Akun Pendaftaran SPMB di Riau Dibuka Mulai 21 Juli
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pendidikan, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti Sistem Penerimana Siswa Baru (SPMB) tahun 2025, agar mempersiapkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan siswa baru oleh masing-masing sekolah, sesuai dengan peruntukan teknis yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menjelaskan, sesuai dengan arahan dari Gubernur Riau, Abdul Wahid, seluruh anak-anak Riau yang telah menyelesaikan sekolah tingkat SMP yang akan melanjutkan ke jenjang sekolah SMA/SMK, harus melanjutkan sekolah, dan tidak boleh putus sekolah.
“Kami menghimbau kepada seluruh anak-anak kita di Riau, semuanya harus melanjutkan sekolah ke tingkat SMA/SMK. Bagi yang akan masuk sekolah negeri, mulai tanggal 21-24 Juni 2025, silahkan menyiapkan akun siswa. Dan dilanjutkan tanggal 24-29 Juni, mendaftarkan diri sesuai dengan sekolah yang diinginkan. Tanggal 2 Juli sudah dilakukan pengumuman kelulusan sesuai sekolah yang dituju," kata Erisman Yahya, Senin (16/6).
Dijelaskan Erisman Yahya, ada tiga tiga hari masuk sekolah pada tahun 2025 ini, dimana sesuai dengan peraturan Gubernur, KPTS.275/III/2025 Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas Dan Sekolah Menengah Kejuruan di Provinsi Riau tahun pelajaran 2025/2026.
“Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk SPMB tahun 2025 jalur domisili menjadi 30 persen, jalur prestasi minimal 30 persen ditambah 5 persen, jalur afirmasi minimal 30e prsen, dan jalur mutasi maksimal 5 persen,” jelas Erisman.
Lebih jauh dikatakan Erisman Yahya, bagi anak-anak Riau yang tidak lulus sekolah negeri, jangan khawatir. Karena pemerintah tetap menggratiskan masyarakat Riau kurang mampu untuk sekolah gratis di sekolah swasta. Seluruh masyarakat diharuskan sekolah melanjutkan dari tingkat SMP ke sekolah SMA/SMK dan tidak boleh putus sekolah. Daya tampung sekolah mencukupi di Riau.
"Bagi yang tidak masuk sekolah negeri, sesuai aturan yang telah ditetapkan pada tanggal 2 Juli yang tidak masuk sekolah Negeri, bisa mendaftar ke sekolah swasta. Bagi siswa yang kurang mampu masuk sekolah swasta tetap digratiskan dan tidak dipungut biaya. Jadi jangan khawatir untuk tidak sekolah, karena pemerintah memberikan sekolah gratis bagi yang tidak mampu," kata Erisman Yahya.
Berita Lainnya +INDEKS
Korlantas Polri Apresiasi Pembinaan Polisi Cilik di Riau
PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) Ti.
MUED 2026 Perkuat Kolaborasi Universitas Riau dengan Mitra Strategis
PEKANBARU - Universitas Riau (UNRI) menggelar Mitra Unri Exhibition Day (MUED) 2026 bertema "Conn.
Mahasiswa Teknik Sipil UNRI Sosialisasi Keselamatan Lalu-lintas Siswa SMPIT Al-Fatih
PEKANBARU - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riau melaksanakan ke.
Kuliah Gratis! Beasiswa SDM Sawit 2026 Kembali Dibuka, Catat Linknya
PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau meminta seluruh kepala SMA/SMK negeri dan swasta di Pr.
Peringati Hari Kartini, Capella Honda Tanamkan Budaya Cari Aman Pelajar SMA dan Komunitas
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau menggelar Seminar Safety Riding Kartini 2026:.
Disdik Riau Komit Tunda Bayar Sektor Pendidikan Selesai Tahun Ini
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan persoalan tunda bayar di sektor pendidikan dapat.






.jpg)

