• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Bukan Cuma Kopi Susu, 4 Makanan Ini 'Haram' Diberikan pada Bayi

Redaksi

Kamis, 26 Januari 2023 08:03:41 WIB
Cetak
Bukan Cuma Kopi Susu, 4 Makanan Ini 'Haram' Diberikan pada Bayi
Ilustrasi (int)

Baru-baru ini, viral curhatan seorang ibu yang bayinya meninggal dunia setelah diberi jamu racikan daun kecipir.

Belum selesai masalah bayi diberi jamu, video bayi lainnya malah muncul. Dalam video yang viral itu, seorang bayi diberikan asupan minuman kopi susu sachet. Setelahnya, bayi itu mengalami diare hingga buang air besar sebanyak sembilan kali.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Hermina, Jatinegara, Angga Wirahmadi mengatakan bahwa seyogianya bayi berusia kurang dari enam bulan tak diberikan makanan apa pun yang bertekstur padat dan mengandung bahan stimulan seperti kopi.

Air susu ibu (ASI) dan susu formula adalah dua makanan atau minuman yang boleh diberikan pada bayi usia kurang enam bulan.

"Cukup ASI dan sufor. Tidak boleh makanan lain, apalagi yang teksturnya padat," kata Angga dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (26/1/2023).

Menurut Angga, semua makanan padat atau semi padat berbahaya untuk bayi usia kurang enam bulan. Sebab, makanan tersebut bisa menyebabkan sumbatan pada usus atau dikenal dengan istilah invaginasi.

"Dan harus diperhatikan juga kandungan makanan tersebut. Karena ada beberapa makanan yang zat-zatnya tidak baik untuk organ dalam bayi," katanya.

Namun demikian, bukan berarti bayi sepenuhnya tak boleh mendapatkan asupan makanan saat usianya masih kurang dari enam bulan. Boleh-boleh saja, lanjut Angga, asalkan pemberiannya tidak sembarangan dan harus dikonsultasikan dengan dokter.

"Pada kondisi tertentu sebenarnya bisa diberi makan, tapi harus konsultasi makanannya apa, bagaimana memberi makannya. Jangan membuat keputusan sendiri," kata dia.

Selain jamu dan kopi susu, ada beberapa asupan lain yang pantang diberikan pada bayi, utamanya di usia kurang dari enam bulan. Berikut di antaranya.

1. Pisang

Meski tampak lembek, pisang justru termasuk buah bertekstur padat yang pantang diberikan pada bayi. Kata Angga, buah jadi satu dari sekian banyak makanan yang kerap disalah artikan oleh orang tua.

Pisang baru boleh diberikan saat bayi setidaknya berusia di atas delapan bulan.

2. Madu

Madu mungkin dianggap sebagai salah satu makanan atau pemanis alami yang kaya nutrisi. Tapi, madu ternyata tidak boleh diberikan pada bayi, utamanya saat usia belum menginjak satu tahun.

Dokter spesialis anak di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, Kurniawan Satria Denta mengatakan bahwa madu mengandung bakteri Clostridium botulinum yang bisa menyebabkan keracunan pada bayi.

3. Makanan setengah matang

Kata Denta, bayi seharusnya diberi makanan yang sudah matang. Memberi makanan setengah matang rentan mengganggu pencernaan bayi.

Makanan yang belum matang sempurna berpotensi mengandung bakteri yang tidak hilang saat proses memasak.

4. Susu hewani

Susu sapi, susu kambing, atau jenis susu selain sufor dan ASI sangat tidak dianjurkan untuk bayi. Susu dari produk hewani mengandung bakteri yang bisa mengganggu pencernaan bayi.

"Cukup ASI saja, tidak usah diberi susu sapi atau kambing. Kalau pemberian susu sembarangan, pencernaan bisa terganggu, bisa kembung, mencret, malah paling parah luka di usus," kata Denta.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:24:39 WIB

PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.

Lifestyle

Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 08:39:18 WIB

BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.

Lifestyle

5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Ahad, 25 Januari 2026 - 09:21:00 WIB

Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.

Lifestyle

7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

Senin, 19 Januari 2026 - 07:13:00 WIB

Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.

Lifestyle

5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:39:43 WIB

Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.

Lifestyle

7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27:58 WIB

Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Besok, Pemerintah Riau Jual Sembako Murah di Kampar
04 Februari 2026
321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved