• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah

Rakyat Makin Susah, Penduduk Miskin di Riau Bertambah Jadi 475 Ribu Jiwa

Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:28:33 WIB
Cetak
Rakyat Makin Susah, Penduduk Miskin di Riau Bertambah Jadi 475 Ribu Jiwa

PEKANBARU - Angka kemiskinan di Riau kembali naik pada mester kedua tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau yang dirilis belum lama ini, persentase penduduk miskin pada September 2025 mencapai 6,30 persen.

Angka ini naik dari semester pertama Maret 2025 yang tercatat 6,16 persen atau sekitar 460,96 ribu jiwa. Pada semester kedua, jumlah penduduk miskin di Riau meningkat menjadi 475,57 ribu jiwa.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi di Pekanbaru, Kamis menjelaskan angka tersebut meningkat dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 6,16 persen, meski masih sedikit lebih rendah dibandingkan September 2024. Kenaikan jumlah penduduk miskin dalam enam bulan terakhir terutama dipengaruhi kondisi di wilayah pedesaan.

"Dalam periode Maret hingga September 2025, jumlah penduduk miskin di perkotaan justru menurun 2,49 ribu orang, dari 173,52 ribu orang menjadi 171,03 ribu orang. Sebaliknya, di perdesaan terjadi kenaikan cukup besar, yakni 17,09 ribu orang, dari 287,45 ribu orang menjadi 304,54 ribu orang," katanya.

Perubahan itu turut memengaruhi persentase kemiskinan menurut wilayah. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun dari 5,75 persen menjadi 5,61 persen. Sedangkan di perdesaan naik dari 6,43 persen menjadi 6,76 persen.

Selain jumlah penduduk miskin, BPS juga mencatat kenaikan garis kemiskinan. Pada September 2025, garis kemiskinan di Riau berada pada Rp747.345 per kapita per bulan, naik 4,80 persen dibandingkan Maret 2025 dan meningkat 6,37 persen dibandingkan September 2024.

"Komponen kebutuhan makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan garis kemiskinan, dengan porsi 73,49 persen. Beras menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan, diikuti rokok kretek filter, daging ayam ras, cabai merah, dan telur ayam ras," ulasnya.

Secara rata-rata, rumah tangga miskin di Riau memiliki 5,39 anggota keluarga. Dengan komposisi tersebut, kebutuhan minimum agar tidak tergolong miskin mencapai sekitar Rp4.028.190 per rumah tangga per bulan, meningkat dibandingkan kondisi Maret 2025.

Meski jumlah penduduk miskin bertambah, indikator lain menunjukkan perbaikan. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 0,873 pada Maret 2025 menjadi 0,787 pada September 2025. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menurun dari 0,196 menjadi 0,154, yang menunjukkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin mengecil.

"Dalam konteks regional Sumatra, persentase kemiskinan Riau masih berada di bawah beberapa provinsi lain. Persentase penduduk miskin tertinggi tercatat di Aceh sebesar 12,22 persen dan Bengkulu 11,88 persen, sedangkan yang terendah berada di Kepulauan Riau sebesar 4,26 persen," jelasnya lagi.

Di bidang ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,16 persen, naik 0,46 persen poin dibanding Agustus 2024. Rata-rata upah buruh juga naik tipis dari Rp3,139 juta menjadi Rp3,144 juta.

Sementara itu, penduduk yang bekerja di sektor formal menurun menjadi 48 persen. Dari sisi pengeluaran rumah tangga, PDRB ADHK konsumsi rumah tangga triwulan III 2025 tercatat Rp52,21 triliun, meningkat dibanding triwulan sebelumnya maupun triwulan III 2024.

Meski ekonomi Riau terus tumbuh, data ini menunjukkan tantangan nyata bagi masyarakat, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas pekerjaan formal.


Sumber : sabangmerauke /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 110,5 Mikrogram Permeter Kubik

Selasa, 29 September 2026 - 16:41:05 WIB

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Selasa (29/9) sore. Konsentras.

Daerah

Dokter Spesialis Bakal Rutin Layani Warga Rupat

Selasa, 29 September 2026 - 14:21:45 WIB

Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyiapkan skema penugasan dokter spesialis dari RSUD .

Daerah

Kasmarni Pantau Posyandu, Pastikan Pelayanan Dasar Berjalan

Selasa, 29 September 2026 - 14:12:35 WIB

Bengkalis - Bupati Bengkalis Hj Kasmarni meninjau langsung pelayanan Posyandu Kelapa Hijau 2 di J.

Daerah

Agung Nugroho Pimpin Rakor Forkopimda, Kondusivitas Pekanbaru Jadi Sorotan

Selasa, 29 September 2026 - 12:11:01 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan .

Daerah

Walikota Pekanbaru Tekankan Pelayanan MPP Tak Boleh Tertunda

Selasa, 29 September 2026 - 09:13:00 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik .

Daerah

PM2.5 Pekanbaru Melonjak, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 28 September 2026 - 22:02:47 WIB

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Senin (28/9/2026) malam. Konse.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 110,5 Mikrogram Permeter Kubik
29 September 2026
Dokter Spesialis Bakal Rutin Layani Warga Rupat
29 September 2026
Kasmarni Pantau Posyandu, Pastikan Pelayanan Dasar Berjalan
29 September 2026
Internet MyRepublic di Pekanbaru Gangguan Hampir Setiap Hari, Pelanggan Keluhkan Layanan
29 September 2026
Agung Nugroho Pimpin Rakor Forkopimda, Kondusivitas Pekanbaru Jadi Sorotan
29 September 2026
Walikota Pekanbaru Tekankan Pelayanan MPP Tak Boleh Tertunda
29 September 2026
PM2.5 Pekanbaru Melonjak, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
28 September 2026
Foto Mesra Anggota Satpol PP Tegal Viral, Suami Melapor
28 September 2026
Komunitas Honda Stylo Pekanbaru-Dumai Perkuat Brotherhood Lewat Sound Ride
28 September 2026
Agung Nugroho Siapkan Gerakan Bersihkan Sungai Pekanbaru
28 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 RSD Madani Tambah CT-Scan hingga Cathlab, Layanan KJSU Ditargetkan Beroperasi 2027
  • 2 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 3 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 4 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 5 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 6 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 7 Kualitas Udara Membaik, Besok Sekolah di Pekanbaru Tatap Muka Terbatas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved