• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

Pentingnya Perempuan Berpendidikan Tinggi

Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2020 15:20:06 WIB
Cetak
Pentingnya Perempuan Berpendidikan Tinggi
Prosesi pemindahan tali toga kepada salah seorang lulusan di acara puncak wisuda salah satu Universitas. (ist)

jurnalpekan.com - Setiap perempuan berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan laki-laki. Namun sayangnya, masih banyak orang Indonesia yang belum menyadari hal ini.

Perempuan cenderung dipandang sebelah mata dan dianggap tak perlu mengenyam pendidikan terlalu tinggi. Hal ini terjadi lantaran banyak stigma yang beredar bahwa perempuan hanya akan berakhir di sumur, dapur, dan kasur. Yang artinya, setinggi apapun pendidikan mereka, pada akhirnya mereka hanya akan mengurus kebutuhan rumah tangga saja.

Padahal, perempuan memiliki peran yang penting untuk mendidik generasi penerus bangsa. Seperti sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa kalau kita mengedukasi perempuan, maka kita akan mengedukasi semua generasi bangsa.

Hal ini pun menjadi topik bahasan dalam talkshow virtual yang diselenggarakan oleh ForMIND Institute (ForTi) yang bertajuk 'Kalau Besar Mau Jadi Apa?' pada Sabtu, (15/8) lalu.

Hadir dalam talkshow yang menarik ini di antaranya adalah Prof. Nizam (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Budaya), Dr. Sastia Putri (Dosen sekaligus peneliti di Osaka University Jepang dan Managing Director dari ForTi), Melanie Masriel (Director of Communications, Public Affairs & Sustainability PT. L’Oreal Indonesia), Tissa Aunilla (Co-Founder Pipiltin Cocoa), Andini Effendi (Jurnalis Independen), dr. Arti Indira, MGz, SpGK (Dokter Spesialis Gizi Klinis), Dian Sastrowardoyo (Selebriti sekaligus Founder Beasiswa Dian), dan Maudy Ayunda (Musisi dan Mahasiswi Stanford University).

Menurut Prof. Nizam, saat ini kesetaraan gender di Indonesia memang sudah relatif baik dibanding dengan dulu. Sebab menurut data dari Studi JICA 2011 tentang Country Gender Profile di Indonesia dan juga statistik pendidikan di Indonesia tahun 2018, jumlah perempuan dalam pendidikan sudah lebih banyak dan cukup mendominasi. Namun angkanya jadi menurun saat sudah memasuki dunia kerja.

“Angka perempuan di dunia pendidikan sudah tinggi dan bahkan melebihi laki-laki. Tetapi ketika sudah memasuki dunia kerja, angkanya menurun. Misalnya saja dalam data jumlah pria sebagai dosen masih lebih tinggi dibanding perempuan. Menurut saya ini terjadi karena setelah menjadi sarjana, perempuan lebih memilih menjadi ibu rumah tangga dan tidak bekerja. Banyak kasusnya seperti itu,” ungkap Prof. Nizam dalam acara talkshow virtual tersebut.

Ia juga menyampaikan, ada banyak dampak positif jika perempuan bisa mendapatkan pendidikan tinggi. Mulai dari mengurangi angka kematian ibu melahirkan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, mengurangi angka perkawinan anak, menurunkan laju pertumbuhan penduduk, mengurangi malnutrisi, meningkatkan partisipasi politik, hingga dan mengurangi angka KDRT dan pelecehan seksual.

Menurutnya, semua ketimpangan gender atau lingkungan yang kurang ramah perempuan bisa diatasi dengan menghadirkan ekosistem belajar dan budaya yang lebih inklusif, serta penting juga dunia pendidikan menghadirkan buku-buku yang tidak bias gender dan guru juga harus bisa menjadi sosok role model atau panutan bagi generasi muda.

Hal ini juga diamini oleh para perempuan yang menjadi narasumber dari acara talkshow virtual dari ForTi ini. Mereka meyakini bahwa perempuan Indonesia memang sudah selayaknya mendapatkan pendidikan tinggi, sebab menurut Dr. Sastia Putri, pendidikan bisa membuka banyak pintu bagi banyak kesempatan sehingga perempuan bisa meraih impian mereka dalam bidang.

Lebih dari itu, dr. Arti Indira, MGz, SpGK, menyatakan bahwa pendidikan perempuan juga bisa mempengaruhi pertumbuhan anak sejak dalam kandungan. Menurutnya, jika seorang perempuan atau ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi, maka anak yang dilahirkan akan memiliki status gizi yang jauh lebih baik.

"Seperti yang sudah diketahui, angka stunting di Indonesia sangat tinggi. Dan ternyata berbagai penelitian menyebutkan jika perempuan memiliki tingkat pendidikan tinggi, maka anaknya juga akan punya status gizi yang lebih baik sehingga bisa mengurangi risiko stunting dibanding perempuan yang pendidikannya lebih rendah," tutur dr Arti Indira yang juga merupakan istri dari musisi Tompi.***


Sumber : kumparan.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Gubernur Sementara BI, Jaga Stabilitas Rupiah dan Sistem Keuangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:15:18 WIB

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) memastikan roda kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan .

Nasional

PWI Polisikan Hotman Paris, Diduga Hina Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:10:20 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jay.

Nasional

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucapan ke Wartawan Dinilai Rendahkan Profesi

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23:19 WIB

Sorotan terhadap Hotman Paris Hutapea akhirnya berujung pada permintaan maaf. Sebelumnya, pengaca.

Nasional

Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie di Kasus TPPU

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:08:35 WIB

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membenarkan dirinya resmi menjadi kuasa hukum mantan Jaksa.

Nasional

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:45:11 WIB

Kepolisian Republik Indonesia resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jamp.

Nasional

Rp3 Triliun untuk MBG Saat Libur Sekolah, Netizen Pertanyakan Hitung-hitungan Anggaran

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:43:00 WIB

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah pemerintah menyebut anggaran y.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Pekanbaru Tegaskan HGB 133 Kanto STC Tak Bisa Diperpanjang
11 Agustus 2026
Jalan Kemuning Diaspal, Wali Kota Pekanbaru: Keluhan Warga Jadi Kompas Pembenahan
11 Agustus 2026
Dari RTH Putri Kaca Mayang, Pekanbaru Pamerkan Model Baru Kelola Sampah Berbasis Digital
10 Agustus 2026
HUT ke-69 Riau, Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Komitmen Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
10 Agustus 2026
Naik Bus Listrik, Pekanbaru Pamerkan Sekolah Hijau di Panggung Internasional
10 Agustus 2026
Pekanbaru dan Padang Pariaman Perkuat Kerjasama Strategis
09 Agustus 2026
Perkuat Pembinaan Generasi Muda, Walikota Lantik Pengurus Pramuka Lima Kecamatan
09 Agustus 2026
Ketua RT-RW Rumbai Timur Diminta Tak Banyak Seremonial, Langsung Bekerja Layani Warga
08 Agustus 2026
Capella Honda Riau Bawa Pulang Tiga Gelar Nasional AHSRIC 2026
08 Agustus 2026
Amran Tambi Siap Pimpin PKDP Riau, Tekankan Soliditas dan Kontribusi untuk Daerah
08 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Disdukcapil Pekanbaru Bantah Pengurusan Akta Kematian Berbayar, Tegaskan Layanan Gratis dan Siap Tindak Oknum
  • 2 Sungai Sail Disulap Jadi Destinasi Wisata, Walikota: Akan Jadi Ikon Baru Pekanbaru
  • 3 BMHS Perkuat Ekosistem Bedah Robotik, Siapkan SDM dan Standar Dukung Industri Kesehatan
  • 4 Sulit Dikonfirmasi, Sikap Kepala DPMPTSP Pekanbaru Dinilai Tak Sejalan dengan Komitmen Keterbukaan Walikota
  • 5 Panen Raya TNI di Bengkalis, Wabup: Jangan Alihfungsikan Lahan Sawah
  • 6 Jalan Berlubang di Lampu Merah Pasir Putih Viral, Warganet Debat Soal Siapa Bertanggungjawab
  • 7 Pengunjung Soroti Lemahnya Pengawasan Fruitcity Pekanbaru, Orang Dewasa Naik Trampolin

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved