• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Ini yang Akan Terjadi Jika Semua Virus di Dunia Menghilang

Redaksi

Kamis, 05 Mei 2022 07:14:59 WIB
Cetak
Ini yang Akan Terjadi Jika Semua Virus di Dunia Menghilang
Ilustrasi kota besar.(int)

Virus yang menyebar di antara kehidupan masyarakat merupakan malapetaka dan selalu meninggalkan penderitaan. Pasalnya, kebanyakan virus ganas telah menyebabkan jutaan umat manusia meninggal dunia.

Mulai dari epidemi influenza 1918 misalnya. Terbaru, pandemi Covid-19 yang merupakan salah satu dari serangkaian serangan virus mematikan yang berkelanjutan.

Baca Juga :
  • Berikut yang Bisa Dilakukan untuk Hilangkan Stres
  • Enam Makanan Sehat Redam Stres
  • Efek Samping Konsumsi Suplemen

Lantas bagaimana jika kita diberi pilihan untuk memilih semua virus yang ada di muka bumi ini hilang begitu saja.

Ahli epidemiologi di University of Wisconsin-Madison, Tony Goldberg menilai kemungkinan banyak orang akan mengambil kesempatan tersebut. Namun demikian, tanpa adanya virus di muka bumi ini rupanya juga akan berdampak bagi kelangsungan hidup manusia.

"Jika semua virus tiba-tiba menghilang, dunia akan menjadi tempat yang indah selama sekitar satu setengah hari, dan kemudian kita semua akan mati, itulah intinya," kata Tony dilansir dari cnbcindonesia.com, Kamis (5/5/2022).

Sebagian besar virus tidak bersifat patogen bagi manusia, dan banyak yang memainkan peran integral dalam menopang ekosistem kehidupan. Terdapat juga virus yang menjaga kesehatan organisme individu, mulai dari jamur dan tumbuhan, serangga hingga manusia.

"Kita hidup dalam keseimbangan sempurna, dan virus adalah bagian dari hal itu. Kita akan selesai tanpa virus," kata Susana Lopez Charretón, seorang ahli virus di National Autonomous University of Mexico.

Kebanyakan orang tidak menyadari peran yang dimainkan virus dalam menopang sebagian besar kehidupan di Bumi. Pasalnya, semua orang cenderung hanya fokus pada sesuatu yang menyebabkan masalah bagi umat manusia.

Hampir semua ahli virologi hanya fokus untuk mempelajari patogen, setidaknya hanya baru-baru ini saja beberapa peneliti pemberani mulai menyelidiki virus yang membuat manusia dan planet ini tetap hidup, dibandingkan membunuh manusia.

Sementara, Goldberg menilai bahwa fag atau virus yang menginfeksi bakteri sangat penting. Mengingat fag yang diambil dari bahasa Yunani phagein, yang berarti "melahap" mampu memakan banyak bakteri.

"Mereka adalah predator utama dunia bakteri. Kami akan berada dalam masalah besar tanpa mereka," kata Goldberg.

Menurutnya Fag merupakan pengatur utama populasi bakteri di lautan, dan kemungkinan besar di setiap ekosistem lain di planet ini juga. Jika virus tiba-tiba hilang begitu saja, beberapa populasi bakteri kemungkinan akan meledak.

Sehingga hal ini akan menjadi masalah bagi umat manusia terutama di lautan, di mana lebih 90% dari semua materi hidup, menurut beratnya, adalah mikroba. Sedangkan, mikroba tersebut menghasilkan sekitar setengah oksigen di planet ini.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk

Senin, 21 September 2026 - 10:57:37 WIB

PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .

Lifestyle

AHM Best Student 2026 Regional Riau Sukses Digelar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:39:00 WIB

PEKANBARU - Ajang Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2026 tingkat Regional Riau sukses digela.

Lifestyle

346 Guru PJOK Lulus NPET 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:03:52 WIB

Tantangan gaya hidup anak dan remaja Indonesia semakin kompleks. Pola makan yang belum seimbang, .

Lifestyle

Capella Honda Riau Bawa Pulang Tiga Gelar Nasional AHSRIC 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 13:08:39 WIB

PEKANBARU - Komitmen PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau dalam membangun budaya keselamatan b.

Lifestyle

Capella Honda Aceh Ikut Angkat Prestasi Nasional

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 12:53:00 WIB

PEKANBARU - Prestasi Capella Honda di panggung nasional tak hanya datang dari Riau. Regional Aceh.

Lifestyle

Sambut HUT RI, Capella Honda Riau Gelar Lomba Hias Gapura Berhadiah Puluhan Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:39:50 WIB

PEKANBARU - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Capella Honda Riau menggel.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Baik
26 September 2026
Tunggakan Hambat Pindah Sekolah, Pemko Pekanbaru Turun Tangan
26 September 2026
Museum BI, Jejak Panjang Sejarah Perdagangan dan Perbankan di Batavia
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Cek SDN 62 dan SDN 84, Revitalisasi Butuh Rp1,2 Miliar
25 September 2026
Gestur Julur Lidah Terekam saat Massa Hari Tani Sampaikan Aspirasi di Bengkulu
25 September 2026
Walikota Pekanbaru Dorong Akses Kesehatan Naik Kelas
25 September 2026
Dari Hadiah hingga Akun Diblokir, Begini Cara Penipu Jebak Korban
25 September 2026
Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan
25 September 2026
Jalan RW 04 Cinta Raja Diaspal, Pemko Pekanbaru Bidik Penguatan UMKM
25 September 2026
Sosialisasi LKPM Dorong Investasi dan Kemudahan Berusaha di Pekanbaru
25 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 2 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 3 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 4 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 5 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 6 32 Wartawan Adu Biliar di Pekanbaru, Rebut Total Hadiah Rp20 Juta
  • 7 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved