• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

Mafirion Desak Agrinas Selektif Pilih Mitra KSO, Jangan Biarkan Konflik Perkebunan Berulang

Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:22:45 WIB
Cetak
Mafirion Desak Agrinas Selektif Pilih Mitra KSO, Jangan Biarkan Konflik Perkebunan Berulang
Mafirion

PEKANBARU - Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Riau II H Mafirion meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) lebih ketat memilih mitra pengelola perkebunan. Ia menegaskan, perusahaan yang tidak mampu menjaga hubungan dengan masyarakat dan menghormati hak masyarakat adat tidak layak mendapat kerja sama operasional (KSO).

Desakan itu disampaikan Mafirion menyikapi masih munculnya konflik dan bentrokan di sejumlah wilayah perkebunan di Riau yang melibatkan masyarakat dengan pihak pengelola kebun.

Menurut dia, peralihan pengelolaan lahan kepada Agrinas jangan sekadar mengganti nama pengelola tanpa menyelesaikan akar persoalan di lapangan.

“Jangan sampai pergantian pengelola hanya mengganti nama perusahaan, tetapi persoalan dengan masyarakat tetap terjadi. Agrinas harus memastikan setiap perusahaan yang diberikan kepercayaan mengelola kebun benar-benar mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan menghormati hak-hak masyarakat adat,” ujar Mafirion.

Ia menilai lahan perkebunan yang dikelola Agrinas memiliki dimensi sosial yang besar. Karena itu, orientasi pengelolaan tidak boleh hanya mengejar produksi dan keuntungan, tetapi juga memastikan masyarakat sekitar memperoleh manfaat ekonomi serta kepastian atas hak-haknya.

Mafirion bahkan meminta Agrinas mengevaluasi mitra yang bermasalah dengan masyarakat. Jika konflik terus terjadi dan perusahaan tidak mampu menyelesaikannya, kerja sama harus dipertimbangkan untuk dihentikan.

“Kalau perusahaan penerima KSO mengabaikan masyarakat, memicu konflik, atau tidak mampu menyelesaikan persoalan dengan masyarakat adat, jangan diberikan kepercayaan untuk mengelola kebun,” katanya.

Sejumlah persoalan di Riau, lanjut Mafirion, menunjukkan konflik perkebunan masih menjadi pekerjaan rumah serius. Persoalan itu mencakup penguasaan dan pengelolaan lahan, akses masyarakat terhadap kebun, hubungan dengan pekerja, hingga hak masyarakat adat.

Di Rokan Hulu, konflik pengelolaan perkebunan bahkan sempat berujung bentrokan antara kelompok yang memiliki kepentingan berbeda setelah terjadi pengambilalihan pengelolaan lahan dan penunjukan pihak KSO. Sengketa lahan di Tambusai Utara dan Kota Garo juga masih menjadi perhatian dan telah mendorong koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Komnas HAM.

Mafirion mengingatkan, perkebunan yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan tidak boleh berubah menjadi sumber konflik baru.

“Kita tidak ingin kebun yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan justru menjadi sumber konflik. Kehadiran Agrinas harus dirasakan sebagai kehadiran negara yang memberikan solusi, bukan menghadirkan persoalan baru di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta evaluasi terhadap seluruh mitra pengelola dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Evaluasi, menurutnya, perlu melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, masyarakat adat, koperasi serta pihak-pihak yang memiliki kepentingan langsung terhadap perkebunan.

Mafirion juga mengapresiasi rencana Agrinas memperluas keterlibatan masyarakat lokal melalui perubahan pola kerja sama. Pola KSO disebut akan diarahkan menuju sistem vendor agar manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat dan peluang bagi pelaku usaha lokal semakin terbuka.

Namun, ia mengingatkan perubahan skema tersebut harus diikuti perubahan paradigma pengelolaan.

“Masyarakat lokal jangan hanya menjadi penonton di tanah mereka sendiri. Mereka harus mendapatkan ruang untuk bekerja, menjadi bagian dari koperasi, menjadi mitra usaha dan memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan perkebunan tersebut,” ujarnya.

Menurut Mafirion, pengelolaan perkebunan negara harus berdiri di atas prinsip keadilan, transparansi, kemitraan dan keberlanjutan.

Ia menilai keberhasilan Agrinas tidak cukup diukur dari produksi dan keuntungan yang dihasilkan. Sebagai representasi negara dalam pengelolaan aset perkebunan, Agrinas juga harus mampu mengurangi konflik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Jangan beri KSO kepada perusahaan yang tidak punya komitmen terhadap rakyat. Kebun harus menghasilkan, perusahaan harus sehat, tetapi masyarakat juga harus sejahtera. Itulah prinsip pengelolaan perkebunan yang berkeadilan,” tutup Mafirion.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Solok, 32 Warga Mengungsi

Selasa, 22 September 2026 - 11:32:27 WIB

Banjir bandang menerjang kawasan Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus dan Nagari .

Nasional

Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 08:17:49 WIB

Rombongan masyarakat yang disebut bepergian bersama Tomi Gwijangge dilaporkan mengalami intimidas.

Nasional

Lima Hari Tersesat di Hutan Gunung Bedung, Empat Warga Natuna Ditemukan Selamat

Ahad, 30 Agustus 2026 - 19:51:12 WIB

Empat warga yang dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung, Kabupaten Natuna, akhirnya d.

Nasional

Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Gubernur Sementara BI, Jaga Stabilitas Rupiah dan Sistem Keuangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:15:18 WIB

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) memastikan roda kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan .

Nasional

PWI Polisikan Hotman Paris, Diduga Hina Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:10:20 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jay.

Nasional

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucapan ke Wartawan Dinilai Rendahkan Profesi

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23:19 WIB

Sorotan terhadap Hotman Paris Hutapea akhirnya berujung pada permintaan maaf. Sebelumnya, pengaca.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

PM2.5 Pekanbaru Tembus 254,4, Udara Malam Ini Berbahaya
17 Oktober 2026
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
17 Oktober 2026
BI Bawa UMKM Riau ke ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional dan Internasional
17 Oktober 2026
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
17 Oktober 2026
Biznet Perluas Jaringan ke 200 Kota, Pemerataan Akses Internet Masih Jadi Ujian
17 Oktober 2026
Penarikan Motor di Jalan Disorot, OJK Ingatkan Aturan bagi Debt Collector
17 Oktober 2026
KPP Madya Pekanbaru Serap Keluhan Wajib Pajak, Standar Layanan Dievaluasi
17 Oktober 2026
Polusi Udara Pekanbaru Memburuk, PM2.5 Tembus 187,6
17 Oktober 2026
Biznet Perluas Investasi Pusat Data AI, Kapasitas Komputasi Jadi Taruhan Baru
16 Oktober 2026
KPP Madya Pekanbaru Bedah Kendala Fasilitas PPN Kawasan Berikat
16 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 FIFGROUP Edukasi 85 Siswa SMKN 4 Pekanbaru, Bekali Generasi Muda Kelola Keuangan
  • 2 Kualitas Udara Memburuk, PJJ Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang hingga 10 Oktober
  • 3 GERAM Tuntut DPRD Pekanbaru Bertindak soal Dugaan Overdosis Anak di THM MP Club
  • 4 Udara Pekanbaru Siang Ini Makin Bahaya, PM2.5 Tembus 262,7 Paru-Paru Terancam
  • 5 11 Siswi SD di Kampar Dilarikan ke RSD Madani Pekanbaru, Diduga Keracunan MBG
  • 6 Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok
  • 7 Internet MyRepublic di Pekanbaru Gangguan Hampir Setiap Hari, Pelanggan Keluhkan Layanan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved