• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

Ekspektasi Kerjaan Harus Selaras dengan Jurusan Sempat Membuat Maudy Krisis Identitas

Redaksi

Jumat, 04 September 2020 20:22:15 WIB
Cetak
Ekspektasi Kerjaan Harus Selaras dengan Jurusan Sempat Membuat Maudy Krisis Identitas
(Foto: albumbaru.com)

JAKARTA – Prestasinya di bidang karier maupun pendidikan membuat Maudy Ayunda selalu jadi inspirasi khususnya bagi para remaja di tanah air. Antusiasme itu juga terlihat saat Maudy, demikian gadis cantik dengan segudang prestasi ini akrab disapa saat hadir di Leaders Camp Online #KejarMimpi CIMB Niaga 2020.

Di tengah popularitasnya di bidang entertainment, Maudy juga sukses masuk ke Universitas Top dunia yakni meraih gelar S1-nya di Oxford University dan saat ini ia tengah menyelesaikan S-2 di Stanford University, Amerika. Menurut Maudy, keren itu punya mimpi ga cuman satu, namun harus punya banyak mimpi. Dengan berani mencoba banyak mimpi itulah menghantarkan ia mencapai banyak mimpi. Bagi Maudy sendiri, motivasi utama dalam mengejar mimpi, kata Maudy adalah ketika kita memberikan impact yang positif bagi banyak orang.

“ Motivasi utama aku dalam mengejar mimpi, aku orangnya ingin selalu tumbuh ingin menjadi versi lebih baik lagi pada diri aku. Misalnya , aku ingin mencari medium untuk mengubah mindset aku menjadi impact yang positif bagi orang banyak,” tuturnya dalam sharing yang dipandu @agiscevi, co-founder gerakan sosial #KejarMimpi.

Untuk itu, lanjut Maudy, ia pun kolaborasi dengan CIMB Niaga #KejarMimpi yang merupakan suatu gerakan yang sangat pas dengan passionnya di dunia pendidikan dan sosial. “I`m very passionable karena di #KejarMimpi aku bisa ketemu banyak anak muda, bisa memotivasi dan menginspirasi banyak orang. Jadi aku pengen karya aku dapat mengubah dunia secara positif” jelasnya.

Perempuan berusia 25 tahun itu juga merasa bangga sudah menjadi bagian keluarga CIMB Niaga #KejarMimpi. Selama 4 tahun karena telah menebar semangat inspirasi kepada anak muda Indonesia.

“ Aku sangat bangga luar bisa bergabung dalam bagian dari #KejarMimpi, bersama CIMB dulu pertama kali mendiskusikan bagaimana kita harus buat sesuatu untuk anak muda Indonesia yaitu dengan menyebarkan inspirasi dan motivasi anak muda. Aku seneng sekarang followers sudah banyak sekali, kita juga telah menyentuh banyak hati dan pikiran anak muda Indonesia” tegasnya.

Di Leaders Camp yang mengangkat tema “Pantang Menyerah #KejarMimpi” tersebut Maudy juga sharing tentang tips membagi waktu antara karir dan pendidikan. Menurutnya time management sangat penting agar proses dalam mengejar mimpi dapat berjalan dengan baik.

“Mungkin paling utama yang aku sharing, aku bukan orang yang ngebalance semuanya dalam waktu bersamaan. Aku orang yang membagi hidup aku menjadi fase-fase tertentu misalnya, 3 bulan pertama di tahun 2019 aku fokus di bidang musik, 3 bulan berikutnya aku fokus di film , 2 bulan berikutnya aku fokus di application untuk lanjut S2,” tuturnya.

Maudy berpesan agar jangan memaksakan diri untuk multitasking dalam waktu bersamaan karena tidak efektif dan banyak waktu yang terbuang. “Kita bisa fokus, jadi lebih baik membagi hidup kita menjadi fase-fase waktu tertentu daripada semuanya dikerjaan secara bersamaan,“ ungkap Maudy.

Dalam proses mengejar mimpi, pasti setiap orang pernah mengalami down atau gagal, namun bagi Maudy tidak ada mimpi yang tidak tercapai hanya tertunda. Dalam situasi itu, diperlukan grow mindset untuk bangkit dari perasaan down.

“Kita harus memiliki mindset bahwa mimpi itu bukan tidak tercapai namun hanya tertunda, kemudian kita harus memiliki grow mindset atau mindset tumbuh. Tekankan dalam diri untuk menumbuhkan mindset kita harus bisa berkembang. “ jelas pelantun lagu Tiba-Tiba Cinta Datang itu.

Untuk mencapai sebuah mimpi, kata Maudy lagi, kita harus bisa memahami bakat apa yang dimiliki. Ia pun memberikan saran anak-anak muda harus banyak mencoba hal baru seperti dirinya. Hal itu, kata Maudy karena bakat itu ada yang ada sejak lahir ada bakat yang muncul karena diasah.

“Waktu SMP dan SMA orangtua aku mendorong aku untuk mencoba sebanyak mungkin aktivitas dan ekstrakulikuler misial ikut musik, main basket, nyanyi, dan lain-lain sampai pada akhirnya aku menemukan yang aku suka yaitu nyanyi. Jadi tumbuhlah kesadaran diri dan kepercayaan diri dari proses itulah aku menemukan elemen-elemen diri aku” ungkapnya.

Banyak anak muda sekarang ini khawatir akan masa depannya, Maudy juga membagi saran mengatasi rasa khawatir dan insecure akan masa depan dengan berani mencoba berbagai kesempatan yang ada.

“Generasi muda itu memiliki pressure yang sangat tinggi untuk buru-buru menemukan passionnya atau bakatnya. Ada ekspetasi memiliki masa depan yang linier seperti kerjaan harus selaras dengan jurusan, harus konsisten dan itu semua membuat aku juga dulu sempat krisis identitas, “ kenangnya.

Untuk itu, kata Maudy, yang harus dilakukan sebagai anak muda adalah harus berani exploreratif,, berani menjalankan hidup untuk membuka mata melihat kesempatan yang dapat dikejar. “Orang yang hanya punya satu mimpi itu berbahaya karena bisa jadi stres kalau ternyata kita ga punya passion sesuai dengan mimpi kita. Sebaiknya, kita memiliki mimpi yang banyak karena kita ga tau mimpi yang mana akan jadi mimpi utama nanti” kata Maudy.

Selain berbagi tentang inspirasi dalam mengejar mimpi, Maudy yang jago berbahasa Inggris sejak masih balita itu juga sharing pengalamannya menggunakan layanan Octo Mobile dari CIMB Niaga. Octo mobile adalah adalah layanan aplikasi perbankan digital dari Bank CIMB Niaga yang merupakan pilihan tepat para Dream Warriors di saat pandemi sekarang ini, dimana selain untuk transaksi Octo Mobile juga bisa digunakan untuk membuka Rekening tabungan pertama.

#Kejar Mimpi merupakan gerakan sosial atau social movement yang diinisiasi CIMB Niaga dan saat ini telah memiiki 29 komunitas yang tersebar di Indonesia. Di hari perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Kejar Mimpi menggelar Leaders Camp secara Online sebagai momentum untuk menyemangati para generasi muda di seluruh Indonesia dalam mengejar mimpi.

Untuk yang ketinggalan dengan sesi #KejarMimpi Leaders Camp pada 16 Agustus 2020, kalian bisa menyaksikan tayanganya ulangnya di IGTV-nya @kejarmimpi.id.***

 


Sumber : okezone.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 08:17:49 WIB

Rombongan masyarakat yang disebut bepergian bersama Tomi Gwijangge dilaporkan mengalami intimidas.

Nasional

Lima Hari Tersesat di Hutan Gunung Bedung, Empat Warga Natuna Ditemukan Selamat

Ahad, 30 Agustus 2026 - 19:51:12 WIB

Empat warga yang dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung, Kabupaten Natuna, akhirnya d.

Nasional

Mafirion Desak Agrinas Selektif Pilih Mitra KSO, Jangan Biarkan Konflik Perkebunan Berulang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:22:45 WIB

PEKANBARU - Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Riau II H Mafirion meminta PT Agrinas.

Nasional

Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Gubernur Sementara BI, Jaga Stabilitas Rupiah dan Sistem Keuangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:15:18 WIB

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) memastikan roda kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan .

Nasional

PWI Polisikan Hotman Paris, Diduga Hina Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:10:20 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jay.

Nasional

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucapan ke Wartawan Dinilai Rendahkan Profesi

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23:19 WIB

Sorotan terhadap Hotman Paris Hutapea akhirnya berujung pada permintaan maaf. Sebelumnya, pengaca.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Amran: 33,4 Juta Warga Terima Bantuan Beras, Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor
17 September 2026
Amran Dorong Tambahan Bantuan, Target Tanam Petani Riau Diperluas
17 September 2026
Agung Nugroho: Ikhtiar dan Doa Harus Jalan Bersama
16 September 2026
Agung Nugroho Minta PSPS Kembali ke Kasta Tertinggi
16 September 2026
Kabut Asap Memburuk, DLHK Tutup Tiga Ruang Terbuka Hijau Pekanbaru
16 September 2026
Bapenda Pekanbaru Perpanjang Penghapusan Denda PBB hingga 30 September
16 September 2026
BATIQA Hotel Pekanbaru Tawarkan Paket Menginap Ditengah Kabut Asap
16 September 2026
Pemko Pekanbaru Perkuat Kesadaran Hukum dari Tingkat Kecamatan
16 September 2026
Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
16 September 2026
Batas Pinjaman di Tiga Pindar Dihapus, Risiko Gali Lubang Disorot
16 September 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 93,7 Mikrogram Permeter Kubik
  • 2 Pekanbaru Masih Gelap, Kualitas Udara Tidak Sehat
  • 3 Jaringan MyRepublic di Pekanbaru Dikeluhkan, Gangguan Berulang hingga Dua Hari
  • 4 Kualitas Udara Pekanbaru Buruk, Disdik Terapkan Belajar Jarak Jauh
  • 5 Pemko Pekanbaru Siapkan Rp3,6 Miliar Atasi Genangan di Marpoyan Damai
  • 6 Paskibraka Pekanbaru Diberangkatkan ke Jogja, Walikota Apresiasi Perjuangan dan Dedikasi
  • 7 Drainase Rusak 2,5 Tahun, Pemko Pekanbaru Turun Tangan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved