Ahli Sebut Minum Kopi dan Teh Bisa Tekan Risiko Demensia & Stroke
Kopi dan teh adalah minuman favorit bagi sebagian besar orang, terutama untuk mengawali hari. Ternyata, kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari bisa menekan risiko demensia atau penurunan daya ingat dan stroke.
Melansir dari CNN International, para ilmuwan dari Tianjin Medical University di Tianjin, China meneliti lebih dari 360 ribu orang selama 10 hingga 14 tahun terkait dampak mengonsumsi teh atau kopi terhadap risiko demensia dan stroke.
Adapun, data para subjek penelitian diperoleh dari database informasi kesehatan anonim dari sekitar setengah juta sukarelawan di Inggris, UK Biobank, yang dikumpulkan sepanjang 2006 hingga 2020.
Melalui data-data tersebut, studi ini mengamati kesehatan para subjek penelitian yang berusia antara 50 dan 74 tahun. Para subjek tersebut juga telah mengakui bahwa mereka mengonsumsi kopi dan teh.
Selama masa studi yang dipublikasikan di PLOS Medicine ini, sebanyak 5.079 peserta terkena demensia dan 10.053 mengalami stroke.
Hasilnya, orang yang mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi, tiga hingga lima cangkir teh, atau kombinasi empat hingga enam cangkir kopi atau teh sehari memiliki risiko rendah stroke dan demensia.
"Temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi kopi dan teh dalam jumlah sedang secara terpisah atau dalam kombinasi dikaitkan dengan risiko stroke dan demensia yang lebih rendah," kata peneliti studi, dikutip Kamis (9/11/2023).
Secara rinci, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi dan dua hingga tiga cangkir teh dengan total empat hingga enam cangkir memiliki risiko demensia 28 persen lebih rendah dan stroke 32 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tidak minum keduanya.
"Dalam penelitian ini, orang-orang yang dilaporkan minum kopi atau teh dalam jumlah sedang, lebih kecil kemungkinannya terkena stroke atau demensia dalam 10 tahun," ujar para peneliti.
Sementara itu, studi lain pada 2021 juga menunjukkan bahwa orang yang tidak didiagnosis penyakit jantung ternyata mengonsumsi kopi secara teratur, yakni 0,5 hingga tiga kopi sehari. Bahkan, jumlah tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan kematian dini apapun.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








