Maskapai Alitalia Bangkrut Setelah 74 Tahun Terbang
Jakarta - Maskapai asal Italia bernama Alitalia mengumumkan tak akan lagi menjual tiket pesawat. Perusahaan resmi menutup bisnis penerbangan secara permanen.
Mengutip CNN.com, Senin (30/8), pemerintah Italia telah menggelontorkan miliaran euro untuk Alitalia. Hal ini dilakukan guna menyelamatkan perusahaan dan tak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).
Direktur School of Government di LUISS University Giovanni Orsina mengatakan suntikan dana dari pemerintah tak berhasil membuat Alitalia bertahan. Perusahaan tak bisa mengatasi persaingan global dan beradaptasi dengan perubahan di sektor penerbangan.
"Jatuhnya Alitalia adalah simbol utama dari sejarah Italia yang kesulitan dalam menghadapi globalisasi dan meningkatnya persaingan," ujar Orsina kepada CNN.com.
Alitalia semakin tertekan ketika banyak maskapai yang lebih efisien dan beroperasi dengan awak lebih sedikit. Maskapai lain pun mampu menawarkan harga tiket yang lebih kompetitif ketimbang Alitalia.
Masalah Alitalia dimulai pada 1990-an. Ketika itu, deregulasi Eropa membuat lalu lintas udara lebih kompetitif dan sektor kereta api di Eropa diperkuat.
Situasi pun semakin buruk ketika pihak berwenang mencoba untuk melakukan privatisasi Alitalia. Pemerintah Italia mencoba mencari kemitraan agar perusahaan tetap bertahan dalam mengatasi tantangan pasar bebas.
Namun, semua kemitraan yang dirancang gagal. Lalu, serikat pekerja berjuang melawan rencana PHK Alitalia.
Orsina menyebut krisis tersebut membuat kualitas penerbangan Alitalia menurun. Sejumlah karyawan mogok kerja, jadwal penerbangan ditunda atau dibatalkan, dan jumlah perjalanan jarak jauh berkurang.
Mantan penumpang Alitalia Rosetta Scrugli mengeluh bahwa protes dari serikat pekerja perusahaan membuatnya kehilangan pertemuan penting di luar negeri.
"Penerbangannya terlambat atau bahkan sering dibatalkan. Saya menghabiskan berjam-jam menunggu di terminal dan barang bawaan saya hilang beberapa kali," kata Scrugli.
Alitalia adalah perusahaan penerbangan yang didirikan pada 74 tahun yang lalu. Alitalia pernah dikenal sebagai 'freccia alata' alias panah bersayap oleh orang Italia.
Ketika keluarga Italia pulang dari perjalanan jauh dan menginjakkan kaki di dalam pesawat Alitalia, pramugari menyapa dengan 'buongiorno' yang hangat dan menyajikan spaghetti kukus dengan saus tomat untuk makan siang, yang rasanya seperti melangkah kembali ke rumah.
Maskapai penerbangan nasional di Italia akan diganti oleh ITA mulai Oktober 2021 mendatang. Masyarakat berharap ITA bisa lebih baik dari Alitalia.
Berita Lainnya +INDEKS
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Solok, 32 Warga Mengungsi
Banjir bandang menerjang kawasan Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus dan Nagari .
Rombongan Warga Ditodong di Trans Wamena-Nduga, Sopir Masih Ditahan
Rombongan masyarakat yang disebut bepergian bersama Tomi Gwijangge dilaporkan mengalami intimidas.
Lima Hari Tersesat di Hutan Gunung Bedung, Empat Warga Natuna Ditemukan Selamat
Empat warga yang dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung, Kabupaten Natuna, akhirnya d.
Mafirion Desak Agrinas Selektif Pilih Mitra KSO, Jangan Biarkan Konflik Perkebunan Berulang
PEKANBARU - Anggota DPR RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Riau II H Mafirion meminta PT Agrinas.
Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Gubernur Sementara BI, Jaga Stabilitas Rupiah dan Sistem Keuangan
PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) memastikan roda kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan .
PWI Polisikan Hotman Paris, Diduga Hina Profesi Wartawan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jay.








