• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah

Tinjau STP Riau, Anggota DPR RI Karmila Sari Soroti Keterbatasan Riset

Redaksi

Senin, 06 April 2026 | 08:26:52 WIB
Cetak
Tinjau STP Riau, Anggota DPR RI Karmila Sari Soroti Keterbatasan Riset

PEKANBARU - Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau untuk meninjau langsung potensi pengembangan inovasi daerah melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Riau Science Techno Park (STP), Sabtu (4/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dr Karmila disambut Kepala UPT Riau Science Techno Park, Dr Sopyan Hadi, MT. Karmila Sari kemudian meninjau berbagai fasilitas riset, termasuk pengembangan biodiesel B40 yang menuju B50, serta pemanfaatan bahan baku lokal yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Anggota Komisi X DPR RI tersebut menyoroti sedikitnya dua aspek penting yang dapat memaksimalkan pemanfaatan biosolvent di Riau, yakni penguatan riset terapan serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan industri.

Menurutnya, keberadaan Science Techno Park memiliki peran strategis sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi teknologi guna meningkatkan daya saing daerah. Karmila menilai, potensi besar Riau di sektor sumber daya alam dan industri belum sepenuhnya didukung oleh infrastruktur inovasi yang memadai.

"UPT Riau Science Techno Park ini bukan sekadar fasilitas, tetapi motor penggerak kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Hasil riset harus bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat," ujar Karmila.

Ia menambahkan, Science Techno Park juga dapat menjadi wadah bagi generasi muda, peneliti, serta pelaku UMKM dalam mengembangkan produk berbasis teknologi bernilai tambah. Dengan demikian, struktur ekonomi daerah diharapkan dapat bertransformasi dari ketergantungan sektor primer menuju ekonomi berbasis inovasi.

Karmila turut menekankan pentingnya dukungan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam bentuk regulasi, pendanaan, serta sinergi lintas sektor agar pengembangan UPT berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kalau kita ingin daerah maju, maka investasi di bidang riset dan teknologi adalah keharusan. Riau tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan teknologi nasional,” tegasnya.

Selain itu, ia menilai keberadaan Science Techno Park berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya startup berbasis teknologi di daerah.

Sementara itu, Kepala UPT Riau Science Techno Park, Dr Sopyan Hadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai perhatian dari Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari menjadi Support penting bagi penguatan ekosistem riset di daerah.

Menurutnya, pengembangan teknologi masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas laboratorium, kebutuhan peralatan, hingga dukungan pendanaan. Sopyan juga menekankan pentingnya penguatan inkubasi bisnis, kemitraan industri, serta promosi hasil inovasi agar mampu bersaing di pasar.

"Pengembangan riset membutuhkan dukungan serius, baik dari sisi infrastruktur maupun kebijakan. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah pusat agar inovasi yang dihasilkan di Riau bisa berkembang dan dimanfaatkan lebih luas," ujarnya.

Sopyan mengungkapkan, UPT Riau Science Techno Park telah menghasilkan berbagai inovasi, antara lain teknologi pengolahan air, registrasi sumur minyak, biodiesel, bioetanol, beton, hingga pengembangan baterai dan motor listrik.

Selain itu, pihaknya juga tengah menjalankan sejumlah kolaborasi strategis, termasuk persiapan pembentukan pusat kolaborasi riset di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kerja sama implementasi inovasi mix biosolvent dengan sektor energi dan industri, serta proyek operasional teknologi untuk optimalisasi sumur minyak.

Bahkan, inovasi mix biosolvent yang dikembangkan berhasil meraih penghargaan sebagai inovasi provinsi terinovatif tingkat nasional.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, Sopyan optimistis Riau mampu berkembang menjadi salah satu pusat pengembangan teknologi berbasis potensi lokal, khususnya di sektor energi dan migas.


Sumber : rls /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 110,5 Mikrogram Permeter Kubik

Selasa, 29 September 2026 - 16:41:05 WIB

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Selasa (29/9) sore. Konsentras.

Daerah

Dokter Spesialis Bakal Rutin Layani Warga Rupat

Selasa, 29 September 2026 - 14:21:45 WIB

Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyiapkan skema penugasan dokter spesialis dari RSUD .

Daerah

Kasmarni Pantau Posyandu, Pastikan Pelayanan Dasar Berjalan

Selasa, 29 September 2026 - 14:12:35 WIB

Bengkalis - Bupati Bengkalis Hj Kasmarni meninjau langsung pelayanan Posyandu Kelapa Hijau 2 di J.

Daerah

Agung Nugroho Pimpin Rakor Forkopimda, Kondusivitas Pekanbaru Jadi Sorotan

Selasa, 29 September 2026 - 12:11:01 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan .

Daerah

Walikota Pekanbaru Tekankan Pelayanan MPP Tak Boleh Tertunda

Selasa, 29 September 2026 - 09:13:00 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik .

Daerah

PM2.5 Pekanbaru Melonjak, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 28 September 2026 - 22:02:47 WIB

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Senin (28/9/2026) malam. Konse.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 110,5 Mikrogram Permeter Kubik
29 September 2026
Dokter Spesialis Bakal Rutin Layani Warga Rupat
29 September 2026
Kasmarni Pantau Posyandu, Pastikan Pelayanan Dasar Berjalan
29 September 2026
Internet MyRepublic di Pekanbaru Gangguan Hampir Setiap Hari, Pelanggan Keluhkan Layanan
29 September 2026
Agung Nugroho Pimpin Rakor Forkopimda, Kondusivitas Pekanbaru Jadi Sorotan
29 September 2026
Walikota Pekanbaru Tekankan Pelayanan MPP Tak Boleh Tertunda
29 September 2026
PM2.5 Pekanbaru Melonjak, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
28 September 2026
Foto Mesra Anggota Satpol PP Tegal Viral, Suami Melapor
28 September 2026
Komunitas Honda Stylo Pekanbaru-Dumai Perkuat Brotherhood Lewat Sound Ride
28 September 2026
Agung Nugroho Siapkan Gerakan Bersihkan Sungai Pekanbaru
28 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 RSD Madani Tambah CT-Scan hingga Cathlab, Layanan KJSU Ditargetkan Beroperasi 2027
  • 2 Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
  • 3 Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
  • 4 ISPU Sangat Tidak Sehat, Besok Sekolah Pekanbaru Kembali PJJ
  • 5 ISPU 178,3, Sekolah di Pekanbaru Perlu Waspada
  • 6 Telkomsel Tak Spekulasi Soal Asal Nomor Pelaku Scam
  • 7 Kualitas Udara Membaik, Besok Sekolah di Pekanbaru Tatap Muka Terbatas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved