7 Rebusan Ini Bisa Dijadikan Minuman Pereda Batuk Parah
Batuk parah bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tidur menjadi tidak nyenyak. Selain itu, suara batuk terus-menerus juga dapat mengganggu orang di sekitarmu.
Salah satu cara alami untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman pereda batuk, seperti air rebusan herbal.
Ada banyak jenis herbal yang bisa kamu olah sendiri untuk dijadikan minuman pereda batuk. Berbagai tanaman ini sudah dibuktikan efektivitasnya melalui berbagai penelitian.
Berbagai minuman pereda batuk ini tidak hanya membantu menghidrasi tubuh, tetapi juga menenangkan tenggorokan yang iritasi serta meluruhkan dahak.
Beberapa jenis rebusan herbal bahkan memiliki kandungan khusus yang dapat mempercepat proses penyembuhan batuk. Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa herbal yang bisa direbus dan dijadikan minuman pereda batuk parah.
1. Peppermint
Daun peppermint dikenal luas sebagai bahan dalam permen karet, pasta gigi, dan teh. Menurut Healthline, kandungan menthol dalam peppermint dapat membantu mengencerkan lendir dan meluruhkan dahak di tenggorokan.
Kamu bisa membuat rebusan peppermint menggunakan beberapa helai daun saja. Selain aman dikonsumsi, rebusan ini juga tidak memiliki efek samping kecuali kalau kamu alergi terhadap daun ini.
2. Jahe
Jahe sudah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai masalah kesehatan, termasuk batuk. Rebusan jahe dapat membantu mengencerkan lendir dan membersihkan paru-paru dari dahak.
Tips dari Very Well Health, kamu bisa membuatnya dengan merebus potongan jahe segar selama sekitar 15 menit. Perlu diingat, konsumsi jahe berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan bisa berinteraksi dengan obat pengencer darah.
3. Akar manis
Akar manis merupakan bahan herbal yang sering dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Herbal ini memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan virus penyebab batuk.
Meski penelitian pada manusia masih terbatas, studi pada hewan menunjukkan akar manis dapat mengurangi frekuensi batuk hingga 78 persen. Namun, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi herbal ini karena dapat memengaruhi tekanan darah.
4. Teh hijau
Rebusan daun teh hijau kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara umum. Selain menenangkan, teh hijau juga dapat membantu mengurangi batuk jika digunakan sebagai obat kumur.
Namun, karena mengandung kafein, sebaiknya hindari minum teh hijau menjelang tidur agar tidak mengganggu kualitas tidurmu.
5. Thyme
Thyme biasanya digunakan sebagai bumbu dapur, tetapi juga efektif meredakan batuk. Penelitian menunjukkan, ekstrak thyme yang dikombinasikan dengan daun ivy dapat mengurangi keparahan batuk akut pada penderita bronkitis.
Untuk membuat rebusan thyme, seduh dua sendok teh daun thyme yang sudah dihancurkan dalam satu gelas air panas.
6. Elderberry
Buah elderberry sering ditemukan dalam sirup batuk karena sifat antiinflamasi dan kemampuannya mendukung sistem imun tubuh.
Mengonsumsi air rebusan elderberry dapat membantu meredakan batuk sekaligus mempercepat proses penyembuhan dari flu atau pilek yang menyertai batuk.
7. Kunyit
Kunyit merupakan rempah dengan berbagai khasiat terapeutik, termasuk sebagai minuman pereda batuk. Kandungan antivirus dan antibakteri dalam kunyit dapat mengatasi batuk secara alami.
Kamu bisa mencampurkan satu sendok teh bubuk kunyit dan sedikit garam ke dalam segelas susu hangat. Bisa juga campurkan kunyit dengan madu dan air hangat, lalu diminum dua kali sehari untuk hasil optimal.
Memilih minuman pereda batuk dari bahan alami seperti rebusan herbal diatas dapat menjadi alternatif aman dan efektif untuk meredakan batuk parah.
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








