Pentingnya Investasi Dana Pendidikan Anak
jurnalpekan.com - Setiap orangtua ingin anaknya bisa sekolah setinggi mungkin dan berharap mendapatkan pendidikan yang lebih baik dari orangtuanya. Angan itu yang membuat banyak orangtua rela menabung sejak muda untuk bekal sekolah anaknya nanti.
Tapi bagaimana cara menyiapkan dana pendidikan anak untuk di perguruan tinggi S1 bahkan hingga S2 yang masih belasan atau puluhan tahun lagi.
Financial Trainer QM Financial Fransisca Emi menyarankan, pendidikan yang akan digunakan belasan tahun lagi, idealnya diinvetasikan pada usaha yang berisiko tinggi, tapi juga memiliki keuntungan tinggi.
"Jadi perlu masuk ke produk investasi yang risikonya tinggi, contoh biasanya dipakai reksadana saham atau saham untuk tujuan jangka panjang," kata Fransisca dalam acara Squad Online dilansir dari suara.com, Jumat (25/9/2020).
Melalui invetasi ini, maka dana akan bertambah seiring semakin kecilnya nilai uang di masa mendatang, atau disebut juga dengan prinsip time value of money.
"Uang Rp 100 juta sekarang sama Rp 100 juta yang akan datang, lebih berharga Rp 100 juta yang sekarang, jadi satu prinsip time value of money," jelas Fransisca .
Meski tidak harus reksadana, produk investasi yang dipilih harus berdasarkan perhitungan dan kebutuhan keluarga yang cocok. Itu berarti bisa dalam bentuk emas, investasi saham, investasi properti dan sebagainya.
Tapi Fransisca mengingatkan sebelum memilih produk investasi untuk dana pendidikan, penting lebih dulu menentukan tujuan dana investasi.
Misalnya orangtua ingin menyekolahkan anak di Fakultas Kedokteran di universitas tertentu. Maka baiknya orangtua mencari tahu lebih dulu berapa biaya, nilai investasi, kenaikan inflasi di universitas tersebut, hingga kebutuhan fasilitas pendidikan dan sebagainya.
Setelah dihitung besaran dana yang dibutuhkan, maka koreksi dan evaluasi kemampuan keuangan untuk memenuhi biaya, cukup atau tidak pemasukannya. Setelah terpenuhi baru memikirkan produk investasi yang tepat untuk merawat uang tersebut agar nilainya tidak menurun dari tahun ke tahun yang termakan inflasi.*
Berita Lainnya +INDEKS
25 Tahun L-Men, Perluas Gerakan Gaya Hidup Sehat Lewat Komunitas dan Atlet
PEKANBARU - L-Men memperluas keterlibatannya dalam gerakan gaya hidup sehat melalui dukungan terh.
L-Men Perkuat Strategi Bisnis Lewat Inovasi Berbasis Sains
PEKANBARU - L-Men menandai 25 tahun perjalanan di industri nutrisi pria dengan memperkuat inovasi.
Hermina Soroti Golden Period 60 Menit, Integrasi dengan Jasa Raharja Disiapkan
PEKANBARU - Penanganan korban kecelakaan lalu lintas pada 60 menit pertama atau golden period men.
Jasa Raharja Integrasikan Sistem Rumah Sakit, Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
PEKANBARU - Proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas ditargetkan lebih cep.
Lidah Mertua Tak Sekadar Tanaman Hias, Disebut Bantu Bersihkan Udara di Rumah
Pekanbaru - Tanaman lidah mertua tak hanya dikenal sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki da.
Honda Ingatkan 350 Mahasiswa UMRI Bahaya Berkendara saat Ngantuk
PEKANBARU - Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendapat edukasi tentang .








