• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

Prof Dyah: Kenapa perempuan harus melek terhadap teknologi?

Redaksi

Jumat, 11 September 2020 10:17:10 WIB
Cetak
Prof Dyah: Kenapa perempuan harus melek terhadap teknologi?
Prof Dr Dyah Sawitri SE MM (infokampus.news)

MALANG - Setiap manusia yang terlahir di dunia, hakikatnya telah menjadi pemimpin, tak terkecuali perempuan. Melihat banyaknya pemimpin perempuan, menunjukkan bahwa semua orang mempunyai jiwa kepemimpinan tanpa memandang gender.

Hal ini lah yang dijelaskan oleh Rektor Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM, dalam acara Ngobrol Bareng Pakar Inspirasi yang bertajuk Kupas Tuntas Gaya Kepemimpinan Masa Kini.

Dyah menyebutkan, hakikat setiap manusia dilahirkan di muka bumi ini sebagai seorang pemimpin. Bisa sebagai pemimpin negara, organisasi, masyarakat, keluarga, dan diri sendiri.

"Tidak ada permasalahan perempuan dalam memimpin. Sebenarnya kita sudah memiliki contoh yaitu Kartini, sosok perempuan yang begitu besar perjuangan dan pengorbanan untuk perempuan sehingga tidak ada perbedaan gender," kata Dyah.

Hanya saja, lanjutnya, gaya kepemimpinan antara laki-laki dan perempuan tentunya berbeda. Sebab, meskipun perempuan tengah menjadi pemimpin, tetapi kodratnya tidak pernah hilang.

"Perempuan merupakan pondasi dalam keluarga, maka menjadi seorang pemimpin perempuan yang sukses tidak pernah lepas dari dukungan keluarga," ucapnya.

Menurut Dyah, perempuan memiliki peluang strategis untuk menjadi pemimpin. Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh perempuan untuk melek teknologi.

"Kenapa perempuan harus melek terhadap teknologi? karena ditengah kesibukan kita bekerja kita harus tetap memantau keluarga. Salah satu komunikasi ya melalui teknologi. Kita harus bisa membagi skala prioritas antara keluarga dan karir," ungkapnya.

Menjadi seorang pemimpin perempuan, dia tidak pernah memandang rekan kerja sebagai bawahan, tetapi dianggap saudara dalam bekerja.

"Selama 2 periode saya menjadi rektor, saya selalu bersyukur karena amanah besar yang telah diberikan Allah harus saya jaga dengan benar. Selama memimpin, saya selalu memposisikan rekan kerja sebagai saudara. Kita ciptakan budaya mengajak untuk saling menghargai dan menghormati dalam satu institusi tanpa menyakiti yang lainnya," jelasnya.

Selama menjadi pemimpin, Dyah menjadikan Ki Hajar Dewantara sebagai acuan untuk kemajuan institusi.

"Kita tahu slogan Ki Hajar Dewantara yang berbunyi ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani. Ketika seorang menjadi pemimpin harus bisa memberikan suri tauladan untuk orang di sekitar," katanya.

Tak lupa, Dyah membagikan tips gaya kepemimpinan perempuan, yaitu selalu berpikir positif, cantiklah dalam beriman dan bertaqwa, berilmu dalam berbicara, berperilaku serta berpenampilan sopan, dan selalu bersyukur.***


Sumber : kumparan.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Pemerintah Blokir Akses AI Grok

Senin, 12 Januari 2026 - 09:13:20 WIB

Kementerian Komunikasi dan Digital mengumumkan langkah drastis dengan memutuskan akses sementara .

Nasional

Bantuan dari Luar Negeri Masuk ke Sumatra Kena Pajak Bencana

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:26:37 WIB

Bantuan luar negeri untuk Aceh, seperti barang kemanusiaan akibat bencana, dikenakan pajak impor .

Nasional

Legislator Minta OJK Hapus Aturan Tagih Utang Lewat Debt Collector

Ahad, 12 Oktober 2025 - 11:43:44 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus Pasal 44 ayat (.

Nasional

PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia

Senin, 29 September 2025 - 10:00:03 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan atas pencabutan kartu liputan .

Nasional

Anggota DPR-RI Karmila Sari Jadi Penyiar Tamu Hari Jadi RRI ke-80

Senin, 08 September 2025 - 07:43:49 WIB

PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Dr Hj Karmila Sari SKom M.

Nasional

Pemko Pekanbaru Masih Belum Tentukan Sanksi Oknum ASN Terlibat Pungli di RSD Madani

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:50:03 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hingga kini masih belum menentukan sanksi terhadap.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026
Pekan Pertama Februari Ada Pasar Murah di Pekanbaru, Cek Jadwalnya
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved