• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Komoditas
  • Peristiwa
  • Organisasi
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Komunitas
  • Otomotif
  • Daerah
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • More
    • Nasional
    • Olahraga
    • Hukrim
    • Sosbud
    • Ekbis
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Video
    • Lifestyle
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Sosbud
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Internasional
  • Video
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Komunitas
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Organisasi
  • Peristiwa
  • Komoditas
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS


  • Home
  • Nasional

PSK Sebut Enak Cari Duit di Lokalisasi Teluk Bayur

Redaksi

Selasa, 29 September 2020 23:03:43 WIB
Cetak
PSK Sebut Enak Cari Duit di Lokalisasi Teluk Bayur
Tim Gabungan mendata pekerjaan dan mucikari lokalisasi Teluk Bayur di Polres Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2020). (bangkapos)

BANGKA - Kadang bukan berawal dari keinginan sendiri, wanita menjadi Pekerja Sek Komersial (PSK), faktor kebutuhan hidup hingga lain hal jadi penyebab.

Pada Sabtu (26/9/2020) lalu, pemerintah kota Pangkalpinang menutup kawasan lokalisasi Teluk Bayur, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang.

Baca Juga :
  • Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
  • Desain Uang Peringatan Rp75.000 Banyak Makna
  • Mahasiswa Kepri Demo Tolak TKA China

Penertiban dilakukan tim gabungan yang melibatkan Polres Pangkalpinang, Kodim 0413/ Bangka, dan Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri. Meski kawasan lokalisasi terbesar di Pangkalpinang ini sudah ditutup tetap saja masih ada para penghuninya.

Dilansir dari bangkapos.com, Rabu (29/9/2020). Dikawasan itu Senin (28/9/2020) sore, tidak terlihat tanda-tanda akan ditutup. Sejumlah perempuan dengan dandanan mencolok, tampak santai di depan wisma masing-masing. Setidaknya saat itu ada tujuh wisma yang terlihat dihuni pekerja.

Sedikitnya ada puluhan wanita, sedang asik memainkan handphone, tanpa menghiraukan teman di sebelahnya.
Ada beberapa dari wisma tampak sedang berdandan, dan ada juga sudah terlihat berdandan. Penghuni yang duduk menghadap ke jalan itu seakan menunggu tamu.

Dengan gincu merah menghiasi bibir, rambutnya yang terurai, dan baju minim yang dikenakan seakan menggoda tamu yang masuk ke lokasi itu. Ada juga beberapa diantaranya belum bersiap dandan. Rambut terlihat acak-acakan seperti baru bangun tidur sore.

Salah satu perempuan penghuni Teluk Bayur, Vitaloka (21), meratapi nasibnya akan dipulangkan ke kampung halaman, karena wisma yang ada di sana segera ditutup.

Vitaloka mengatakan, sebenarnya dirinya merasa senang bisa berkumpul dengan keluarga di Kampung, di Cibaduyut, Bandung Jawa Barat (Jawa Barat)

Namun dia juga berat meninggal Bangka, karena suasananya nyaman. Selain gampang cari uang orang yang datang ke tempatnya juga baik-baik.

"Orang yang datang ke sini baik, enak cari duit di sini beda dengan di tempat lain," ujar Vitaloka, Senin (28/9/2020).

Vitaloka yang merupakan warga Cibaduyut, Bandung, Jawa Barat menyebut bekerja di tempat ini atas kemauan sendiri tidak ada paksakan dari pihak manapun.

Dia juga merasa sedih tempat dia mencari uang selama bertahun-tahun harus ditinggalkannya. "Sedih lah, sudah akrab dengan teman-teman di sini sudah kayak keluarga di sini. Ada bahagianya juga akan dipulangkan tapi belum tau kapan," sebutnya.

Sama seperti Lita (22), warga Cirebon, Jawa Barat mengatakan, saat ini tempatnya sedang sepi pengunjung, tidak seperti dulu.

"Masih buka tempat ini, bukanya pukul 19.30 WIB, tutupnya tengah malam, tapi tidak ramai lagi seperti dulu, harganya tergantung nego dengan ceweknya," ucapnya.

Pasca diterbitkan, sebanyak 115 orang terdiri dari 102 wanita pekerja seks komersial (PSK) dan 13 orang mami dan papi (germo) di teluk bayur digelandang ke Kantor Polres Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2020) malam.

Pekerja maupun germo langsung di data oleh Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, dan diperintahkan kepada pengelola tempat untuk memulangkan pekerja ke daerah asal.***


Sumber : bangkapos.com /

[ Ikuti JurnalPekan.com ]


JurnalPekan.com

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Pemerintah Blokir Akses AI Grok

Senin, 12 Januari 2026 - 09:13:20 WIB

Kementerian Komunikasi dan Digital mengumumkan langkah drastis dengan memutuskan akses sementara .

Nasional

Bantuan dari Luar Negeri Masuk ke Sumatra Kena Pajak Bencana

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:26:37 WIB

Bantuan luar negeri untuk Aceh, seperti barang kemanusiaan akibat bencana, dikenakan pajak impor .

Nasional

Legislator Minta OJK Hapus Aturan Tagih Utang Lewat Debt Collector

Ahad, 12 Oktober 2025 - 11:43:44 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus Pasal 44 ayat (.

Nasional

PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia

Senin, 29 September 2025 - 10:00:03 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan atas pencabutan kartu liputan .

Nasional

Anggota DPR-RI Karmila Sari Jadi Penyiar Tamu Hari Jadi RRI ke-80

Senin, 08 September 2025 - 07:43:49 WIB

PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Dr Hj Karmila Sari SKom M.

Nasional

Pemko Pekanbaru Masih Belum Tentukan Sanksi Oknum ASN Terlibat Pungli di RSD Madani

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:50:03 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hingga kini masih belum menentukan sanksi terhadap.

tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

321 Relawan Pajak Renjani Riau 2026 Siap Asistensi Wajib Pajak
04 Februari 2026
Polisi di Bengkalis Riau Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
04 Februari 2026
Pemerintah Pekanbaru Segel Hiburan Malam Paragon
04 Februari 2026
Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah
03 Februari 2026
Bos Pinjol CMB Ditangkap, Berikut Kasusnya
03 Februari 2026
Momen Langka, Tapir Berukuran Besar Muncul di Kawasan Tesso Nilo Pelalawan
02 Februari 2026
DPD RI di Jambi Bahas Infrastruktur Batubara, Warga Aur Kenali Kecewa Belum Ada Keputusan
02 Februari 2026
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Juga Mengundurkan Diri
02 Februari 2026
Benny Rahman Pimpin IKA Prodi HPT Faperta Unri
01 Februari 2026
Pekan Pertama Februari Ada Pasar Murah di Pekanbaru, Cek Jadwalnya
01 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri
  • 2 106 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa BAZNAS Provinsi Riau
  • 3 Skutik Baru Yamaha 2026: Evolusi Efisiensi dan Desain Kompak Mesin 155cc Mirip Lexi, Lebih Padat dan Irit
  • 4 Direktur RSD Madani Gencar Rombak Internal, ASN Bagian Umum Tak Tersentuh
  • 5 Capai 100% Target Produksi Pada 2025, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026
  • 6 Hotel Grand Suka Fokus Tingkatkan Layanan, Paket New Years Sisihkan 10 Persen untuk Kemanusiaan
  • 7 Hak Jawab: Plt Kadis Kominfo M Syuhud Bantah Disebut 'Main' Anggaran Publikasi Media 2025

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

JurnalPekan.com ©2020 | All Right Reserved