• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Olahraga
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • More
    • Daerah
    • Nasional
    • Politik
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Olahraga
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Politik

Rossi Meninggal Dunia, Itali Kehilangan Olahragawan

Redaksi

Selasa, 15 Desember 2020 17:01:21 WIB
Cetak
Rossi Meninggal Dunia, Itali Kehilangan Olahragawan
Jenazah Rossi saat hendak dimakamkan (ist)

Saat mendengar nama Rossi, tentu langsung teringat sosok pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi. Padahal, sebelum Valentino Rossi mendominasi ajang Grand Prix pada medio 2000-an, ada nama Rossi lain yang tidak kalah hebat dari The Doctor julukan Valentino Rossi.

Sosok Rossi yang dimaksud Paolo Rossi, pria 64 tahun yang meninggal dunia pada Kamis 10 Desember 2020 pagi WIB. Lantas, siapa sosok Paolo Rossi yang dimaksud.

Baca Juga :
  • Wagub Kabul Tewas dalam Ledakan Bom, Banyak Pembunuhan Termasuk Jurnalis
  • Praveen / Melati Kalah di Final Yonex Thailand Open
  • Amerika Blokir Rapat DK PBB soal Israel-Palestina

Paolo Rossi merupakan mantan bomber andalan Vicenza, Juventus dan Tim Nasional (Timnas Italia). Nama Paolo Rossi menanjak ketika pria bertinggi 177 sentimeter itu keluar sebagai top skor Liga Italia 1977-1978 tatkala membela Vicenza.

Saat itu dari 30 pertandingan, Paolo Rossi mengoleksi 24 gol di Liga Italia 1977-1978. Sayangnya, perlahan-lahan ketajaman Paolo Rossi menurun. Di Liga Italia 1978-1979 ia hanya mengoleksi 15 gol bersama Vicenza.

Semusim berselang saat membela Perugia, Paolo Rossi mencetak 13 gol. Ternyata di balik ketajamannya, Paolo Rossi sempat terlibat kasus pengaturan skor, layaknya yang terjadi di Italia pada 2004-2006 (Calciopoli).

Kala itu, skandal pengaturan skor dinamakan Totonero. Setidaknya ada tujuh klub Serie A dan Serie B yang terlibat dalam pengaturan skor tersebut. Untuk individu, yang paling menonjol adalah Paolo Rossi yang saat itu memperkuat Perugia.

Akibat kelakukannya, Paolo Rossi dilarang Federasi Sepakbola Italia (FIGC) untuk berkecimpung di persepakbolaan dunia selama tiga tahun. Namun, setelah banding, hukuman Paolo Rossi dipotong menjadi dua tahun.

Hukuman itu membuat Paolo Rossi melewatkan musim 1980-1981 dan hampir melewatkan musim 1981-1982 secara penuh. Kala itu, Paolo Rossi baru bisa bermain di pengujung musim 1981-1982, tepatnya di tiga laga terakhir Liga Italia.

Di tiga laga terakhir itu, Paolo Rossi tampil sebagai starter dan mencetak satu gol, tepatnya saat Juventus menang 5-1 atas Udinese. Sekadar informasi, Paolo Rossi diboyong Juventus pada musim panas 1981, atau ketika sedang menjalani skorsing.

Mukzijat pun didapat Paolo Rossi. Meski hanya turun tiga kali di sepanjang musim 1981-1982, pelatih Timnas Italia kala itu, Enzo Bearzot, menyertakan Paolo Rossi untuk tampil di Piala Dunia 1982 yang diselenggarakan di Spanyol.

“Jika saya tidak membawa Rossi, saya tidak punya pemain yang mampu membuat masalah di area pertahanan lawan," kata Enzo Bearzot, dilansir dari okezone.com, Selasa (15/12/2020).

Kepercayaan yang diberikan Enzo Bearzot pun dibayar tuntas Paolo Rossi. Sempat mandul di empat laga awal, Paolo Rossi menggila di tiga laga terakhir.

Ia mencetak hattrick saat Italia menang 3-2 atas Brasil di fase grup kedua. Kemudian, Paolo Rossi memborong semua Gli Azzurri –julukan Italia– saat menang 2-0 atas Polandia di semifinal.

Terakhir, Paolo Rossi mencetak satu gol saat Italia menang 3-1 atas Jerman Barat di partai puncak. Alhasil, Paolo Rossi keluar sebagai top skor Piala Dunia 1982 dengan koleksi enam gol. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 1982.

Keberhasilannya membawa Italia juara Piala Dunia membuat Paolo Rossi memenangkan trofi Ballon dOr 1982. Ia mengikuti jejak Omar Sivori (1961) yang menjadi pesepakbola pertama Juventus yang memenangkan trofi Ballon dOr.

Selain itu, Paolo Rossi juga membantu Juventus memenangkan trofi Piala/Liga Champions 1984-1985, atau yang pertama sepanjang sejarah berdirinya klub. Kala itu di partai puncak, Juventus menang 1-0 atas Liverpool. Selamat jalan Paolo Rossi, sumbangsih Anda untuk perkembangan sepakbola dunia takkan terlupa.


[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Politik

Pekanbaru Lestari Run Digelar Besok, Olahraga Sambil Pungut Sampah Meriahkan HUT ke-242

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21:00 WIB

PEKANBARU - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pe.

Politik

Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan

Selasa, 09 Juni 2026 - 08:16:00 WIB

Pekanbaru - Capella Honda Racing Team tampil dominan pada ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regi.

Politik

AHDC Regional Riau Sukses Digelar, Pecinta Otomotif Sampaikan Terimakasih

Senin, 08 Juni 2026 - 12:47:55 WIB

Pekanbaru - Ajang balap motor bergengsi Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 2026 yang dige.

Politik

AHM Terus Jaring Bibit Pebalap Lokal Lewat AHDC, Buka Peluang Masuk Tim Binaan Astra Honda

Ahad, 07 Juni 2026 - 22:11:00 WIB

BANGKINANG - Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menjaring bibit-bibit pebal.

Politik

Tiga Kelas Tuntas Sebelum Istirahat, AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Sengit di Bangkinang

Ahad, 07 Juni 2026 - 13:41:48 WIB

BANGKINANG - Persaingan sengit mewarnai race utama Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau 202.

Politik

Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah

Ahad, 07 Juni 2026 - 11:24:00 WIB

BANGKINANG - Kelas All Matic menjadi balapan pembuka pada race utama ajang balap bergengsi Astra .

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

New Honda BeAT Tampil Lebih Segar, AHM Hadirkan Warna dan Striping Baru di Semua Varian
27 Juni 2026
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Diganti
26 Juni 2026
Diduga Minta Uang, Oknum Petugas KUA di Pekanbaru Dikeluhkan Warga Saat Urus Surat
26 Juni 2026
Kehadiran Pinjol di Kampus Islam Tuai Kritik, Dinilai Berpotensi Normalisasi Utang Mahasiswa
25 Juni 2026
Jaringan Aktivis Nusantara Desak Mendagri Nonaktifkan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
25 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Gratiskan Sekolah di 23 SMP Swasta dan 15 MTs Lewat Program Zero Putus Sekolah
25 Juni 2026
New Honda Vario Evo 160 Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Sporti dan Bertenaga
24 Juni 2026
Pupuk Indonesia Ekspor 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Regional
24 Juni 2026
Honda Premium Matic Day di Mal SKA Diserbu Pengunjung
24 Juni 2026
MBG Diperdebatkan: Pemprov Riau Sebut Retribusi Turun, Pemko Pekanbaru Klaim PAD Naik
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Deretan Program dan Rekor MURI, Kado Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-242
  • 2 Walikota Agung Night Ride Bareng Yamaha Sambil Pantau Kondisi Kota
  • 3 BGN Temukan Kelebihan 6.877 Dapur MBG, Potensi Pemborosan Capai Rp43 Miliar per Hari
  • 4 Capella Honda Racing Team Dominasi AHDC Riau 2026, Abdul Malik Sapu Dua Kemenangan
  • 5 Night Ride HUT Pekanbaru ke-242 Berhadiah Yamaha Gear Ultima Hybrid, Pendaftaran Dibuka
  • 6 Zaky Juara Race 2 All Sonic AHDC Regional Riau 2026, Dominasi Rider Tuan Rumah
  • 7 182 Bikers Honda Pekanbaru Riding Bareng ke AHDC Regional Riau 2026 di Bangkinang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved