• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Cari Kerja Susah, Banyak Anak Muda Lirik Lowongan di Jepang

Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 | 08:37:51 WIB
Cetak
Cari Kerja Susah, Banyak Anak Muda Lirik Lowongan di Jepang
Ilustrasi.(int)

Sulitnya mendapat pekerjaan di dalam negeri mendorong sebagian anak muda Indonesia mulai melirik peluang kerja di luar negeri. Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang kini banyak diminati, terlebih setelah pemerintah membuka skema penempatan resmi melalui jalur Government-to-Government (G to G).

Berdasarkan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), penempatan tenaga kerja melalui skema G to G pada Juni 2025 mengalami peningkatan sebesar 14% dibanding bulan sebelumnya. Jepang bersama Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Turki tercatat sebagai lima besar negara tujuan utama penempatan pekerja migran Indonesia saat ini.

Peningkatan juga terjadi pada kategori jabatan tertentu. Lima jenis pekerjaan yang paling umum di bulan Juni 2025 adalah house maid, caregiver, worker, domestic worker, dan plantation worker. Adapun provinsi asal terbanyak pekerja migran berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Di sisi lain, kondisi lapangan kerja di dalam negeri masih belum sepenuhnya membaik. Jakarta Job Fair 2025 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) Jakarta Selatan pada 16-17 Juli 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro dan GOR Pasar Minggu dihadiri oleh puluhan perusahaan, namun pengunjung terlihat tidak seramai job fair sebelumnya.

Sebagian besar lowongan yang tersedia mencakup posisi admin, customer service, marketing, dan sales project. Namun banyak pelamar yang hanya diarahkan untuk mengisi formulir lewat barcode, tanpa interaksi langsung dengan perekrut.

Beberapa pencari kerja yang ditemui CNBC Indonesia mengaku sudah berulang kali melamar, namun belum mendapatkan hasil. Oktaviani Putri Ramadhani (18 tahun), lulusan SMA jurusan akuntansi, mengaku pernah gagal di tahap psikotes dan kini mencoba lagi dengan melamar ke hampir semua posisi admin.

Sementara itu, Eka Cipta (27 tahun) menyebut situasi tahun ini lebih sulit dibanding saat pandemi. "Sekarang banyak yang ghosting. Interview udah, dokumen udah, tapi enggak ada kabar," katanya. Ia berharap perusahaan bisa lebih membuka peluang bagi pelamar dengan pengalaman terbatas tapi punya semangat belajar.

Data BP2MI juga mencatat, penempatan pekerja migran perempuan tetap mendominasi pada Juni 2025, yaitu sebesar 69,07% dari total penempatan. Jumlahnya naik 572 orang (4%) dibanding bulan sebelumnya. Sebaliknya, penempatan pekerja laki-laki justru turun sebesar 654 orang (9%).

Total penempatan pada Juni 2025 tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,37% dibanding Mei 2025. Penurunan terjadi pada kategori pekerja berbadan hukum, sementara penempatan pekerja perseorangan dan pelaut justru meningkat.

Adapun pengaduan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama Juni 2025 mencapai 172 kasus, naik 93,26% dibandingkan Juni 2024. Namun dibandingkan bulan Mei 2025, jumlah pengaduan justru menurun cukup drastis dari 228 kasus menjadi 172. Pengaduan terbanyak berasal dari PMI laki-laki dan kategori tertinggi adalah permintaan pemulangan serta kasus gagal berangkat.

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka Lebar

Ketua Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia (IKAPEKSI) Pranyoto Widodo menyebut Jepang saat ini membuka 150.000 lowongan kerja untuk tenaga asing, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang paling berpeluang mengisi kebutuhan tersebut.

"Lowongan pekerjaan di Jepang sekarang terbuka sangat lebar. Peluang paling besar justru dari Indonesia karena pekerja kita dikenal rajin dan cepat belajar," ujarnya dalam acara di Gedung Vokasi Kemnaker, April lalu.

Pekerja yang lolos seleksi akan mengikuti program magang dengan gaji mulai dari Rp 12 juta per bulan, tergantung prefektur tempat bekerja. Selain itu, mereka perlu memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang JLPT N4 untuk bisa bekerja di sana.

Pranyoto menambahkan, banyak pekerja magang Indonesia yang setelah 3 tahun kembali bekerja ke Jepang dengan status lebih tinggi dan penghasilan lebih besar. Sebagian lainnya memilih membangun usaha di kampung halaman setelah pulang dari Jepang.

Tingginya jumlah pencari kerja dan terbatasnya lowongan di dalam negeri, peluang kerja ke Jepang dinilai bisa menjadi solusi. Selain memberi penghasilan yang layak, program magang juga membuka potensi peningkatan taraf hidup keluarga.

Salah satu tujuan dari penyaluran tenaga kerja ini, kata Pranyoto, adalah mengurangi angka pengangguran dan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. "Satu anak kerja di Jepang, bisa menghidupi tiga orang di rumahnya. Banyak yang pulang lalu buka usaha atau beli kebun," katanya.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:22:31 WIB

PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.

Lifestyle

L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:31:00 WIB

PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.

Lifestyle

Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:33:53 WIB

PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.

Lifestyle

Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:09:06 WIB

PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.

Lifestyle

Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:10:05 WIB

Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.

Lifestyle

Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk

Senin, 21 September 2026 - 10:57:37 WIB

PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Pemko Pekanbaru Gandeng MDI, 1.000 Mubaligh Jadi Garda Edukasi HIV/AIDS
31 Oktober 2026
Walikota Agung Siapkan Crossing Drainase di Jalan Sudirman, Atasi Luapan Air Depan RS Awal Bros
30 Oktober 2026
Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
30 Oktober 2026
Akses Danau Buatan Rumbai Jadi Perhatian, Pemko Siapkan Pengaspalan Jalan Lingkar
30 Oktober 2026
Walikota Serahkan Ijazah yang Sempat Tertahan, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi
30 Oktober 2026
Bina Muda Pekanbaru Bawa Pulang Dua Gelar Juara Umum dari Medan
30 Oktober 2026
Hampir 20 Ribu Siswa Pekanbaru Terima Seragam Gratis, Ringankan Beban Orangtua
29 Oktober 2026
Pendapatan AI Cloud Tembus US$50 Juta, Indosat Prediksi Dua Kali Lipat Hingga Tutup Tahun
29 Oktober 2026
Walikota Agung Pastikan Kualitas dan Deadline Proyek Simpang Arifin Achmad-Sudirman
29 Oktober 2026
Internet MyRepublic Berulang Kali Putus, Warga Sungaisibam Kecewa
29 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
  • 2 Pasokan Gas Terganggu, Pekanbaru Berpotensi Alami Pemadaman Listrik Bergilir hingga 3 November
  • 3 Forum LSM Riau Bersatu Desak OJK Periksa BRI Pekanbaru, Dugaan Instruksi Penagihan Hari Libur
  • 4 Dishub Pekanbaru Manfaatkan CCTV untuk Tegur Pelanggar Lalu Lintas
  • 5 Terindikasi Abaikan Aturan OJK, BRI Pekanbaru Instruksikan Penagihan Hari Libur
  • 6 OJK Riau: Perlindungan Nasabah Tak Berarti Membebaskan Debitur dari Kewajiban
  • 7 FIFGROUP Edukasi 85 Siswa SMKN 4 Pekanbaru, Bekali Generasi Muda Kelola Keuangan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved