• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

Ahli Kritik Harga Tes PCR Turun: Kontradiktif, Nanti Banyak Orang Bepergian

Redaksi

Senin, 16 Agustus 2021 08:27:11 WIB
Cetak
Ahli Kritik Harga Tes PCR Turun: Kontradiktif, Nanti Banyak Orang Bepergian
Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona.(int)

Ahli Biomolekuler, Basti Andriyoko, ikut menanggapi soal permintaan Presiden Jokowi agar biaya tes PCR diturunkan. Jokowi ingin harga tes PCR menjadi Rp450 ribu sampai Rp550 ribu.

Basti Andriyoko menilai, jika harga PCR turun, maka pihak yang tidak berkepentingan bisa leluasa melakukan mobilitas di masa pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya terkendali.

Baca Juga :
  • Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
  • Desain Uang Peringatan Rp75.000 Banyak Makna
  • Mahasiswa Kepri Demo Tolak TKA China

“Tes itu kan ada beberapa kelompok target, kalau pasien COVID-19 digratisin. Swasta juga gratiskan pasien karena nanti diklaimkan ke pemerintah," kata Basti yang juga merupakan Ketua Pokja Molekuler Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Indonesia (PP PDS PatKLIn) kepada kumparan, Minggu (15/8).

"Lalu ada tracing karena kan itu program pemerintah dan itu biasanya bukan sama swasta. Nah, ada pribadi yang memang larinya ke swasta. Ini simalakama,” tambah dia.

Basti menilai, jika menurunkan harga tes PCR akan menjadi kontra produktif dengan penanganan COVID-19. Sebab akan berdampak terhadap penanganan COVID-19.

"Kalau kita turunkan harganya tanpa mandang untung rugi dulu ya, ini agak kontradiktif dengan pengendalian pandemi. Kita ingin pandemi cepet selesai, tapi malah nurunin harga yang bikin orang bisa pergi-pergi. Terus agak miris rasanya, ada orang kaya jalan-jalan masa dia bayar PCR cuma Rp400 ribu, padahal dia mampu. Agak kurang pas,” ucap Basti.

Oleh sebab itu, Basti berharap ada penggolongan harga yang lebih rinci bagi penerima tes PCR. Ia berharap, penurunan harga tes PCR tak membuat celah negatif bagi orang dengan urgensi rendah.

“Mau senang-senang kita kasih murah. Itu kan agak kontradiktif. Jadi harus dibedakan kepentingan juga. Dalam arti, kepentingan pribadi bebas aja harganya. Nanti terserah orang mau pakai yang bagus atau tidak, itu kan pilihan,” ucap Basti.

“Kalau sudah jalan-jalan, atau masuk mal untuk kenikmatan diri sendiri. Harapannya, sih, yang dimaksud Pak Jokowi penurunan harga bukan buat yang seperti itu. Kalau dinas, kan, pasti ditanggung perusahaannya. Jadi harus dipilah lagi yang harus dikasih murah dan yang harus dikasih kayak tiket ada harga atas ada harga bawah,” tutup dia.

Sebelumnya, mahalnya harga tes PCR di Indonesia dibandingkan dengan India dikeluhkan sejumlah pihak. Sebab, Pemerintah India telah menurunkan harga tes PCR menjadi 500 Rupee atau setara Rp96 ribu.

Jokowi akhirnya meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin untuk menurunkan harga tes PCR. Ia meminta harga tes PCR diturunkan ke Rp450 ribu-Rp550 ribu.


Sumber : kumparan.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Pemerintah Blokir Akses AI Grok

Senin, 12 Januari 2026 - 09:13:20 WIB

Kementerian Komunikasi dan Digital mengumumkan langkah drastis dengan memutuskan akses sementara .

Nasional

Bantuan dari Luar Negeri Masuk ke Sumatra Kena Pajak Bencana

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:26:37 WIB

Bantuan luar negeri untuk Aceh, seperti barang kemanusiaan akibat bencana, dikenakan pajak impor .

Nasional

Legislator Minta OJK Hapus Aturan Tagih Utang Lewat Debt Collector

Ahad, 12 Oktober 2025 - 11:43:44 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus Pasal 44 ayat (.

Nasional

PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia

Senin, 29 September 2025 - 10:00:03 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan atas pencabutan kartu liputan .

Nasional

Anggota DPR-RI Karmila Sari Jadi Penyiar Tamu Hari Jadi RRI ke-80

Senin, 08 September 2025 - 07:43:49 WIB

PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Dr Hj Karmila Sari SKom M.

Nasional

Pemko Pekanbaru Masih Belum Tentukan Sanksi Oknum ASN Terlibat Pungli di RSD Madani

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:50:03 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hingga kini masih belum menentukan sanksi terhadap.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026
Pekan Pertama Februari Ada Pasar Murah di Pekanbaru, Cek Jadwalnya
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved