Kalahkan Samsung & Xiaomi, BBK Electronics Raja HP di Indonesia
Jakarta - Samsung dan Xiaomi sudah tidak jadi penguasa pasar smartphone Indonesia dari sisi pengiriman. Penguasa pasar Indonesia saat ini, BBK Electronics.
BBK Electronics, produsen asal China yang didirikan oleh Duan Yongping pada 1995 silam. BBK Electronics merupakan induk usaha dari OPPO dan Vivo.
Dari laporan Canalys terbaru untuk kuartal III-2021, Vivo berhasil memegang 23% market share dan menjadi yang pertama di tanah air. Capaian itu cukup mengejutkan, sebab Vivo sempat berada di urutan ke-5 pada kuartal sebelumnya dengan capaian 12%.
Sementara itu Oppo menyusul di belakangnya berada di urutan kedua. Perusahaan itu memiliki market share sebesar 22%. Pangsa pasar perusahaan memiliki nilai pertumbuhan minus 19%.
Menanggapi hal ini, Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma mengatakan karena dukungan beberapa hal. Mulai dari dukungan online store serta integrasi antara kanal modern dan tradisional.
"Di tengah pembatasan yang perlu dilakukan pada kuartal ketiga, channel tradisional Vivo yang tersebar di daerah berperan penting sebagai salah satu basis penjualan utama kami," kata Edy, dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/11/2021).
Samsung ada di urutan ketiga, yakni dengan market share 18%. Perusahaan asal Korea Selatan ini jadi satu-satunya yang mengalami pertumbuhan positif tahunan sebesar 7%.
Berikutnya adalah Xiaomi berada diposisi keempat. Pangsa pasar perusahaan sebesar 16%, merosot dari 28% di kuartal II-2021 serta annual growth -18%. Terakhir adalah Realme dengan pangsa pasar 13%, naik dari 12% di kuartal sebelumnya. Angka pertumbuhannya -18%.
Untuk laporan Canalys secara global, Samsung bertengger di urutan pertama dengan pengiriman 68,4 juta atau naik 58 juta unit. Sementara market share dari 18% menjadi 24%.
Apple ada di belakang Samsung yang berada di urutan ketiga. Produsen iPhone berhasil menggeser Xiaomi berkat tren positif yang dibawa setelah debut iPhone 13 beberapa waktu lalu.
Apple melakukan pengiriman 49,2 juta uni dan market share 15%. Berhasil naik dari Q2 2021 yakni 45,7 juta dan 14% serta kuartal yang sama tahun lalu dengan 43,1 juta dan 12%.
Berita Lainnya +INDEKS
Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis AI
Indonesia terus mengalami percepatan transformasi digital. Akses teknologi semakin luas dan kemam.
London Business School Angkat SATSPAM Indosat sebagai Studi Kasus AI Anti-Penipuan Digital
Inisiatif perlindungan masyarakat dari penipuan dan spam digital, SATSPAM, yang dikembangkan oleh.
Nokia dan Indosat Perluas Jaringan 5G, Siapkan Layanan Berbasis AI di Indonesia
Pekanbaru - Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menjalin kerja sama untuk memodernisasi.
Program IM3 Pasti Simpel Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menggelar program “IM3 Pasti Sim.
Musim Haji 2026, Indosat Dampingi Jamaah Sumatra Tetap Terhubung Sejak Embarkasi
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat dukungan bagi jamaah haji asal Sumatra me.
Indosat Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Hasilkan Pembagian Dividen yang Solid
PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH; IDX: ISAT, atau Perseroan) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegan.








