• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Daerah

Perkuat Kualitas Demokrasi, Pemprov Riau Gelar FGD IDI

Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:55:33 WIB
Cetak
Perkuat Kualitas Demokrasi, Pemprov Riau Gelar FGD IDI

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025 Provinsi Riau, belum lama ini. Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Melati Lantai 3 Kantor Gubernur Riau, Jalan Jend. Sudirman Nomor 460 Pekanbaru ini, bertujuan untuk membedah data dan merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Bumi Lancang Kuning.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, yang hadir mewakili Plt. Gubernur Riau. Agenda penting ini melibatkan lebih dari 100 undangan yang terdiri dari berbagai instansi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga vertikal, pimpinan partai politik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), perusahaan pers, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

Evaluasi dan Baseline Pembangunan

Zulkifli Syukur dalam arahannya menekankan bahwa IDI bukan sekadar instrumen pengukuran angka-angka statistik, melainkan cermin bagi pemerintah daerah untuk memastikan prinsip demokrasi, kepastian hukum, dan rasa aman tetap terjaga di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menyikapi data IDI secara objektif dan dewasa sebagai bagian dari evaluasi pembangunan daerah.

"Forum ini adalah bagian dari kerja pengendalian dan evaluasi. Angka IDI menunjukkan sejauh mana fondasi demokrasi kita berjalan. Meski sudah ada progres, kita harus mengakui bahwa fondasi ini belum cukup kuat untuk bersaing secara kompetitif di tingkat nasional," ujar Zulkifli.

Capaian IDI Riau Berada di Kategori Sedang

Berdasarkan data yang dipaparkan, angka IDI Provinsi Riau tahun 2024 berada pada skor 74,50 persen. Meski angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan masuk dalam kategori "Sedang", namun secara nasional posisi Riau masih berada pada peringkat 24 dari 34 provinsi, atau menempati peringkat 9 terbawah.

Zulkifli menekankan bahwa FGD ini menjadi momen penting untuk mencari solusi agar indikator-indikator yang masih berada di zona "merah" dapat diperbaiki menjadi "hijau". Capaian tahun 2024 ini akan dijadikan sebagai baseline untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih terukur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau 2025-2029.

Penurunan pada Aspek Kebebasan dan Kesetaraan

Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, dalam laporan pelaksanaannya mengungkapkan ada tiga aspek utama yang masih mengalami dinamika penurunan dan memerlukan perhatian serius. Aspek tersebut meliputi kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi.

"Pada aspek kebebasan, terdapat penurunan pada indikator 5 dan 6. Begitu juga pada aspek kesetaraan yang mencakup isu gender dan partisipasi masyarakat dalam memengaruhi kebijakan politik melalui lembaga perwakilan. Hal ini perlu kita diskusikan secara mendalam bersama BPS dan seluruh stakeholder terkait," jelas Boby.

Optimalisasi Peran Partai Politik

Selain itu, aspek kapasitas lembaga demokrasi pada indikator kinerja lembaga yudikatif dan pendidikan politik bagi kader partai politik juga menjadi sorotan. Boby menyebutkan bahwa Pemprov Riau sebenarnya telah menyalurkan bantuan keuangan kepada partai politik yang mencakup program pendidikan politik, namun kolaborasinya perlu ditingkatkan.

Ke depan, Kesbangpol Riau berencana mensosialisasikan instrumen IDI dalam setiap penyaluran bantuan keuangan partai politik agar tercipta sinergi. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi maraton membahas 22 indikator IDI bersama OPD terkait sejak Oktober 2025 lalu untuk memetakan kendala di lapangan.

Langkah Strategis Menuju 2029

Pelaksanaan FGD IDI ini didasarkan pada Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2024. Adapun tujuan utamanya adalah memverifikasi data, menggali informasi mendalam terkait indikator yang belum terpotret dokumen, serta menyelaraskan persepsi antar pemangku kepentingan mengenai isu-isu demokrasi terkini di Riau.

Boby Rachmat mengingatkan bahwa tahun 2029 yang merupakan tahun politik tidak akan lama lagi. Oleh karena itu, data IDI harus dijadikan referensi utama dalam pengambilan kebijakan. Partisipasi dari akademisi, tokoh masyarakat, hingga penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu sangat diharapkan dalam memberikan masukan yang konstruktif.

Harapan untuk Kebijakan yang Realistis

Zulkifli Syukur berharap diskusi ini tidak hanya menghasilkan rekomendasi yang bersifat normatif, tetapi mampu melahirkan langkah kebijakan yang realistis dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menguatkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan demokratis.

"Tugas kita adalah menyambungkan data dengan kebijakan dan pelaksanaannya. Kita ingin peningkatan kualitas demokrasi di Riau benar-benar terwujud dalam praktik pemerintahan sehari-hari," pungkasnya.

FGD ini dijadwalkan akan berlangsung dengan pemaparan detail dari Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengenai kondisi riil indikator demokrasi Riau tahun 2025, yang akan menjadi bahan diskusi panel bagi seluruh peserta yang hadir

Diharapkan melalui kegiatan ini, nilai IDI Riau di masa mendatang dapat meningkat secara signifikan, membawa hasil positif bagi pembangunan politik dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Daerah

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:07:40 WIB

PEKANBARU - Jabatan Kepala Bidang Humas Polda Riau resmi berganti setelah terbit Surat Telegram K.

Daerah

Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:23:06 WIB

Pekanbaru - Seorang warga mengeluhkan proses pengurusan administrasi pendukung untuk keperluan di.

Daerah

Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22:51 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program pendidikan gratis tidak hanya be.

Daerah

MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:45:52 WIB

PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pandangan antara Plt Gubernu.

Daerah

Warung Sampah hingga 8 Armada: LPS Delima Asri Tumbuh Bersama Pendampingan DLHK

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:12:00 WIB

PEKANBARU - Inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus berkembang di Kota Pekanbaru. Le.

Daerah

Walikota Ajak Warga Bersama Bangun Pekanbaru, Tekankan Pelayanan dan Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:43:58 WIB

Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendu.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

New Honda BeAT Tampil Lebih Segar, AHM Hadirkan Warna dan Striping Baru di Semua Varian
27 Juni 2026
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti
26 Juni 2026
Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat
26 Juni 2026
Kehadiran Pinjol di Kampus Islam Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Normalisasi Utang Mahasiswa
25 Juni 2026
Jaringan Aktivis Nusantara Desak Mendagri Nonaktifkan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
25 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah
25 Juni 2026
New Honda Vario Evo 160 Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Sporti dan Bertenaga
24 Juni 2026
Pupuk Indonesia Ekspor 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Regional
24 Juni 2026
Honda Premium Matic Day di Mal SKA Diserbu Pengunjung
24 Juni 2026
MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Deretan Program dan Rekor MURI, Kado Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-242
  • 2 Walikota Agung Night Ride Bareng Yamaha Sambil Pantau Kondisi Kota
  • 3 BGN Temukan Kelebihan 6.877 Dapur MBG, Potensi Pemborosan Capai Rp43 Miliar per Hari
  • 4 Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
  • 5 Night Ride HUT Pekanbaru ke-242 Berhadiah Yamaha Gear Ultima Hybrid, Pendaftaran Dibuka
  • 6 Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
  • 7 182 Bikers Honda Pekanbaru Riding Bareng ke AHDC Regional Riau 2026 di Bangkinang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved