• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Lifestyle

Peneliti Klaim Temukan Cara Tenangkan Bayi Nangis

Redaksi

Jumat, 16 September 2022 07:02:16 WIB
Cetak
Peneliti Klaim Temukan Cara Tenangkan Bayi Nangis
Ilustrasi bayi.(int)

Menangis, hal biasa yang terjadi pada bayi. Sebab hal tersebut merupakan cara bayi berkomunikasi untuk menyampaikan rasa tidak nyaman atau saat ia membutuhkan sesuatu.

Mendengar bayi menangis bisa membuat orang tua bingung, khawatir, atau bahkan panik. Untuk mengatasinya, sebuah penelitian yang dipublikasikan Current Biology menyebut bahwa ada cara jitu menenangkan bayi saat menangis.

Baca Juga :
  • Berikut yang Bisa Dilakukan untuk Hilangkan Stres
  • Enam Makanan Sehat Redam Stres
  • Efek Samping Konsumsi Suplemen

Menurut penelitian itu, cara efektif menenangkan bayi yang menangis adalah dengan menggendong bayi sambil berjalan-jalan selama kurang lebih lima menit. Lalu diikuti dengan duduk dan menggendong bayi selama 5-8 menit sebelum menidurkannya. Cara ini dikatakan sangat ampuh karena dapat memperlambat detak jantung bayi sehingga mereka merasa tenang dan akhirnya tertidur.

Hampir setengah dari wanita yang diteliti dalam studi ini berhasil menenangkan bayi mereka yang menangis setelah menggendong dan mengajak berjalan-jalan selama hampir lima menit.

"Bayi yang menangis bisa ditenangkan dan cenderung akan tidur dalam 5 menit setelah diajak berjalan, bahkan di siang hari ketika bayi biasanya terjaga," kata para peneliti mengutip Science Alert.

Setelah digendong selama lima menit, semua bayi yang menangis itu menjadi tenang dan hampir setengahnya tertidur, para peneliti melaporkan. Tetapi, sekitar sepertiga bayi terbangun lagi tak lama setelah mereka ditidurkan kembali.

Seringkali, seorang bayi akan bangun begitu kepalanya dimiringkan ke belakang. Dari 13 bayi menangis yang tertidur dan tetap pulas tidur di salah satu percobaan, 9 bayi ditidurkan menggunakan metode berjalan-duduk.

"Untuk memegang dengan aman, pengasuh harus menempelkan tubuh bayi dengan pas ke tubuh mereka sendiri dan menopang kepala bayi," saran para penulis.

"Lima menit berjalan harus di jalan yang datar dengan kecepatan tetap dan sebaiknya tanpa berhenti atau berbelok tiba-tiba," paparnya.

Setelah itu, Anda bisa duduk sambil menggendong bayi yang sedang tidur selama 5-8 menit setelah berjalan-jalan sehingga mereka mencapai tahap deep sleep, sebelum dipindahkan ke kasur.

Penelitian lain menunjukkan bahwa anak manusia dan keturunan mamalia lainnya merasa tenang ketika mereka digendong oleh ibu mereka, dan fenomena ini dikenal sebagai respons transportasi.

Cara pengasuhan ini juga ternyata telah digunakan oleh sejumlah satwa seperti monyet, anjing, dan tikus. Hal ini tampaknya mendorong bayi mamalia untuk tidur dengan mengaktifkan sistem vestibular, yakni sistem sensorik yang memberikan informasi tentang gerakan, posisi kepala, dan orientasi spasial.

Penulis studi menilai bahwa hal serupa terjadi pada anak-anak manusia. Misalnya, sebuah eksperimen dalam penelitian ini menemukan bahwa ketika ibu mengayunkan anak mereka untuk tidur di kasur ayunan, itu memiliki efek yang mirip dengan berjalan sambil menggendong mereka.

Meski demikian, studi ini secara keseluruhan masih bersifat eksploratif, sehingga penelitian lebih lanjut masih diperlukan.


Sumber : cnbcindonesia.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Lifestyle

Dukung Pertumbuhan UMKM, NutriSari Hadirkan Program Grow with NutriSari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:24:39 WIB

PEKANBARU - Sebagai merek lokal Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 45 tahun, NutriSari,.

Lifestyle

Cek Sebelum Berobat, 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 08:39:18 WIB

BPJS Kesehatan dibentuk sebagai bagian dari program jaminan kesehatan nasional untuk memastikan s.

Lifestyle

5 Agenda Wisata Riau Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Ahad, 25 Januari 2026 - 09:21:00 WIB

Pekanbaru - Kabar gembira berhembus membawa harum prestasi bagi Bumi Lancang Kuning. Sebanyak lim.

Lifestyle

7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

Senin, 19 Januari 2026 - 07:13:00 WIB

Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, memb.

Lifestyle

5 Tips Mendidik Anak agar Cerdas dari Ahli Harvard

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:39:43 WIB

Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas, namun proses tersebut tidak b.

Lifestyle

7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27:58 WIB

Air kelapa merupakan minuman menyegarkan yang populer di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Besok, Pemerintah Riau Jual Sembako Murah di Kampar
04 Februari 2026
321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved