• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Usia Muda Kena Jantung, Ini Solusinya

Redaksi

Sabtu, 03 Oktober 2020 08:20:22 WIB
Cetak
Usia Muda Kena Jantung, Ini Solusinya
Ilustrasi serangan jantung (int)

jurnalpekan.com - Meningkatnya gaya hidup yang tidak sehat, bisa menyebabkan penyakit jantung menyerang kelompok usia muda dan produktif.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin mengatakan, bahwa Yayasan Jantung Indonesia mengkampanyekan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular dengan fokus utama pada generasi muda yang masih di usia produktif.

Baca Juga :
  • Berikut yang Bisa Dilakukan untuk Hilangkan Stres
  • Enam Makanan Sehat Redam Stres
  • Efek Samping Konsumsi Suplemen

"Program Yayasan Jantung Indonesia mengajak generasi milenial untuk menjadi agen-agen perubahan di bidang kesehatan jantung sehingga bisa menjadi smart influencer untuk lingkungan keluarganya, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat tinggal atau lingkungan sekolah baik melalui media virtual maupun tradisional," kata Esti dilansir bisnis.com, Sabtu (3/10/2020).

Bila mengutip estimasi Kementerian Kesehatan 2013, sebanyak 39 persen penderita jantung di Indonesia berusia kurang dari 44 tahun, sedangkan 22 persen di antaranya berumur 15-35 tahun, yang merupakan masa fisik produktif dalam kehidupan manusia. 

Jumlah penderita jantung tertinggi ada pada kelompok usia 45–65 tahun. Persentasenya 41 persen. Selisih yang tak berbeda jauh antara umur 45 tahun ke bawah dan 45 ke atas jadi penegas bahwa tren resiko penyakit jantung datang pada usia produktif semakin meningkat.

Tantangannya saat ini, kaum muda Indonesia masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan kesehatan pada kaum muda, diantaranya adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, kurang bergerak, makanan yang tidak sehat dan proporsional, yang menyebabkan penyakit, salah satu diantaranya adalah penyakit jantung.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI Cut Putri Ariani mengatakan, bahwa penyakit jantung termasuk salah satu penyakit tidak menular yang disebabkan oleh pola makan tidak sehat (GGL berlebihan), kurangnya aktivitas fisik, merokok, berat badan berlebih, peningkatan tekanan darah, dan prediabetes.

"Biasanya orang tidak menyadari bahwa dia menderita penyakit karena keluhannya tidak khas atau tidak terasa. Mereka baru akan menyadari kalau menderita penyakit jantung setelah mengalami serangan hebat. Untuk itu salah satu cara utama untuk mencegah penyakit jantung selain menjaga pola hidup sehat adalah dengan deteksi awal melalui medical check up," ujarnya.

Maka berdasarkan dari hal-hal tersebut Yayasan Jantung Indonesia sebagai Organisasi Kesehatan memandang perlu kolaborasi yang efektif antara masyarakat umum dan Pemerintah untuk menekan prevalensi penyakit Jantung yang dialami oleh masyarakat usia produktif.

Adapun, Tara Kessaram, Team Lead, Noncommunicable Diseases and Healthier Population, WHO Indonesia memberikan beberapa contoh solusi yang bisa kita lakukan untuk menghindari penyakit jantung diantaranya Jauhi rokok, Beraktivitas fisik secara rutin, Menjalani diet sehat, Mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui kegiatan-kegiatan positif di lingkungan.

Pemeriksaan kesehatan secara rutin sejak dini juga merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit jantung.


Sumber : bisnis.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:22:31 WIB

PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.

Lifestyle

L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:31:00 WIB

PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.

Lifestyle

Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:33:53 WIB

PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.

Lifestyle

Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:09:06 WIB

PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.

Lifestyle

Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:10:05 WIB

Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.

Lifestyle

Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk

Senin, 21 September 2026 - 10:57:37 WIB

PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Walikota Agung Siapkan Crossing Drainase di Jalan Sudirman, Atasi Luapan Air Depan RS Awal Bros
30 Oktober 2026
Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
30 Oktober 2026
Akses Danau Buatan Rumbai Jadi Perhatian, Pemko Siapkan Pengaspalan Jalan Lingkar
30 Oktober 2026
Walikota Serahkan Ijazah yang Sempat Tertahan, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi
30 Oktober 2026
Bina Muda Pekanbaru Bawa Pulang Dua Gelar Juara Umum dari Medan
30 Oktober 2026
Hampir 20 Ribu Siswa Pekanbaru Terima Seragam Gratis, Ringankan Beban Orangtua
29 Oktober 2026
Pendapatan AI Cloud Tembus US$50 Juta, Indosat Prediksi Dua Kali Lipat Hingga Tutup Tahun
29 Oktober 2026
Walikota Agung Pastikan Kualitas dan Deadline Proyek Simpang Arifin Achmad-Sudirman
29 Oktober 2026
Internet MyRepublic Berulang Kali Putus, Warga Sungaisibam Kecewa
29 Oktober 2026
Indosat Raup Laba Rp4,9 Triliun, Pendapatan Tumbuh 11 Persen
29 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Atlet Bina Muda Pekanbaru Borong 14 Emas di Medan
  • 2 Pasokan Gas Terganggu, Pekanbaru Berpotensi Alami Pemadaman Listrik Bergilir hingga 3 November
  • 3 Forum LSM Riau Bersatu Desak OJK Periksa BRI Pekanbaru, Dugaan Instruksi Penagihan Hari Libur
  • 4 Dishub Pekanbaru Manfaatkan CCTV untuk Tegur Pelanggar Lalu Lintas
  • 5 Terindikasi Abaikan Aturan OJK, BRI Pekanbaru Instruksikan Penagihan Hari Libur
  • 6 OJK Riau: Perlindungan Nasabah Tak Berarti Membebaskan Debitur dari Kewajiban
  • 7 FIFGROUP Edukasi 85 Siswa SMKN 4 Pekanbaru, Bekali Generasi Muda Kelola Keuangan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved