OJK Riau Dorong Inklusi Keuangan Pelajar Lewat Pembuatan Rekening Baru
PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya dikalangan pelajar, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran pentingnya menabung sejak dini serta membentuk fondasi keuangan yang kuat untuk masa depan.
Hal tersebut disampaikan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Riau Elvira Azwan saat Peringatan Hari Indonesia Menabung, yang dirangkaikan dengan pembukaan rekening tabungan pelajar dan peluncuran layanan keuangan digital BRKS Edupay, belum lama ini.
“Kegiatan hari ini merupakan inovasi untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan melalui layanan keuangan yang terintegrasi bagi sekolah. OJK sangat mengapresiasi program ini karena dapat menjangkau seluruh sekolah dan pelajar di Riau secara lebih efektif. Ini merupakan wujud nyata komitmen OJK, Pemerintah Provinsi Riau, dan BRK Syariah dalam mendukung target inklusi keuangan nasional,” kata Elvira.
Elvira juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Riau atas dukungan yang diberikan melalui penerbitan Surat Edaran dan Surat Keputusan terkait Gerakan Riau Menabung, sebagai langkah strategis dalam menanamkan pemahaman pentingnya perencanaan keuangan sejak usia sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Pimpinan PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, serta para kepala sekolah, guru, dan siswa/i SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Riau.
Gubernur Riau Abdul Wahid mengapresiasi atas sinergi antara OJK, BRK Syariah, dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau dalam mendukung pembukaan rekening tabungan pelajar dan pengembangan layanan keuangan terintegrasi di lingkungan pendidikan.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2025, kami telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 2843/EKO-KP/SE/2025 yang menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk aktif mendukung program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)," kata Gubernur.
Ke depan, OJK Provinsi Riau bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), akan terus bersinergi dalam menjalankan program edukasi dan inklusi keuangan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen OJK untuk mewujudkan masyarakat Riau dan Kepulauan Riau yang semakin cerdas secara finansial dan sejahtera.
Berita Lainnya +INDEKS
BI Siapkan Platform Konsumen Aman, Edukasi hingga Sistem Reward
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan edukasi dan perlindungan konsumen melalui penge.
BI Riau Ingatkan Risiko di Balik Percepatan Layanan: Konsumen Harus Tetap Terlindungi
Jakarta - Percepatan layanan dan transaksi di sektor keuangan harus diikuti dengan penguatan perl.
BPR Cempaka Wadah Sejahtera Perluas Jaringan hingga Padang dan Pelalawan
PEKANBARU - Penggabungan sejumlah badan usaha memperluas jaringan pelayanan PT BPR Cempaka Wadah .
Delapan Bulan, Pajak Ekonomi Digital Setor Rp57,23 Triliun ke Kas Negara
Penerimaan pajak dari aktivitas ekonomi digital terus mengalir ke kas negara. Hingga 31 Agustus 2.
BULOG Percepat Penyaluran 18.578 Ton Beras Bantuan di Riau
PEKANBARU - Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat penyaluran Bantuan Pa.
Batas Pinjaman di Tiga Pindar Dihapus, Risiko Gali Lubang Disorot
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut ketentuan yang membatasi masyarakat mengambil pendanaan dar.








