LCTP Riau 2025 Kembali Digelar, Sinergi DJP dan Bapenda Disepakati bersama Gubernur
PEKANBARU - Lomba Cepat Tepat Perpajakan (LCTP) Provinsi Riau Tahun 2025 akan kembali digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau bersama dengan seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Riau. Penyelenggaraan LCTP tahun ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Gubernur Riau H. Abdul Wahid, dengan Kepala Kanwil DJP Riau Ardiyanto Basuki, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Evarefita, pada Senin, 4 Agustus 2025 bertempat di Kantor Gubernur Riau.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau Ardiyanto Basuki mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, diantaranya capaian penerimaan pajak di Provinsi Riau, tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak, progres serta tindak lanjut Perjanjian Kerjasama Tripartit dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah, Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP), Dana Bagi Hasil (DBH), hingga pelaksanaan Lomba Cepat Tepat Perpajakan (LCTP) Tahun 2025. Berdasarkan pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau dan Kantor Wilayah DJP Riau sepakat menjadikan LCTP Tahun 2025 menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau yang ke-68.
LCTP merupakan bagian dari program Inklusi Perpajakan Tax Goes To School (TGTS) yang telah menjadi agenda tahunan DJP dalam rangka menanamkan kesadaran pajak sejak dini bagi generasi muda. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara Kanwil DJP Riau dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, serta sekolah-sekolah menengah atas sederajat di seluruh Provinsi Riau.
Tahun 2024 lalu, LCTP sukses dilaksanakan dengan partisipasi sebanyak 485 SMA/MA/SMK/sederajat dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dari jumlah tersebut, masing-masing kabupaten/kota mengirimkan 1 sekolah terbaik dan 1 sekolah best runner-up untuk mengikuti Grand Final tingkat provinsi di Kota Pekanbaru. SMA Negeri 1 Tualang dari Kabupaten Siak berhasil keluar sebagai Juara I LCTP Provinsi Riau 2024 dan membawa pulang Piala Bergilir Gubernur Riau beserta hadiah pembinaan dan penghargaan lainnya.
Untuk tahun 2025, LCTP akan diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Jadi Provinsi Riau ke-68 dan format penyelenggaraan LCTP tahun 2025 akan sama dengan LCTP pada tahun 2024 dan dapat diikuti oleh seluruh SMA/MA/sederajat di Provinsi Riau. Lomba akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu:
1. Tingkat Kabupaten/Kota: diselenggarakan secara daring dan memperebutkan Piala Bupati/Walikota,
2. Tingkat Provinsi: dilaksanakan secara luring di Pekanbaru, memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Riau.
Timeline pelaksanaan LCTP Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Pendaftaran Peserta: 1 s.d. 15 Agustus 2025
2. Tingkat Kabupaten/Kota: 20 dan 22 Agustus 2025
3. Grand Final Tingkat Provinsi: 30 Agustus 2025
Materi yang dijadikan bahan untuk perlombaan nantinya akan membahas seputar perpajakan seperti struktur dan pengelolaan APBN dan APBD, Pajak Daerah, dan beberapa materi seputar Hak dan Kewajiban Perpajakan Pusat seperti Pengantar Ilmu Perpajakan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).
Registrasi perlombaan akan dibuka sampai dengan 15 Agustus 2025. Informasi mengenai perlombaan dan materi lomba akan dapat diakses melalui laman https://s.id/LCTP2025.
Berita Lainnya +INDEKS
27 Barista Berlaga di Karya Riau Bertuah, BI Dorong Kopi Liberika Riau Naik Kelas
PEKANBARU - Kompetisi barista kopi dalam rangkaian Karya Riau Bertuah menjadi langkah nyata Bank .
BMHS Catat Laba Bersih Naik 57 Persen di 2025, Fokus Ekspansi dan Inovasi Layanan Kesehatan
PT Bundamedik Tbk (BMHS) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025 dengan laba bersih .
DJP: UMKM Tetap Nikmati Tarif Pajak Final 0,5 Persen
Pekanbaru - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan pemerintah tetap memberikan dukungan kepad.
OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Kuat Ditengah Gejolak Global, Pasar Saham Masih Tertekan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga me.
OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan dan Transformasi Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik sejumlah pej.
Industri Penjamin Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
Industri penjaminan dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat akses pembiayaan nasional, .






.jpeg)

