Pemkot Apresiasi BI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Pelaku UMKM
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau atas inisiatif dan kepeduliannya dalam mendukung penguatan ekosistem halal value chain dan mendorong percepatan proses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, khususnya di Kota Pekanbaru.
Hal ini disampaikan Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar saat menghadiri agenda Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKm yang digelar di Aula Lancang Kuning Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin (16/6/2025).
"Kami atas nama Pemkot Pekanbaru mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Perwakilan BI Provinsi Riau yang telah mendorong percepatan sertifikasi bagi pelaku UMKM di Kota Pekanbaru," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia telah menargetkan pada tahun 2026 seluruh produk makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik, barang gunaan, dan hasil sembelihan yang beredar di Indonesia harus bersertifikat halal. Ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
"Kebijakan ini tentu sangat penting, tidak hanya dari aspek keagamaan, namun juga sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar domestik maupun Internasional. Sertifikasi halal bukan sekedar label, tetapi juga jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen," jelasnya.
Akan tetapi, dalam implementasi kebijakan ini, pihaknya mengakui bahwa banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala. Seperti keterbatasan informasi, keterampilan administrasi, hingga biaya dan akses terhadap lembaga pendamping. Oleh sebab itu, menurutnya kehadiran program fasilitasi seperti ini menjadi sangat relevan dan tepat sasaran.
"Proses self declare merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM. Karena, mekanisme ini memberikan kemudahan dalam pengajuan sertifikasi halal tanpa harus mengeluarkan biaya besar, selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Ia kemudian meminta seluruh peserta UMKM yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sebaik-baiknya. Sehingga dapat memahami apa-apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan sertifikat halal.
"Jangan ragu untuk bertanya kepada para pendamping. Kami berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak produk UMKM Pekanbaru yang bersertifikat halal dan siap bersaing di pasar yang lebih luas," pungkasnya.
Adapun dalam agenda ini, hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad, Kepala Disperindagkop-UKM Provinsi Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, M.T, Kepala Satgas Jaminan Produk Halal (JPH) Provinsi Riau, Khairulnas S.HI., M.Pd, Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Halal Center Cendekia Muslim (HCCM) Riau, Doni Fajri dan Ade Chandra, serta pelaku usaha industri mikro dan kecil dan seluruh hadiri undangan.
Berita Lainnya +INDEKS
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti
PEKANBARU - Jabatan Kepala Bidang Humas Polda Riau resmi berganti setelah terbit Surat Telegram K.
Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat
Pekanbaru - Seorang warga mengeluhkan proses pengurusan administrasi pendukung untuk keperluan di.
Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program pendidikan gratis tidak hanya be.
MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik
PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pandangan antara Plt Gubernu.
Warung Sampah hingga 8 Armada: LPS Delima Asri Tumbuh Bersama Pendampingan DLHK
PEKANBARU - Inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang di Kota Pekanbaru. Le.
Walikota Ajak Warga Bersama Bangun Pekanbaru, Tekankan Pelayanan dan Ekonomi
Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendu.








