OJK Riau Dorong 350 Siswa Sekolah Rakyat Melek Finansial
PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menanamkan literasi keuangan sejak bangku sekolah dengan membekali 350 siswa Sekolah Rakyat melalui program edukasi dan gerakan menabung.
Langkah itu menjadi bagian dari rangkaian Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 sekaligus upaya mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Edukasi keuangan tersebut digelar baru-baru ini di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 3 Pekanbaru. Sehari kemudian, kegiatan serupa dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir.
Para siswa mendapat pemahaman mengenai cara mengelola keuangan, pentingnya menabung, serta penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Pelaksana Tugas Kepala OJK Provinsi Riau Fredly Nasution mengatakan literasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang. Menurut dia, pemahaman finansial dibutuhkan agar generasi muda tidak sekadar mengenal uang, tetapi juga mampu mengelolanya secara bertanggung jawab.
"Edukasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi untuk membangun generasi yang cakap finansial. Melalui Road to Hari Indonesia Menabung, OJK Riau ingin menanamkan budaya menabung sekaligus membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan bertanggungjawab," kata Fredly dalam rilis OJK, Jumat (7/8/2026).
Fredly menilai gerakan menabung di kalangan pelajar tidak dapat berjalan sendiri. Perlu keterlibatan pemerintah daerah, sekolah, dan industri jasa keuangan agar akses terhadap layanan keuangan formal semakin luas dan kebiasaan menabung dapat terbentuk secara berkelanjutan.
“Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri jasa keuangan menjadi kunci untuk memperluas implementasi Program KEJAR serta membangun budaya menabung di kalangan pelajar,” tutupnya.
Berita Lainnya +INDEKS
OJK: Delapan Perusahaan Pembiayaan dan Tujuh Pindar Belum Penuhi Modal Minimum
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat masih terdapat delapan perusahaan pembiayaan dan tujuh peny.
Kredit Perbankan Tembus Rp9.081 Triliun, OJK: Investasi dan Korporasi Jadi Motor Pertumbuhan
Penyaluran kredit perbankan nasional terus menunjukkan akselerasi pada pertengahan 2026. Otoritas.
OJK Tegaskan Penagihan Harus Beretika, Satgas PASTI Tutup Platform Investasi Ilegal Snapboost
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) wajib menerapka.
Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.184 Triliun, Premi Jiwa Tumbuh 8,4 Persen
Industri perasuransian nasional menunjukkan kinerja positif hingga Juni 2026. Otoritas Jasa Keuan.
IASC Blokir Rp723 Miliar Dana Penipuan, OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Pelanggaran Penagihan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat perlindungan konsumen melalui Indonesia Anti-Scam C.
OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil Meski Geopolitik Memanas dan Ekonomi Global Melambat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional tetap terj.







