Pemerintah Riau Klaim Inflasi 2025 Stabil
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau berhasil menjaga inflasi sepanjang tahun 2025 tetap terkendali, meski menghadapi berbagai tekanan dan dinamika ekonomi.
Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mewakili Plt Gubernur SF Hariyanto, pada Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di BPS Riau, Senin (5/1/2026).
“Inflasi bukan sekadar target makroekonomi, tetapi merupakan upaya melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas kehidupan rakyat. Alhamdulillah, sepanjang 2025, inflasi Provinsi Riau tetap berada dalam koridor sasaran nasional,” ujar Syahrial Abdi.
Sekdaprov menambahkan, keberhasilan pengendalian inflasi ini mendapat apresiasi dari Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).
“Ini merupakan hasil arah kebijakan yang jelas, koordinasi lintas sektor yang solid, dan kerja keras seluruh tim di lapangan,” tegasnya.
Berbagai langkah konkret dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan, mulai dari penguatan BUMD Pangan Riau sebagai instrumen stabilisasi harga, pendirian TOPAN (Toko Pengendalian Inflasi Pangan), hingga pengoperasian TOPLING (Toko Pengendalian Inflasi Pangan Keliling) untuk menjangkau wilayah rentan gejolak harga.
Selain itu, operasi pasar murah telah digelar secara intensif di 224 titik, disertai penguatan kerja sama antar-daerah, kontrak farming, budidaya cabai on-farm, serta kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.
Seluruh langkah ini berbasis data BPS dan kondisi riil lapangan, bukan asumsi semata.
“Memasuki tahun 2026, kami menargetkan inflasi tetap terkendali dalam koridor nasional, dengan pasokan pangan yang semakin kuat dan distribusi yang lebih efisien,” jelas Syahrial.
Untuk diketahui, rilis BPS hari ini menjadi panduan penting bagi Pemprov Riau dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pembangunan tahun 2026, sekaligus mengawal pelaksanaan RPJMD 2025–2029 agar tetap realistis dan berkelanjutan.
"Data BPS kami jadikan rujukan utama dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Setiap indikator yang dirilis hari ini berfungsi sebagai alat navigasi kebijakan, terutama untuk mengawal pelaksanaan RPJMD Provinsi Riau 2025–2029,” tutup Syahrial Abdi.
Berita Lainnya +INDEKS
Pemerintah Pekanbaru Rencana Bangun Ruang Publik di Jalan Sudirman Ujung
PEKANBARU - Sempat mendapatkan penolakan oleh sejumlah orang, tim gabungan dari Satpol PP dan Din.
Aksi Cepat Tim Gabungan DLHK dan Satpol PP Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat
PEKANBARU - Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman bergerak cepat merespons laporan masyarakat.
Wakapolsek Minas Cek Kesiapan Lahan 1 Hektare untuk Penanaman Jagung
Siak - Dalam rangka mendukung kesiapan lahan pertanian dan memastikan kondisi lahan layak tanam, .
Pengawasan Hewan Kurban di Pekanbaru Diperketat
PEKANBARU - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kota Pekanbaru mulai memperketat pengawasan .
Pemprov Riau Alokasikan Rp62 Miliar untuk 3.644 Mahasiswa
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp62 miliar pada tahun angga.
Berangkat Haji Tanpa Khawatir, Komunikasi Lancar dengan Paket Terpercaya SimpelRoam IM3
Berangkat haji merupakan momen penting yang dinanti banyak jemaah Indonesia. Ditengah rangkaian i.








