), memecahkan masalah kompleks (complex problem solving), dan dan pembelajaran aktif (active learning).

Baca Juga :
  • Realisasi PEN Capai 61 Persen
  • Ini Delapan Aplikasi Investasi Aman dan Terdaftar OJK
  • Berikut Daftar Lengkap Harga Sawit di Riau

Resilience and Stress Tolerance

Kemampuan mengelola stres dan bangkit dari situasi sulit adalah kedua kemampuan yang berkaitan serta memiliki dampak cukup signifikan dalam menjawab tantangan kerja di sektor digital. Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas terhadap stres yang berbeda. Hal tersebut, harus menjadi pertimbangan bagi employer ketika memberikan tanggung jawab kepada calon karyawannya agar mereka tidak terbebani secara mental ketika bekerja. Selain berdampak terhadap kesehatan, hal tersebut juga akan mempengaruhi tingkat produktivitas yang dapat dihasilkan oleh karyawan.

Complex problem solving

Kemampuan pemecahan masalah kompleks adalah serangkaian proses yang melibatkan unsur kognitif, emosional, dan motivasi seseorang. Layanan atau jasa di sektor digital membutuhkan keterampilan dan strategi yang tinggi, berbeda dari permasalahan yang berasal dari rutinitas atau sistem yang sudah teratur. Apalagi terkait dengan dunia digital yang setiap permasalahannya sangat kompleks, dan melibatkan kepentingan banyak orang.

Active Learning

Kemampuan belajar dengan aktif akan menentukan kapasitas individu dalam mengolah sumber daya pada dirinya untuk memahami konsep, mengajukan pertanyaan penting, berdiskusi, dan pada akhirnya mengaplikasikan ilmu tersebut di lingkungannya. Perusahaan yang berencana melakukan transformasi di organisasinya, penting untuk memiliki SDM dengan kapasitas ini, agar perubahan yang ditargetkan dapat tercapai dengan optimal. Salah satu cara mengasah kemampuan active learning adalah dengan membiasakan diri kita terekspos dengan data dan metode belajar berbasis teknologi.

Sayangnya, banyak perusahaan yang belum mampu memanfaatkan potensi ini dengan baik, berbagai faktor seperti ketidakmampuan memberikan pelatihan terhadap karyawannya, sulit mendapatkan akses teknologi yang memadai, dan SDM yang terbatas masih menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh banyak perusahaan.

“Perusahaan yang mau berinvestasi pada karyawan, tidak hanya pada core skill individu saja, namun juga pembentukan mindset dan mentalitas merupakan sebuah langkah progresif dalam mengupayakan employee happiness. Kami yakin dengan pelatihan profesional yang mudah diakses, terintegrasi, dan berkualitas mampu menjawab tantangan profesi baru di era ekonomi digital.” ujar Damar.

Saat ini Venteny sedang mengembangkan Learning Management System (LMS) untuk fitur V-Academy, sebagai upaya untuk memperkuat layanan agar semakin pragmatis bagi pengguna. LMS akan dilengkapi oleh silabus materi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan karir setiap karyawan, di mana, karyawan tidak hanya mampu memahami indikator dan output dari setiap materi pelatihan yang berkualitas, tetapi juga memperoleh sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Venteny. Sertifikat ini tentunya bermanfaat sebagai kredensial di pasar tenaga kerja.

Konsep employee super-app Venteny yang mengintegrasikan layanan finansial, edukasi, lifestyle, hingga proteksi menuai respon positif dari masyarakat Indonesia. Sepanjang November 2021 hingga Maret 2022, pertumbuhan user download aplikasi Venteny mencapai 500% dengan kurang lebih 80% transaksi dihasilkan. Venteny juga memperkuat ekosistem layanan dengan menggandeng sejumlah strategic partner dari kalangan fintech, lembaga pelatihan, dan asuransi, serta tak ketinggalan local merchant. Dalam waktu dekat, Venteny akan mengumumkan kerjasama tersebut kepada publik.***


Sumber : rls /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:24:39 WIB

PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.

Lifestyle

Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 08:39:18 WIB

BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.

Lifestyle

5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Ahad, 25 Januari 2026 - 09:21:00 WIB

Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.

Lifestyle

7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

Senin, 19 Januari 2026 - 07:13:00 WIB

Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.

Lifestyle

5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:39:43 WIB

Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.

Lifestyle

7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27:58 WIB

Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Besok, Pemerintah Riau Jual Sembako Murah di Kampar
04 Februari 2026
321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved