• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Edukasi
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • More
    • Otomotif
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Ekonomi

OJK Dorong Komoditas Unggulan Riau Tak Berhenti Dijual Mentah

Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:35:11 WIB
Cetak
OJK Dorong Komoditas Unggulan Riau Tak Berhenti Dijual Mentah

Bukittinggi - Potensi komoditas unggulan Riau dinilai belum optimal apabila hanya mengandalkan penjualan bahan mentah. Penguatan pengolahan, perluasan pasar, dan akses pembiayaan menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Moh Fredly Nasution menekankan pentingnya peran industri jasa keuangan dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.

Menurut Fredly OJK tidak terlibat langsung dalam kegiatan produksi. Peran lembaga tersebut adalah mendorong industri jasa keuangan agar dapat mendukung pembiayaan usaha yang memiliki prospek dan layak dibiayai.

Pendekatan ini dapat diterapkan pada pengembangan komoditas unggulan daerah. Produk yang selama ini dijual dalam bentuk mentah, misalnya, berpeluang memberikan nilai ekonomi lebih tinggi apabila diolah menjadi produk turunan melalui proses pengolahan atau pengemasan.

Fredly mencontohkan komoditas sagu yang menjadi salah satu potensi Riau. Pengembangan industri pengolahan diperlukan agar manfaat ekonominya tidak berhenti pada produksi bahan baku, tetapi juga menciptakan nilai tambah di daerah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan ekosistem usaha yang melibatkan produsen, pembeli, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah. Ketersediaan pembiayaan harus diikuti kepastian pasar agar pengembangan usaha dapat berjalan berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha, petani, dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. Selain sagu, potensi komoditas lain di Riau juga dapat dikembangkan sesuai peluang pasar dan kelayakan usahanya.

Dengan demikian tambah Fredly akses pembiayaan tidak hanya diarahkan untuk menambah modal usaha, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas lokal.


 Editor : Novri

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Ekonomi

OJK Cabut Izin Tiga BPR/BPRS dalam Sebulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:43:29 WIB

PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha tiga bank perekonomian rakyat sepanj.

Ekonomi

IASC Blokir 702 Ribu Rekening, Dana Korban Penipuan Rp811 Miliar Diamankan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 11:58:09 WIB

Pekanbaru - Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan atau Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) t.

Ekonomi

Tak Sembarangan Jadi Penyedia Printer Meterai Digital, Ini Syaratnya

Kamis, 08 Oktober 2026 - 12:41:13 WIB

PEKANBARU - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak membuka akses penyediaan Printer Meterai Teraan.

Ekonomi

DJP Perketat Pengawasan Meterai Teraan Digital

Rabu, 07 Oktober 2026 - 16:20:00 WIB

Pekanbaru - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperketat tata kelola penggunaan Meterai Teraan Dig.

Ekonomi

OJK Catat 35.438 Aduan Keuangan Ilegal, Pinjol Jadi Biang Terbesar

Rabu, 07 Oktober 2026 - 11:58:11 WIB

PEKANBARU - Aktivitas keuangan ilegal masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi konsumen. OJ.

Ekonomi

IHSG Ambruk 29,79 Persen, Asing Balik Jual Saham Rp10,24 Triliun

Rabu, 07 Oktober 2026 - 08:55:05 WIB

Pekanbaru - Pasar saham Indonesia kembali mendapat tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IH.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pemko Kantongi Predikat Sangat Baik
14 Oktober 2026
OJK Dorong Komoditas Unggulan Riau Tak Berhenti Dijual Mentah
14 Oktober 2026
Sumpah Pemuda Tak Cukup Seremonial, Pemuda Pekanbaru Diajak Benahi Lingkungan
14 Oktober 2026
Capella Honda Bidik 10 SMK Binaan di Riau Naik Kelas
14 Oktober 2026
Agung Nugroho Ingatkan Petani Pekanbaru Tak Bakar Lahan untuk Perluasan Kebun
14 Oktober 2026
Capella Honda Perkuat Link and Match SMK dengan Industri Sepeda Motor
14 Oktober 2026
Pemko Buka Posko Pengaduan Desil, Warga Pekanbaru Bisa Perbaiki Data Bansos
14 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Terus Memburuk, PM2.5 Tembus 180,7
14 Oktober 2026
Asap Kembali Ancam Siswa, Pekanbaru Terapkan PJJ 14-15 Oktober
13 Oktober 2026
Agung Dukung Langkah Tegas Kapolda, Perang Narkoba di Pekanbaru Harus Berlanjut
13 Oktober 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kualitas Udara Memburuk, PJJ Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang hingga 10 Oktober
  • 2 11 Siswi SD di Kampar Dilarikan ke RSD Madani Pekanbaru, Diduga Keracunan MBG
  • 3 Kabut Asap Makin Parah, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ Dua Hari Mulai Besok
  • 4 Internet MyRepublic di Pekanbaru Gangguan Hampir Setiap Hari, Pelanggan Keluhkan Layanan
  • 5 Museum Bank Indonesia Tak Sekadar Simpan Sejarah Mata Uang
  • 6 RSD Madani Tambah CT-Scan hingga Cathlab, Layanan KJSU Ditargetkan Beroperasi 2027
  • 7 PJJ Berakhir, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka Besok

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved