Rombongan masyarakat yang disebut bepergian bersama Tomi Gwijangge dilaporkan mengalami intimidasi di kawasan Habema, ruas Jalan Trans Wamena-Nduga.
Informasi tersebut diunggah akun ersonasso. Dalam unggahannya disebutkan, sejumlah warga sempat ditahan dan dipaksa kembali oleh kelompok bersenjata yang disebut sebagai TPNPB KODAP III Ndugama Derakma.
Menurut kesaksian warga yang disampaikan dalam unggahan tersebut, mereka ditodong dan diperintahkan meninggalkan lokasi. Sementara itu, sopir yang membawa rombongan disebut masih ditahan oleh kelompok tersebut.
Sejumlah tokoh, intelektual, dan mahasiswa dari Wamena/Ilekma kemudian disebut berkumpul untuk menjemput warga. Mereka berhasil membawa masyarakat kembali dalam kondisi aman.
Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai. Sopir kendaraan masih berada dalam penguasaan kelompok tersebut.
Pihak yang menjemput warga disebut masih melakukan negosiasi untuk memastikan keselamatan dan proses pembebasan sopir.
Hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan independen yang dapat mengonfirmasi secara terpisah seluruh kronologi tersebut.