OJK Dorong Komoditas Unggulan Riau Tak Berhenti Dijual Mentah
Bukittinggi - Potensi komoditas unggulan Riau dinilai belum optimal apabila hanya mengandalkan penjualan bahan mentah. Penguatan pengolahan, perluasan pasar, dan akses pembiayaan menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Moh Fredly Nasution menekankan pentingnya peran industri jasa keuangan dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Menurut Fredly OJK tidak terlibat langsung dalam kegiatan produksi. Peran lembaga tersebut adalah mendorong industri jasa keuangan agar dapat mendukung pembiayaan usaha yang memiliki prospek dan layak dibiayai.
Pendekatan ini dapat diterapkan pada pengembangan komoditas unggulan daerah. Produk yang selama ini dijual dalam bentuk mentah, misalnya, berpeluang memberikan nilai ekonomi lebih tinggi apabila diolah menjadi produk turunan melalui proses pengolahan atau pengemasan.
Fredly mencontohkan komoditas sagu yang menjadi salah satu potensi Riau. Pengembangan industri pengolahan diperlukan agar manfaat ekonominya tidak berhenti pada produksi bahan baku, tetapi juga menciptakan nilai tambah di daerah.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan ekosistem usaha yang melibatkan produsen, pembeli, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah. Ketersediaan pembiayaan harus diikuti kepastian pasar agar pengembangan usaha dapat berjalan berkelanjutan.
Sinergi tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha, petani, dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. Selain sagu, potensi komoditas lain di Riau juga dapat dikembangkan sesuai peluang pasar dan kelayakan usahanya.
Dengan demikian tambah Fredly akses pembiayaan tidak hanya diarahkan untuk menambah modal usaha, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas lokal.
Berita Lainnya +INDEKS
OJK Cabut Izin Tiga BPR/BPRS dalam Sebulan
PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha tiga bank perekonomian rakyat sepanj.
IASC Blokir 702 Ribu Rekening, Dana Korban Penipuan Rp811 Miliar Diamankan
Pekanbaru - Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan atau Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) t.
Tak Sembarangan Jadi Penyedia Printer Meterai Digital, Ini Syaratnya
PEKANBARU - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak membuka akses penyediaan Printer Meterai Teraan.
DJP Perketat Pengawasan Meterai Teraan Digital
Pekanbaru - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperketat tata kelola penggunaan Meterai Teraan Dig.
OJK Catat 35.438 Aduan Keuangan Ilegal, Pinjol Jadi Biang Terbesar
PEKANBARU - Aktivitas keuangan ilegal masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi konsumen. OJ.
IHSG Ambruk 29,79 Persen, Asing Balik Jual Saham Rp10,24 Triliun
Pekanbaru - Pasar saham Indonesia kembali mendapat tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IH.








